Javascript must be enabled to continue!
Perancangan Tata Letak Fasilitas Metode CRAFT (Computerized Relative Allocation Facility Technique)
View through CrossRef
Abstract. The layout of production facilities is a crucial factor in supporting the smooth operation of manufacturing processes. CV. XYZ faces issues related to inefficient facility layout, leading to suboptimal material flow. This study aims to redesign the facility layout using the Systematic Layout Planning (SLP) and Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT) methods to improve production efficiency. The research process began with data collection on the current layout and production activities, followed by activity relationship analysis using the SLP method to develop layout alternatives. The CRAFT method was then applied to evaluate the efficiency of each alternative based on material movement volume. The results show that among the three proposed layouts, the second alternative achieved the lowest material movement volume of 3107, compared to 6001 in the initial layout. Additionally, this layout demonstrated a more logical production flow and better positioning of raw materials and finished goods areas. Therefore, the second layout is recommended as the optimal solution for improving facility layout efficiency in the company.
Abstrak. Tata letak fasilitas produksi merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran proses produksi di perusahaan. CV. XYZ mengalami permasalahan dalam tata letak fasilitas yang menyebabkan alur perpindahan material tidak efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas produksi agar lebih efisien menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT). Tahapan penelitian diawali dengan pengumpulan data proses produksi dan peta layout awal, dilanjutkan dengan analisis hubungan aktivitas menggunakan metode SLP untuk menghasilkan beberapa alternatif tata letak. Kemudian, metode CRAFT digunakan untuk mengevaluasi efisiensi masing-masing alternatif berdasarkan volume perpindahan material.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga alternatif layout yang dihasilkan, layout alternatif dua memiliki volume perpindahan terkecil, yaitu 3107, dibandingkan dengan layout awal sebesar 6001. Selain itu, layout ini juga dinilai lebih baik dari segi alur produksi dan penempatan area bahan baku serta produk jadi yang lebih fungsional. Oleh karena itu, layout alternatif dua dipilih sebagai solusi terbaik dalam peningkatan efisiensi tata letak fasilitas produksi di perusahaan.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Perancangan Tata Letak Fasilitas Metode CRAFT (Computerized Relative Allocation Facility Technique)
Description:
Abstract.
The layout of production facilities is a crucial factor in supporting the smooth operation of manufacturing processes.
CV.
XYZ faces issues related to inefficient facility layout, leading to suboptimal material flow.
This study aims to redesign the facility layout using the Systematic Layout Planning (SLP) and Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT) methods to improve production efficiency.
The research process began with data collection on the current layout and production activities, followed by activity relationship analysis using the SLP method to develop layout alternatives.
The CRAFT method was then applied to evaluate the efficiency of each alternative based on material movement volume.
The results show that among the three proposed layouts, the second alternative achieved the lowest material movement volume of 3107, compared to 6001 in the initial layout.
Additionally, this layout demonstrated a more logical production flow and better positioning of raw materials and finished goods areas.
Therefore, the second layout is recommended as the optimal solution for improving facility layout efficiency in the company.
Abstrak.
Tata letak fasilitas produksi merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran proses produksi di perusahaan.
CV.
XYZ mengalami permasalahan dalam tata letak fasilitas yang menyebabkan alur perpindahan material tidak efisien.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas produksi agar lebih efisien menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) dan Computerized Relative Allocation of Facilities Technique (CRAFT).
Tahapan penelitian diawali dengan pengumpulan data proses produksi dan peta layout awal, dilanjutkan dengan analisis hubungan aktivitas menggunakan metode SLP untuk menghasilkan beberapa alternatif tata letak.
Kemudian, metode CRAFT digunakan untuk mengevaluasi efisiensi masing-masing alternatif berdasarkan volume perpindahan material.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tiga alternatif layout yang dihasilkan, layout alternatif dua memiliki volume perpindahan terkecil, yaitu 3107, dibandingkan dengan layout awal sebesar 6001.
Selain itu, layout ini juga dinilai lebih baik dari segi alur produksi dan penempatan area bahan baku serta produk jadi yang lebih fungsional.
Oleh karena itu, layout alternatif dua dipilih sebagai solusi terbaik dalam peningkatan efisiensi tata letak fasilitas produksi di perusahaan.
Related Results
Literature Review : Teknik Perancangan Tata Letak Fasilitas Gudang Pada Perushaan Manufaktur Yang Efisien
Literature Review : Teknik Perancangan Tata Letak Fasilitas Gudang Pada Perushaan Manufaktur Yang Efisien
Tata letak fasilitas adalah salah satu kunci penting perusahaan untuk dapat meningkatkan produktivitas. Tata letak fasilitas melibatkan pengaturan fisik yang sistematis dari berbag...
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Pengecoran Logam di UKM Logam
Perancangan Tata Letak Fasilitas Produksi Pengecoran Logam di UKM Logam
Tata letak fasilitas merupakan salah satu hal yang menunjang kelancaran kerja suatu perusahaan. Tata letak fasilitas yang baik dapat memperlancar proses produksi dan mencegah terja...
tugas hukum tata negara
tugas hukum tata negara
Tujuan Hukum Tata Negara yang di simpulkan beberapa definisi di atas,bahwa hukum HTN mengkaji beberapa aspek krusial,yakni Negara/ organ Negara,hubungan antara organ/lembaga Negara...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...
Simulasi Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Untuk Meningkatkan Output Produksi Tas pada PT. TIJ
Simulasi Perbaikan Tata Letak Lantai Produksi Untuk Meningkatkan Output Produksi Tas pada PT. TIJ
Intisari— PT. TIJ adalah perusahaan yang memproduksi tas wanita. Salah satu hasil produksi dengan permintaan yang tinggi adalah tas yang dipasarkan dengan merk jual LC. Permasalaha...
ANISHA-HTN
ANISHA-HTN
NAMA:ANISHANIM :10200120233KELAS :HTN-FMATA KULIAH:HUKUM TATA NEGARAHUKUM TATA NEGARAA.Pengertian Hukum tata Negara pada dasarnya adalah hukum yang mengatur organisasi kek...
Analisis Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
Analisis Ketersediaan Fasilitas Pelayanan Sosial Ekonomi di Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ketersediaan fasilitas pelayanan sosial (fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan) di Kecamatan Batang kuis dan (2) Ketersediaan pel...
Perancangan Warehouse Management System Pada Toko Brayan Maju
Perancangan Warehouse Management System Pada Toko Brayan Maju
Warehouse Management System (WMS) menjadi salah satu aspek penting untuk menunjang kemajuan suatu retail, salah satunya Toko Brayan Maju. Toko tersebut mempunyai 3 buah gudang deng...

