Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Peranan Tuan Guru Haji Muhammad Kasyful Anwar dan Tuan Haji Setta dalam Mendirikan Pesantren Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 1924

View through CrossRef
<p><em>Dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan mengenal pula kelompok pedagang dan pengusaha. Pedagang dan pengusaha yang sukses, dikenal dengan istilah; saudagar dan  juragan. Sebutan kehormatan untuk meraka adalah Tunji, singkatan dari Tuan Haji. Sejak tahun 1892 Pemerintah Kolonial Belanda telah mendirikan sekolah Kelas Dua untuk anak-anak rakyat biasa dan juga sekolah untuk anak-anak pegawai Pemerintah Kolonial. Motivasi memajukan pendidikan Islam di Martapura Kalimantan Selatan sejak 1900 semakin besar. Mengingat daerah lainnya telah mendirikan sekolah Islam</em><em>.</em><em> Lembaga pendidikan Islam tersebut, sebagai upaya mengimbangi intensifnya Pemerintah Kolonial Belanda dalam mendirikan sekolah-sekolah sekuler di Banjarmasin. Dalam rangka menahan arus pengaruh pendidikan barat yang dikelola Pemerintah Kolonial Belanda, Tuan Guru Muhammad Kasyful Anwar bekerjasama dengan Tuan Haji Setta, seorang saudagar Banjar mendirikan Pesantren Darussalam di Martapura, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. Setidaknya, Pesantren Darussalam Martapura, Kalimantan Selatan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter masyarakat Islam, yang memiliki ciri Ahlussunnah wal-jamaah, dengan tradisi ke NU-an.</em><em></em></p><p><strong>Kata Kunci</strong><em>:</em><em> Tuan Guru, Tuan Haji, Pesantren.</em></p>
Title: Peranan Tuan Guru Haji Muhammad Kasyful Anwar dan Tuan Haji Setta dalam Mendirikan Pesantren Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, 1924
Description:
<p><em>Dalam kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan mengenal pula kelompok pedagang dan pengusaha.
Pedagang dan pengusaha yang sukses, dikenal dengan istilah; saudagar dan  juragan.
Sebutan kehormatan untuk meraka adalah Tunji, singkatan dari Tuan Haji.
Sejak tahun 1892 Pemerintah Kolonial Belanda telah mendirikan sekolah Kelas Dua untuk anak-anak rakyat biasa dan juga sekolah untuk anak-anak pegawai Pemerintah Kolonial.
Motivasi memajukan pendidikan Islam di Martapura Kalimantan Selatan sejak 1900 semakin besar.
Mengingat daerah lainnya telah mendirikan sekolah Islam</em><em>.
</em><em> Lembaga pendidikan Islam tersebut, sebagai upaya mengimbangi intensifnya Pemerintah Kolonial Belanda dalam mendirikan sekolah-sekolah sekuler di Banjarmasin.
Dalam rangka menahan arus pengaruh pendidikan barat yang dikelola Pemerintah Kolonial Belanda, Tuan Guru Muhammad Kasyful Anwar bekerjasama dengan Tuan Haji Setta, seorang saudagar Banjar mendirikan Pesantren Darussalam di Martapura, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan.
Setidaknya, Pesantren Darussalam Martapura, Kalimantan Selatan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter masyarakat Islam, yang memiliki ciri Ahlussunnah wal-jamaah, dengan tradisi ke NU-an.
</em><em></em></p><p><strong>Kata Kunci</strong><em>:</em><em> Tuan Guru, Tuan Haji, Pesantren.
</em></p>.

Related Results

PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
PERKEMBANGAN PESANTREN DI TENGAH DINAMIKA KONFLIK DAN MARAKNYA RADIKALISME PADA KABUPATEN POSO
ABSTRACTThis study aims to describe, analyze and interpret the phenomenon of the development of Islamic boarding schools that grow and develop in the midst of the dynamics of confl...
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
KLASIFIKASI TABU PADA MASYARAKAT BANJAR (Taboo Classification in Banjar Society)
Penelitian ini mengkaji klasifikasi tabu pada masyarakat Banjar. Masalah yang dikaji adalah bagaimana klasifikasi tabu perbuatan dan klasifikasi tabu kebahasaan pada masyarakat Ban...
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Perbedaan Haji Furoda, Haji ONH Plus, dan Haji Regular
Haji reguler, haji plus, dan haji furoda adalah jenis-jenis program haji yang berbeda dengan fitur dan ketentuan masing-masing: Haji Reguler: Program ini merupakan haji yang dilaku...
Local Wisdom of the Banjar Society in a Collection of Stories of Satipis Apam Barabai By Ida Komalasari
Local Wisdom of the Banjar Society in a Collection of Stories of Satipis Apam Barabai By Ida Komalasari
The presence of a collection of stories in Banjar language and set in South Kalimantan provides an overview to the reader about the local wisdom of the people in South Kalimantan. ...
Pencegahan Ideologi Radikalisme dan Ekstrimisme Melalui Pendidikan di Brunei Darussalam
Pencegahan Ideologi Radikalisme dan Ekstrimisme Melalui Pendidikan di Brunei Darussalam
Radikalisme dan ekstrimisme merupakan ancaman serius yang dapat menggungcang kestabilan dan keselamatan sesebuah negara. Negara Brunei Darussalam, sebagai negara yang menjunjung ti...
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
Pengaruh Beban Kerja dan Kompetensi terhadap Stres Kerja
The problems faced in this study include (1) How does workload affect work stress in Puskesmas in Banjar City? (2) What is the effect of competence on work stress in Puskesmas in B...
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pondok pesantren dalam mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen strategi...

Back to Top