Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI

View through CrossRef
Menjadikan kepuasan pasien sebagai orientasi adalah salah satu ciri pelayanan kesehatan bermutu. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik responden dan dimensi mutu pelayanan dengan kepuasan pasien. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia. Sampel sebanyak 242 orang yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Data diperoleh melalui hasil penyebaran kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Dimensi kompetensi teknis (p = 0,026), efektivitas, efisiensi, kesinambungan pelayanan, keamanan, dan hubungan interpersonal dengan masing-masing nilai (p = 0,000) adalah dimensi yang memiliki hubungan signifikan. Dimensi keterjangkauan/akses pelayanan (p = 0,177) dan kenyamanan (p = 0,516) adalah dimensi yang tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kepuasan pasien. Terdapat enam dimensi yang memiliki hubungan signifikan dengan kepuasan pasien dari delapan dimensi mutu pelayanan. Saran untuk penelitian ini, diharapkan kepada Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI untuk meningkatkan aspek berupa sikap/keterampilan perawat, kesadaran perawat untuk mengidentifikasi pasien sebelum tindakan, kesigapan dalam melayani pasien, kemampuan komunikasi terutama perawat dalam menyampaikan perubahan keadaan pasien kepada dokter, dan edukasi pasien mengenai risiko kecelakaan di rumah sakit.
Title: Hubungan Mutu Pelayanan dengan Kepuasan Pasien di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI
Description:
Menjadikan kepuasan pasien sebagai orientasi adalah salah satu ciri pelayanan kesehatan bermutu.
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan karakteristik responden dan dimensi mutu pelayanan dengan kepuasan pasien.
Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan di Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia.
Sampel sebanyak 242 orang yang dipilih menggunakan consecutive sampling.
Data diperoleh melalui hasil penyebaran kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman.
Dimensi kompetensi teknis (p = 0,026), efektivitas, efisiensi, kesinambungan pelayanan, keamanan, dan hubungan interpersonal dengan masing-masing nilai (p = 0,000) adalah dimensi yang memiliki hubungan signifikan.
Dimensi keterjangkauan/akses pelayanan (p = 0,177) dan kenyamanan (p = 0,516) adalah dimensi yang tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kepuasan pasien.
Terdapat enam dimensi yang memiliki hubungan signifikan dengan kepuasan pasien dari delapan dimensi mutu pelayanan.
Saran untuk penelitian ini, diharapkan kepada Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI untuk meningkatkan aspek berupa sikap/keterampilan perawat, kesadaran perawat untuk mengidentifikasi pasien sebelum tindakan, kesigapan dalam melayani pasien, kemampuan komunikasi terutama perawat dalam menyampaikan perubahan keadaan pasien kepada dokter, dan edukasi pasien mengenai risiko kecelakaan di rumah sakit.

Related Results

Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Analisis Marketing Mix (Bauran Pemasaran) Dalam Meningkatkan Penggunaan Tempat Tidur Di Rumah Sakit Tandun Tahun 2019
Bauran pemasaran merupakan strategi mencampur kegiatan-kegiatan marketing yang meliputi product, price, place, dan promotion, agar dicari kombinasi maksimal sehingga mendatangkan h...
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI INSTALASI RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD DR. ADJIDARMO LEBAK TAHUN 2021
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI INSTALASI RAWAT INAP DAN RAWAT JALAN RSUD DR. ADJIDARMO LEBAK TAHUN 2021
Antibiotik merupakan salah satu golongan obat yang sampai saat ini menjadi pilihan utama yang digunakan pada pasien rawat jalan dan rawat inap yang mengalami infeksi bakteri di rum...
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Rias Kabupaten Bangka Selatan
Latar Belakang: Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting yang harus diperhatikan dalam pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien adalah hasil penilaian pasien terhadap pel...
Hubungan Patient Safety Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Tenriawaru Kabupaten Bone
Hubungan Patient Safety Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Tenriawaru Kabupaten Bone
Patient safety telah menjadi prioritas untuk layanan kesehatan di seluruh dunia. Oleh karena itu, pelayanan profesional yang bermutu tinggi berfokus pada keselamatan (safety) dan k...
Hubungan Penanganan Keluhan (Complaint Handling) dengan Loyalitas Pasien di Instalasi Rawat Jalan  Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo
Hubungan Penanganan Keluhan (Complaint Handling) dengan Loyalitas Pasien di Instalasi Rawat Jalan  Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo
Rumah sakit memiliki peran utama sebagai penyedia layanan kesehatan yang menyeluruh dan merupakan institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan...
Analisis Faktor Lama Hari Rawat Pasien Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri
Analisis Faktor Lama Hari Rawat Pasien Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri
Stroke merupakan penyakit tidak menular yang mengakibatkan kerusakan saraf hingga menyebabkan kematian. Stroke harus ditangani di rumah sakit sehingga membutuhkan perawatan rawat i...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Produktivitas Kerja Perawat Ruang Inap di Rumah Sakit Ibnu YW-UMI Makassar
Faktor Yang Berhubungan Dengan Produktivitas Kerja Perawat Ruang Inap di Rumah Sakit Ibnu YW-UMI Makassar
Untuk melakukan peningkatan mutu pelayanannya, salah satu faktor yang paling penting diperhatikan oleh pihak Rumah Sakit adalah SDM. Pentingnya produktivitas kerja bagi perawat ada...

Back to Top