Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MAKNA KONTEKSTUAL DALAM FILM BUDI PEKERTI (KAJIAN SEMANTIK)

View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna kontekstual dalam film Budi Pekerti dan menemukan teori belajar yang divisualisasikan dalam film. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif. Analisis dilakukan terhadap dialog-dialog dalam film Budi Pekerti. Teori yang menjadi dasar analisis dalam penelirian ini adalah teori semantik terkait makna kontekstual dengan perspektif Firth dalam Palmer yang dikembangkan oleh Mansoer Pateda. Data yang dianalsisi adalah dialog-dialog tokoh yang diyakini memiliki makna kontekstual dan mengandung visualisasi pendekatan pembelajaran dalam pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya konteks orangan, konteks situasi, konteks objek pembicaraan, konteks tujuan, konteks waktu, dan konteks tempat. Konteks-konteks tersebut kemudian memunculkan teori belajar yang divisualisasikan dalam film Budi Pekerti. Teori belajar belajar yang dimaksud adalah teori konstruktivisme dan teori belajar sosial.
Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Barat
Title: MAKNA KONTEKSTUAL DALAM FILM BUDI PEKERTI (KAJIAN SEMANTIK)
Description:
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui makna kontekstual dalam film Budi Pekerti dan menemukan teori belajar yang divisualisasikan dalam film.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif.
Analisis dilakukan terhadap dialog-dialog dalam film Budi Pekerti.
Teori yang menjadi dasar analisis dalam penelirian ini adalah teori semantik terkait makna kontekstual dengan perspektif Firth dalam Palmer yang dikembangkan oleh Mansoer Pateda.
Data yang dianalsisi adalah dialog-dialog tokoh yang diyakini memiliki makna kontekstual dan mengandung visualisasi pendekatan pembelajaran dalam pendidikan.
Hasil penelitian menunjukkan adanya konteks orangan, konteks situasi, konteks objek pembicaraan, konteks tujuan, konteks waktu, dan konteks tempat.
Konteks-konteks tersebut kemudian memunculkan teori belajar yang divisualisasikan dalam film Budi Pekerti.
Teori belajar belajar yang dimaksud adalah teori konstruktivisme dan teori belajar sosial.

Related Results

STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
This research aims to obtain: (1) the description or description about the effectiveness of the implementation of the educational Character of the context of Gianyar in junior high...
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
KLASIFIKASI MAKNA (Ditinjau dari Ranah Komunikasi)
Kajian ini merupakan kajian linguistik yang membahas tentang klasifikasi makna (ditinjau dari ranah komunikasi). Dalam kajian ini di bahas klasifikasi makna atau arti (types of mea...
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
Reclaiming the Wasteland: Samson and Delilah and the Historical Perception and Construction of Indigenous Knowledges in Australian Cinema
It was always based on a teenage love story between the two kids. One is a sniffer and one is not. It was designed for Central Australia because we do write these kids off there. N...
BEBERAPA TEORI DAN PENDEKATAN SEMANTIK
BEBERAPA TEORI DAN PENDEKATAN SEMANTIK
Tujuan penulisan makalah ini untuk mendeskripsikan pengertian semantik, beberapa teori dan pendekatan. Data dikumpulkan dari pendapat beberapa ahli linguistik. Metode pengumpulan d...
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Alternative Entrances: Phillip Noyce and Sydney’s Counterculture
Phillip Noyce is one of Australia’s most prominent film makers—a successful feature film director with both iconic Australian narratives and many a Hollywood blockbuster under his ...
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA” KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
MAKNA DENOTATIF DAN KONOTATIF <em>HANA</em> (HIDUNG) PADA CERPEN “HANA” KARYA AKUTAGAWA RYUNOSUKE
AbstrakPenelitian ini tentang makna denotatif dan konotatif hana (hidung) dalam cerpen “Hana” karya Akutagawa Ryunosukae. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui makna hidung ya...
Makna Tanda Kekerasan Seksual terhadap Perempuan
Makna Tanda Kekerasan Seksual terhadap Perempuan
Abstract. Cases of sexual violence in Indonesia occupy the highest position with a total of 11,236 cases recorded, in which the majority of victims are women with various statuses....

Back to Top