Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analysis of Characterizations and Educational Values in Novel Layangan Putus Written by Mommy SF

View through CrossRef
Abstrak-Karya sastra adalah gagasan, pendapat, pemikiran, semangat, pengalaman, dan imajinasi seseorang yang dituangkan dalam bentuk tulisan. Sastra juga merupakan bentuk kreatif dan produktif seseorang dalam bentuk tulisan dan diungkapkan dalam bentuk Novel. Sastra, atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan literature, adalah nama yang diberikan kepada hasil karya kreatif manusia dengan menggunakan bahasa sebagai bahan penciptaannya. Secara etimologis dapat diartikan sebagai alat untuk mengajar, manual atau pengajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan dan menganalisis penokohan novel “Layangan Putus” karya Mommy ASF. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi atau studi pustaka. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 di rumah peneliti di Ngabang. Subjek penelitian adalah novel Layangan Putus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinan sebagai tokoh utama baik, manja, kuat, hormat, pemaaf, religius, sensitif, peduli dan ekstrovert, Aris; peduli, baik, religius, pekerja keras, tidak setia, bertanggung jawab, tangguh, realistis, kasar, dan egois, istri baru Aris; sombong, baik hati, dan tidak berperasaan. Selain itu, nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Layangan Putus adalah religius; ketaatan beribadah, toleransi beragama, nilai moral; memaafkan orang lain dan bersikap sopan kepada orang yang lebih tua, nilai-nilai sosial; ramah kepada orang lain dan peduli pada orang lain, nilai-nilai budaya; menggunakan bahasa daerah. Kata Kunci: penokohan; nilai-nilai pendidikan; novel Layangan Putus. Abstract-Literary work is an idea, opinion, thought, spirit, experience, and imagination of a person that is poured in a form of writing. Literature is also a person's creative and productive form in written form and expressed in the form of the Novel. Literature, or what in English is called literature, is a name given to the results of human creative work using language as the material of its creation. Etymologically, it can be interpreted as a tool for teaching, manual or teaching. The purposes of this study are to identify the educational values and to analyze the characterization of a novel entitled "Layangan Putus" written by Mommy ASF. The research method used is the qualitative research method. Data collection techniques were using documentation or literature review. This research was conducted in August 2022 at the researcher's house in Ngabang. The research subject was the novel Layangan Putus.The results show that Kinan as the main character is kind, spoiled, strong, respectful, forgiving, religious, sensitive, caring and extrovert, Aris; caring, good, religious, hardworking, unfaithful,   responsible, tough, realistic, rude, and selfish, Aris' new wife; arrogant, kind, and heartless.  In addition, the educational values contained in the novel Layangan Putus are religious; obedience to worship, religious tolerance, moral values; forgiving others and being polite to older people, social values; friendly to others and caring for others, cultural values; use the local language. Keywords: characterization; educational values; Layangan Putus novel.
Title: Analysis of Characterizations and Educational Values in Novel Layangan Putus Written by Mommy SF
Description:
Abstrak-Karya sastra adalah gagasan, pendapat, pemikiran, semangat, pengalaman, dan imajinasi seseorang yang dituangkan dalam bentuk tulisan.
Sastra juga merupakan bentuk kreatif dan produktif seseorang dalam bentuk tulisan dan diungkapkan dalam bentuk Novel.
Sastra, atau yang dalam bahasa Inggris disebut dengan literature, adalah nama yang diberikan kepada hasil karya kreatif manusia dengan menggunakan bahasa sebagai bahan penciptaannya.
Secara etimologis dapat diartikan sebagai alat untuk mengajar, manual atau pengajaran.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan dan menganalisis penokohan novel “Layangan Putus” karya Mommy ASF.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif.
Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi atau studi pustaka.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 di rumah peneliti di Ngabang.
Subjek penelitian adalah novel Layangan Putus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kinan sebagai tokoh utama baik, manja, kuat, hormat, pemaaf, religius, sensitif, peduli dan ekstrovert, Aris; peduli, baik, religius, pekerja keras, tidak setia, bertanggung jawab, tangguh, realistis, kasar, dan egois, istri baru Aris; sombong, baik hati, dan tidak berperasaan.
Selain itu, nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam novel Layangan Putus adalah religius; ketaatan beribadah, toleransi beragama, nilai moral; memaafkan orang lain dan bersikap sopan kepada orang yang lebih tua, nilai-nilai sosial; ramah kepada orang lain dan peduli pada orang lain, nilai-nilai budaya; menggunakan bahasa daerah.
Kata Kunci: penokohan; nilai-nilai pendidikan; novel Layangan Putus.
Abstract-Literary work is an idea, opinion, thought, spirit, experience, and imagination of a person that is poured in a form of writing.
Literature is also a person's creative and productive form in written form and expressed in the form of the Novel.
Literature, or what in English is called literature, is a name given to the results of human creative work using language as the material of its creation.
Etymologically, it can be interpreted as a tool for teaching, manual or teaching.
The purposes of this study are to identify the educational values and to analyze the characterization of a novel entitled "Layangan Putus" written by Mommy ASF.
The research method used is the qualitative research method.
Data collection techniques were using documentation or literature review.
This research was conducted in August 2022 at the researcher's house in Ngabang.
The research subject was the novel Layangan Putus.
The results show that Kinan as the main character is kind, spoiled, strong, respectful, forgiving, religious, sensitive, caring and extrovert, Aris; caring, good, religious, hardworking, unfaithful,   responsible, tough, realistic, rude, and selfish, Aris' new wife; arrogant, kind, and heartless.
 In addition, the educational values contained in the novel Layangan Putus are religious; obedience to worship, religious tolerance, moral values; forgiving others and being polite to older people, social values; friendly to others and caring for others, cultural values; use the local language.
Keywords: characterization; educational values; Layangan Putus novel.

