Javascript must be enabled to continue!
DATARAN TOILI WISATA ALAM : SERIBU CEMARA DI PANTAI MINAHAKI
View through CrossRef
Wisata Alam kini menjadi icon favorit bagi masyarakat Lokal khususnya dataran Toili dengan icon terbaru yang menjadi andalan masyarakat sekitar adalah Pantai minahaki yang menawarkan seribu cemara tempat wisata yang digunakan untuk berpiknik bersama keluarga atau menghabiskan waktu luang dengan bersantai dan menikamti desiran angin di pantai minahaki tersebut. Kini Pantai yang dulu hutan belantara dan tak berpenghuni di sulap oleh masyarakat sekitar menjadi pantai yang sejuk, indah dan rapi serta memiliki nilai seni dengan di pasangnya berbagai elemen perlengkapan kemping seperti Ayunan gantung (Hammock), Tenda berwarna warni, alat-alat kemping lainnya agar keindahan dan keseruan masyarakat lokal menikmati suasana pantai minahaki pohon cemara yang berjejer rapi di sepanjang pantai dan pasir hitam yang menjadi andalan pantai minahaki tersebut. Dampak budaya yang terlihat adanya akulturasi budaya yang mempengaruhi letak pantai minahaki yakni saluan, Jawa, bugis, bali, lombok, dan penduduk asli yakni Ta’a yang mendiami dataran Toili khususnya daerah Minahaki. Budaya menjadi cara hidup untuk berkembang sebab orang atau kelompok akan mewarisi budya melalui generasi baik segi bahasa, adat istiadat, pakaian, bangunan dan karya seni. Pantai Minahaki memiliki paronama yang sangat indah yang identik dengan pohon cemara yang biasa di juliki pantai seribu cemara. Studi kasus Budaya Lokal masyarakat Toili menjadi sebuah keragaman budaya yang tumbuh melalui sudut pandang etnis, agama, dan budaya itu sendiri.
STAH Dharma Sentana Sulawesi Tengah
Title: DATARAN TOILI WISATA ALAM : SERIBU CEMARA DI PANTAI MINAHAKI
Description:
Wisata Alam kini menjadi icon favorit bagi masyarakat Lokal khususnya dataran Toili dengan icon terbaru yang menjadi andalan masyarakat sekitar adalah Pantai minahaki yang menawarkan seribu cemara tempat wisata yang digunakan untuk berpiknik bersama keluarga atau menghabiskan waktu luang dengan bersantai dan menikamti desiran angin di pantai minahaki tersebut.
Kini Pantai yang dulu hutan belantara dan tak berpenghuni di sulap oleh masyarakat sekitar menjadi pantai yang sejuk, indah dan rapi serta memiliki nilai seni dengan di pasangnya berbagai elemen perlengkapan kemping seperti Ayunan gantung (Hammock), Tenda berwarna warni, alat-alat kemping lainnya agar keindahan dan keseruan masyarakat lokal menikmati suasana pantai minahaki pohon cemara yang berjejer rapi di sepanjang pantai dan pasir hitam yang menjadi andalan pantai minahaki tersebut.
Dampak budaya yang terlihat adanya akulturasi budaya yang mempengaruhi letak pantai minahaki yakni saluan, Jawa, bugis, bali, lombok, dan penduduk asli yakni Ta’a yang mendiami dataran Toili khususnya daerah Minahaki.
Budaya menjadi cara hidup untuk berkembang sebab orang atau kelompok akan mewarisi budya melalui generasi baik segi bahasa, adat istiadat, pakaian, bangunan dan karya seni.
Pantai Minahaki memiliki paronama yang sangat indah yang identik dengan pohon cemara yang biasa di juliki pantai seribu cemara.
Studi kasus Budaya Lokal masyarakat Toili menjadi sebuah keragaman budaya yang tumbuh melalui sudut pandang etnis, agama, dan budaya itu sendiri.
Related Results
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
Alternatif Strategi Pengembangan Desa Rahtawu Sebagai Daya Tarik Wisata di Kabupaten Kudus
<p class="Abstract">Wisata Alam Colo merupakan salah satu tempat wisata yang berkembang di Kabupaten Kudus. Wisata alam ini mempunyai daya tarik baik dari segi fisik alam mau...
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Identifikasi Kesesuaian Atraksi Wisata Pantai Berdasarkan Daya Tampung dan Daya Dukung
Abstract. Pangandaran Beach has various kinds of tourist attractions such as beach recreation areas, watersport, swimming, snorkeling, mangrove tourism and camping, but these touri...
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Literasi Wisata bagi Kelompok Pemandu Wisata Rammang-Rammang
Abstrak. Urgensi dari Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah menyelesaikan masalah prioritas Kelompok Pemandu Wisata Karst Rammang-Rammang (mitra) yang: (1) masih fokus...
Analisis Potensi Objek Wisata Pantai Binalatung Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara
Analisis Potensi Objek Wisata Pantai Binalatung Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara
Abstrak
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang bisa di andalkan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) suatu wilayah. Kota Tarakan memiliki kondisi geografis ke...
Pengetahuan Lokal Penduduk Sumenep Tentang Cemara Udang (Casuarina equisetifolia L.)
Pengetahuan Lokal Penduduk Sumenep Tentang Cemara Udang (Casuarina equisetifolia L.)
Sumenep merupakan salah satu wilayah distribusi cemara udang, terutama di pesisir pantai utara. Penduduk pantai Lombang Sumenep dikenal sebagai pembudidaya cemara udang. Penelitian...
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
ANALISIS PUSAT PERTUMBUHAN PARIWISATA DI KABUPATEN LUMAJANG
Kabupaten Lumajang memiliki sejumlah objek wisata yang relatif lengkap, mulai dari objek wisata alam (wisata tirta, hutan wisata, serta panorama alam), objek wisata buatan (taman r...
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
KARAKTERISTIK PANTAI PULAU LAUT-SEKATUNG (SALAH SATU PULAU TERLUAR NKRI)
Pulau Laut-Sekatung adalah salah satu pulau terluar Negara Republik Indonesia yang berbatasan dengan perairan Malaysia Timur. Pulau ini terletak di laut Cina Selatan sebagai bagian...
Tradisi Selamatan Seribu Hari Masyarakat Hindu Kabupaten Blitar
Tradisi Selamatan Seribu Hari Masyarakat Hindu Kabupaten Blitar
Selamatan merupakan ajaran tradisi Jawa untuk menyelamatkan jiwa orang yang sudah meninggal dunia. Seperti masyarakat Kabupaten Blitar baik yang beragama Hindu maupun Islam upacara...

