Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN PADA PASIEN LSL POSITIVE HIV/AIDS, DI KOTA MEDAN

View through CrossRef
Info Artikel ABSTRAK Received month 06, 2025 Revised month 00, 9999 Accepted month 00, 999   Latar Belakang: Kelompok lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki (LSL) merupakan populasi kunci dalam epidemi HIV di Indonesia, namun masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses layanan kesehatan, termasuk stigma, kurangnya privasi, serta keterbatasan fasilitas dan tenaga kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi LSL yang hidup dengan HIV terhadap kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Kota Medan serta mengidentifikasi faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan layanan tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap 21 LSL positif HIV dan empat petugas program VCT di Puskesmas Helvetia, Padang Bulan, Teladan, dan Medan Deli. Data dianalisis secara tematik melalui proses koding manual untuk mengidentifikasi pola dan tema utama. Hasil: Layanan seperti edukasi, pendampingan, konseling, dan penjangkauan dinilai bermanfaat, terutama berkat kerja sama dengan LSM Medan Plus, Galatea, dan PKBI. Namun, hambatan seperti kurangnya privasi saat pendaftaran dan pengambilan obat, serta kekhawatiran bertemu orang yang dikenal masih dirasakan. Hubungan yang positif dengan petugas kesehatan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan pasien. Kesimpulan: Meskipun layanan kesehatan bagi LSL HIV positif di Kota Medan telah berjalan cukup baik, perbaikan masih diperlukan terutama dalam aspek privasi, kenyamanan, dan pelibatan aktif komunitas LSL dalam sistem layanan, guna meningkatkan akses, kepatuhan, dan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan.  
Title: PERSEPSI KUALITAS PELAYANAN PADA PASIEN LSL POSITIVE HIV/AIDS, DI KOTA MEDAN
Description:
Info Artikel ABSTRAK Received month 06, 2025 Revised month 00, 9999 Accepted month 00, 999   Latar Belakang: Kelompok lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki (LSL) merupakan populasi kunci dalam epidemi HIV di Indonesia, namun masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses layanan kesehatan, termasuk stigma, kurangnya privasi, serta keterbatasan fasilitas dan tenaga kesehatan.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi LSL yang hidup dengan HIV terhadap kualitas layanan kesehatan di Puskesmas Kota Medan serta mengidentifikasi faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan layanan tersebut.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap 21 LSL positif HIV dan empat petugas program VCT di Puskesmas Helvetia, Padang Bulan, Teladan, dan Medan Deli.
Data dianalisis secara tematik melalui proses koding manual untuk mengidentifikasi pola dan tema utama.
Hasil: Layanan seperti edukasi, pendampingan, konseling, dan penjangkauan dinilai bermanfaat, terutama berkat kerja sama dengan LSM Medan Plus, Galatea, dan PKBI.
Namun, hambatan seperti kurangnya privasi saat pendaftaran dan pengambilan obat, serta kekhawatiran bertemu orang yang dikenal masih dirasakan.
Hubungan yang positif dengan petugas kesehatan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan pasien.
Kesimpulan: Meskipun layanan kesehatan bagi LSL HIV positif di Kota Medan telah berjalan cukup baik, perbaikan masih diperlukan terutama dalam aspek privasi, kenyamanan, dan pelibatan aktif komunitas LSL dalam sistem layanan, guna meningkatkan akses, kepatuhan, dan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan.
 .

Related Results

Capítulo 6 – HIV-AIDS, como tratar, o que fazer e o que não fazer durante o tratamento?
Capítulo 6 – HIV-AIDS, como tratar, o que fazer e o que não fazer durante o tratamento?
A infecção pelo vírus do HIV pode ocorrer de diversas maneiras, tendo sua principal forma a via sexual por meio do sexo desprotegido. O vírus do HIV fica em um período de incubação...
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS LAKI-LAKI SEKS LAKI-LAKI (LSL) DI KOTA JAMBI
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS LAKI-LAKI SEKS LAKI-LAKI (LSL) DI KOTA JAMBI
ABSTRACT Data from the Jambi City Health Office in collaboration with the Kanti Sehati Foundation shows that in 2019 there were 421 MSM recorded in Jambi City. This research ...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Development of HIV/AIDS Education and Prevention for Male Sex Couples (MSM) in Denpasar City
Development of HIV/AIDS Education and Prevention for Male Sex Couples (MSM) in Denpasar City
Kasus HIV/AIDS pada LSL (Lelaki Seks Lelaki) di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami jumlah peningkatan yang signifikan. Bali merupakan provinsi yang memiliki jumlah kasus HIV/A...
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU LAKI-LAKI SUKA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI- LAKI (LSL) DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2016
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU LAKI-LAKI SUKA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI- LAKI (LSL) DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2016
West Sumatera ranked 13thout of 33 provinces of HIV/AIDS cases in Indonesia by 2003. Bukittinggi occupied the second highest rank after Padang.HIV/AIDS cases  are dominated by the ...
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU LAKI-LAKI SUKA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI- LAKI (LSL) DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2016
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU LAKI-LAKI SUKA BERHUBUNGAN SEKS DENGAN LAKI- LAKI (LSL) DI KOTA BUKITTINGGI TAHUN 2016
<p><em>West Sumatera ranked 13<sup>th</sup>out of 33 provinces of HIV/AIDS cases in Indonesia by 2003. Bukittinggi occupied the second highest rank after Pa...
Impact of HIV/AIDS scale-up on non-HIV priority services in Nyanza Province, Kenya
Impact of HIV/AIDS scale-up on non-HIV priority services in Nyanza Province, Kenya
Background: The HIV pandemic has attracted unprecedented scale-up in resources to curb its escalation and manage those afflicted. Although evidence from developing countries sugges...
Laboratory-based Evaluation of Wondfo HIV1/2 Rapid Test Kits in the Gambia, December 2020
Laboratory-based Evaluation of Wondfo HIV1/2 Rapid Test Kits in the Gambia, December 2020
Background: HIV rapid diagnosis in The Gambia is mainly done using Determine HIV-1/2 and First Response HIV 1.2.0 or SD Bioline HIV-1/2 3.0 for screening and sero-typing of HIV res...

Back to Top