Related Results

KARAKTER TOKOH UTAMA PADA NOVEL LAYANGAN PUTUS KARYA MOMMY ASF
KARAKTER TOKOH UTAMA PADA NOVEL LAYANGAN PUTUS KARYA MOMMY ASF
Masalah Penelitian ini adalah belum diketahuinya bentuk karakter tokoh utama Kinan dalam Novel Layangan Putusn Karya Mommy ASF. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adal...
PEMBERDAYAAN REMAJA PUTRUS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN DI BIDANG OTOMOTIF DI PANTI SOSIAL HITI-HITI HALA-HALA PROVINSI MALUKU
PEMBERDAYAAN REMAJA PUTRUS SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN DI BIDANG OTOMOTIF DI PANTI SOSIAL HITI-HITI HALA-HALA PROVINSI MALUKU
Pemberdayaan remaja putus sekolah di Panti Sosial Hiti-Hiti Hala-Hala. Melalui pendidikan setiap individu yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan segala potensi yang dimilikin...
PROBLEMATIKA ANAK PUTUS SEKOLAH (Studi Kasus di Desa Sarang Burung Kuala Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas)
PROBLEMATIKA ANAK PUTUS SEKOLAH (Studi Kasus di Desa Sarang Burung Kuala Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas)
ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus anak putus sekolah di desa Sarang Burung Kuala Kecamatan Jawai Kabupaten Sambas, oleh karena itu peneliti bertujuan unt...
Playing Pregnancy: The Ludification and Gamification of Expectant Motherhood in Smartphone Apps
Playing Pregnancy: The Ludification and Gamification of Expectant Motherhood in Smartphone Apps
IntroductionLike other forms of embodiment, pregnancy has increasingly become subject to representation and interpretation via digital technologies. Pregnancy and the unborn entity...
Algoritma Multilayer Perceptron untuk Klasifikasi Anak Putus Sekolah di Jawa Barat Tahun 2024
Algoritma Multilayer Perceptron untuk Klasifikasi Anak Putus Sekolah di Jawa Barat Tahun 2024
Abstract. The phenomenon of school dropouts among adolescents is one of the most serious challenges in the education sector in Indonesia, particularly in West Java Province, which ...
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Dinamika Emosi Tokoh Kinan dalam Novel Layangan Putus Karya Mommy Asf
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dinamika emosi Kinan dalam novel Layangan Putus Karya Mommy Asf. Pendekatan yang digunakan adalah Psikologi Sastra. Metode yang d...
Faktor-Faktor Penyebab dan Strategi Penanggulangan Angka Putus Sekolah di Kabupaten Luwu Utara
Faktor-Faktor Penyebab dan Strategi Penanggulangan Angka Putus Sekolah di Kabupaten Luwu Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran angka putus sekolah, faktor-faktor penyebab anak putus sekolah, dan strategi yang dapat dilakukan untuk menanggulangi anak putus...
Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Remaja Putus Sekolah di Kota Makassar
Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Resiliensi Remaja Putus Sekolah di Kota Makassar
Resilience is important for out-of-school adolescents so that they can make them able to bounce back from the problems faced after dropping out of school. One factor that can incre...

Back to Top