Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ETOS KERJA MASYARAKAT PENDATANG ( Studi Empiris masyarakat Kampung Bumi Putra, Kabupaten Way Kanan)

View through CrossRef
AbstrakPendatang adalah masyarakat yang berpindah dari tempat asalnya ke tempat yang baru. Sebagai orang baru dalam sebuah wilayah baru, masyarakat tentu akan menemui banyak kesulitan dan banyak perbedaan. Tulisan ini akan membahas tentang bagaimana etos kerja para pendatang di lingkungan barunya. Peneltian ini tergolong penelitian kualitatif dengan pendekatan empiris sosiologis.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa etos kerja para pendatang di kampung Bumi Putra dapat dibilang tinggi. Adanya semboyan “ adoh-adoh lungo ninggalne kampung halaman nek gak lueh makmur kui rugi, isin ape tilik kampung halaman nek teko ora gowo opo-opo”, yang maksudnya jauh-jauh meninggalkan kampung halaman tapi kalau kehidupannya tidak ada perubahan yang lebih baik itu rugi, malu dengan tetangga dan keluarga saat pulang kampung halaman jika tidak membawa apa-apa, jika tidak ada perubahan hidup yang lebih mapan.  Rasa gengsi yang tertuang dalam semboyan tersebut secara tidak langsung membuat para pendatang termotivasi untuk giat bekerja dalam melakukan berbagai upaya agar tujuannya tercapai, salah satunya agar tidak merasa malu jika pulang kampung.  Kemudian, tingginya etos kerja masyarakat berdampak pada keberhasilan masyarakat dalam berbagai hal, baik dalam hal sosial, kebudayaan, dan yang utama adalah hal ekonomi. Tingginya etos kerja masyarakat membuat masyarakat menjadi lebih sejahtera kehidupan ekonominya. Key Word: Etos Kerja, Masyarakat Pendatang.
Raden Intan State Islamic University of Lampung
Title: ETOS KERJA MASYARAKAT PENDATANG ( Studi Empiris masyarakat Kampung Bumi Putra, Kabupaten Way Kanan)
Description:
AbstrakPendatang adalah masyarakat yang berpindah dari tempat asalnya ke tempat yang baru.
Sebagai orang baru dalam sebuah wilayah baru, masyarakat tentu akan menemui banyak kesulitan dan banyak perbedaan.
Tulisan ini akan membahas tentang bagaimana etos kerja para pendatang di lingkungan barunya.
Peneltian ini tergolong penelitian kualitatif dengan pendekatan empiris sosiologis.
 Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa etos kerja para pendatang di kampung Bumi Putra dapat dibilang tinggi.
Adanya semboyan “ adoh-adoh lungo ninggalne kampung halaman nek gak lueh makmur kui rugi, isin ape tilik kampung halaman nek teko ora gowo opo-opo”, yang maksudnya jauh-jauh meninggalkan kampung halaman tapi kalau kehidupannya tidak ada perubahan yang lebih baik itu rugi, malu dengan tetangga dan keluarga saat pulang kampung halaman jika tidak membawa apa-apa, jika tidak ada perubahan hidup yang lebih mapan.
  Rasa gengsi yang tertuang dalam semboyan tersebut secara tidak langsung membuat para pendatang termotivasi untuk giat bekerja dalam melakukan berbagai upaya agar tujuannya tercapai, salah satunya agar tidak merasa malu jika pulang kampung.
  Kemudian, tingginya etos kerja masyarakat berdampak pada keberhasilan masyarakat dalam berbagai hal, baik dalam hal sosial, kebudayaan, dan yang utama adalah hal ekonomi.
Tingginya etos kerja masyarakat membuat masyarakat menjadi lebih sejahtera kehidupan ekonominya.
 Key Word: Etos Kerja, Masyarakat Pendatang.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
KONSISTENSI MASYARAKAT ADAT TERHADAP TATANAN FISIK SPASIAL KAMPUNG ADAT CIREUNDEU, CIMAHI SELATAN
Abstrak - Kampung Adat Cireundeu merupakan salah satu Kampung Adat yang masih eksis hingga saat ini. Kampung Adat Cireundeu terletak di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selat...
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ARAHAN PENATAAN KAMPUNG TRADISIONAL WISATA BATIK KAUMAN SURAKARTA
ABSTRACT Kampung Wisata Batik Kauman Surakarta is a village that grows among the villages in Java. The term Pakauman given by Keraton means the dwellings of 'kaum' or ulama. Kampun...
Keberlanjutan Kampung Lama Berbasis Potensi Kearifan Lokal di Kota Semarang
Keberlanjutan Kampung Lama Berbasis Potensi Kearifan Lokal di Kota Semarang
The old kampung is an embryo of urban development which has historical and cultural values, as well as the identity. However, the old kampung is threatened physically and noThe old...
Menjejak sejarah Kampung Jawa Klang.
Menjejak sejarah Kampung Jawa Klang.
Kampung-kampung tradisional telah menjaadi mercu tanda penting dalam kepelbagaian budaya negara. Terdapat lapan jenis kampung di Malaysia yang berdasarkan ciri-ciri terperinci. Sej...
ETOS KERJA DALAM PERSPEKTIF HADIS
ETOS KERJA DALAM PERSPEKTIF HADIS
Penelitian ini membahas etos kerja dalam perspektif Hadis, menekankan bahwa bekerja bukan hanya aktivitas ekonomi tetapi juga ibadah. Etos kerja Islami mencakup kejujuran, tanggung...

Back to Top