Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Anatomi Tumbuhan Ceraka Biru (Plumbago auriculata)

View through CrossRef
Kajian anatomi tumbuhan penting untuk memahami struktur jaringan internal dan fungsinya dalam mendukung kehidupan tumbuhan serta sebagai dasar dalam identifikasi dan klasifikasi taksonomi. Salah satu permasalahan dalam bidang ini adalah masih terbatasnya data anatomi pada spesies lokal seperti Plumbago auriculata, yang berpotensi sebagai tanaman hias dan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati struktur anatomi organ akar, batang, daun dan polen P. auriculata menggunakan metode preparasi manual (free hand section), metode maserasi dan metode asetolisis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Pengamatan meliputi jenis jaringan penyusun akar, batang, daun, tipe stomata, sebaran stomata. Selain itu dilakukan pengamatan struktur serat trakea dan polen. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan ciri morfologi jaringan yang diamati. Hasil menunjukkan bahwa akar memiliki susunan jaringan epidermis, korteks, endodermis, perisikel, empulur, xilem, dan floem; batang mengandung trakea bertipe spiral dan annular serta serat panjang dengan ujung meruncing, batang memiliki susunan jaringan epidermis, parenkim, floem, xilem, dan ikatan pembuluh; sedangkan daun memperlihatkan stomata anisositik . Kajian ini memberikan kontribusi awal terhadap dokumentasi struktur anatomi tumbuhan lokal tropis serta dapat dijadikan referensi untuk studi klasifikasi dan pembelajaran anatomi tumbuhan.   Kata kunci: nama latin, anatomi, maserasi, stomata, trikoma
Universitas Islam Negeri Mataram - Program Studi Tadris IPA Biologi
Title: Kajian Anatomi Tumbuhan Ceraka Biru (Plumbago auriculata)
Description:
Kajian anatomi tumbuhan penting untuk memahami struktur jaringan internal dan fungsinya dalam mendukung kehidupan tumbuhan serta sebagai dasar dalam identifikasi dan klasifikasi taksonomi.
Salah satu permasalahan dalam bidang ini adalah masih terbatasnya data anatomi pada spesies lokal seperti Plumbago auriculata, yang berpotensi sebagai tanaman hias dan obat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengamati struktur anatomi organ akar, batang, daun dan polen P.
auriculata menggunakan metode preparasi manual (free hand section), metode maserasi dan metode asetolisis.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif.
Pengamatan meliputi jenis jaringan penyusun akar, batang, daun, tipe stomata, sebaran stomata.
Selain itu dilakukan pengamatan struktur serat trakea dan polen.
Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan ciri morfologi jaringan yang diamati.
Hasil menunjukkan bahwa akar memiliki susunan jaringan epidermis, korteks, endodermis, perisikel, empulur, xilem, dan floem; batang mengandung trakea bertipe spiral dan annular serta serat panjang dengan ujung meruncing, batang memiliki susunan jaringan epidermis, parenkim, floem, xilem, dan ikatan pembuluh; sedangkan daun memperlihatkan stomata anisositik .
Kajian ini memberikan kontribusi awal terhadap dokumentasi struktur anatomi tumbuhan lokal tropis serta dapat dijadikan referensi untuk studi klasifikasi dan pembelajaran anatomi tumbuhan.
  Kata kunci: nama latin, anatomi, maserasi, stomata, trikoma.

Related Results

Comparative Estimation of Plumbagin in Aerial and Root Part of Plumbago zeylanica Using UV-Visible Spectrophotometric
Comparative Estimation of Plumbagin in Aerial and Root Part of Plumbago zeylanica Using UV-Visible Spectrophotometric
Plumbago zeylanicais one such important medicinal plant which is being used the world over in the traditional system of medicines. The plant is being used extensively in commercial...
Memahami Komunikasi Tumbuhan-Tanah dalam Areal Rhizosfir untuk Optimasi Pengelolaan Lahan
Memahami Komunikasi Tumbuhan-Tanah dalam Areal Rhizosfir untuk Optimasi Pengelolaan Lahan
<p><strong>Abstrak.</strong> Seperti halnya dunia manusia, tumbuhan juga mengembangkan sistem komunikasi untuk mencapai kesejahteraan hidupnya. Bahasa yang diguna...
Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Keanekaragaman Tumbuhan Berguna di Kawasan Hutan Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango
Kemajuan teknologi di bidang farmakologi tidak hanya menguatkan dominasi obat modern yang berbasis bahan kimia anorganik, back to nature dengan pengobatan herbal selama dua dekade ...
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN TUMBUHAN IKLIM KERING DI TAMAN MEKSIKO KEBUN RAYA BOGOR
KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN TUMBUHAN IKLIM KERING DI TAMAN MEKSIKO KEBUN RAYA BOGOR
Tumbuhan iklim kering merupakan tumbuhan yang dapat beradaptasi di lingkungan kering. Taman Meksiko yang terletak di Kebun Raya Bogor mempunyai spesies tumbuhan iklim kering yang s...
KEANEKARAGAMAN DAN PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT DI KECAMATAN UMBULSARI KABUPATEN JEMBER
KEANEKARAGAMAN DAN PEMANFAATAN JENIS TUMBUHAN OBAT DI KECAMATAN UMBULSARI KABUPATEN JEMBER
Tumbuhan obat banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Kecamatan Umbulsari, masyarakat memiliki pengetahuan yang bervariasi mengenai tumbuhan obat yang memungkinkan ditemukannya manf...
Kajian Struktur Anatomi Beberapa Tanaman Suku Araceae
Kajian Struktur Anatomi Beberapa Tanaman Suku Araceae
Suku Araceae merupakan kelompok talas-talasan dengan ciri khas struktur daun, bunga, dan batang yang menarik. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengkaji anatomi keseluruhan bag...

Back to Top