Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aspek Geoteknik Kegiatan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah

View through CrossRef
UCG dikenal sebagai teknologi batubara bersih (clean coal technology), karena polutan yang dihasilkan terkubur di bawah tanah. Selain itu, batubara di bawah tanah akan langsung dikonversi menjadi gas, sehingga kegiatan UCG tidak melibatkan aktivitas penambangan, transportasi, pengeringan, penggerusan, pengumpanan dan penghilangan abu seperti yang ada di penambangan konvensional ataupun di proses gasifikasi permukaan. Hal ini membuat UCG memerlukan biaya investasi modal yang lebih rendah, jika dibandingkan dengan penambangan konvensional, sehingga teknologi ini bisa dijadikan alternatif lain dari bentuk ekstraksi batubara untuk lapisan batubara yang dalam atau tidak ekonomis. Terlepas dari semua kelebihan yang disebutkan di atas, UCG dalam kegiatan operasionalnya mempunyai potensi dampak negatif terhadap lingkungan. Dampak yang mungkin terjadi berupa pembakaran tidak terkendali (uncontrolled fire), lubang bulat (sinkhole) dan amblesan (subsidence), pencemaran air tanah dan emisi udara (Gambar 4.2). Dari keempat dampak tersebut, masalah amblesan, rambatan panas serta pencemaran air tanah merupakan masalah paling penting.
Title: Aspek Geoteknik Kegiatan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah
Description:
UCG dikenal sebagai teknologi batubara bersih (clean coal technology), karena polutan yang dihasilkan terkubur di bawah tanah.
Selain itu, batubara di bawah tanah akan langsung dikonversi menjadi gas, sehingga kegiatan UCG tidak melibatkan aktivitas penambangan, transportasi, pengeringan, penggerusan, pengumpanan dan penghilangan abu seperti yang ada di penambangan konvensional ataupun di proses gasifikasi permukaan.
Hal ini membuat UCG memerlukan biaya investasi modal yang lebih rendah, jika dibandingkan dengan penambangan konvensional, sehingga teknologi ini bisa dijadikan alternatif lain dari bentuk ekstraksi batubara untuk lapisan batubara yang dalam atau tidak ekonomis.
Terlepas dari semua kelebihan yang disebutkan di atas, UCG dalam kegiatan operasionalnya mempunyai potensi dampak negatif terhadap lingkungan.
Dampak yang mungkin terjadi berupa pembakaran tidak terkendali (uncontrolled fire), lubang bulat (sinkhole) dan amblesan (subsidence), pencemaran air tanah dan emisi udara (Gambar 4.
2).
Dari keempat dampak tersebut, masalah amblesan, rambatan panas serta pencemaran air tanah merupakan masalah paling penting.

Related Results

Gasifikasi Batubara Bawah Tanah: Teknologi Pemanfaatan Batubara Ramah Lingkungan
Gasifikasi Batubara Bawah Tanah: Teknologi Pemanfaatan Batubara Ramah Lingkungan
Di Indonesia, kebutuhan dan distribusi pemanfaatan batubara sangat bervariasi. Hal ini disebabkan oleh tersebarnya industri pengguna batubara, pengangkutan dan penyimpanannya.Kadar...
Teknologi UCG dan Kebutuhan Energi Indonesia
Teknologi UCG dan Kebutuhan Energi Indonesia
Menipisnya cadangan minyak bumi di Indonesia mendorong untuk meningkatkan pemanfaatan energi alternatif. Batubara sebagai salah satu sumber energi alternatif dapat menjadi solusi. ...
Studi Regional Cekungan Batubara Sumatera dan Kalimantan untuk Pengembangan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah
Studi Regional Cekungan Batubara Sumatera dan Kalimantan untuk Pengembangan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah
Proses penambangan batubara merupakan pekerjaan berisiko dan tidak selalu ekonomis. Apabila keterdapatannya terlalu dalam atau kualitasnya terlalu rendah, material tersebut tidak a...
Penentuan Area Prospek untuk Pengembangan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah Di Blok A PT ATD, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
Penentuan Area Prospek untuk Pengembangan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah Di Blok A PT ATD, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan
Potensi pengembangan teknologi UCG di Indonesia sangat besar dan tersebar di beberapa cekungan batubara seluruh Indonesia. Salah satu cekungan yang memiliki potensi sumberdaya batu...
Keekonomian UCG dalam Rezim Mineral dan Batubara
Keekonomian UCG dalam Rezim Mineral dan Batubara
Teknologi gasifikasi batubara bawah tanah (underground coal gasification/UCG) merupakan teknologi alternatif ekstraksi batubara untuk menghasilkan bahan bakar gas dan syngas. Diban...
Pertambangan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah: Teknologi Non Konvensional Batubara
Pertambangan Gasifikasi Batubara Bawah Tanah: Teknologi Non Konvensional Batubara
Batubara merupakan salah satu sumber energi potensial yang dapat menggantikan minyak dan gas bumi di masa depan. Dengan makin menipisnya kondisi cadangan minyak dan gas bumi Indone...
Nur Puspita Sari
Nur Puspita Sari
Limbah masker yang sulit didaur ulang secara alami menjadikan masalah bagi lingkungan. Masker memiliki sifat terluar menolak air, bagian tengah bersifat menahan virus, dan paling d...
Penggunaan Pasir Silika dan Karbon Teraktif sebagai Medium bagi Merawat Air Bawah Tanah di Hulu Langat, Selangor
Penggunaan Pasir Silika dan Karbon Teraktif sebagai Medium bagi Merawat Air Bawah Tanah di Hulu Langat, Selangor
Masalah utama yang dihadapi oleh pengguna air bawah tanah di Malaysia adalah kandungan mineral oksida besi yang tinggi. Komposisi air bawah tanah adalah dipengaruhi oleh geologi da...

Back to Top