Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Identifikasi Pelayanan Puskesmas Berdasarkan Network Analysis di Kabupaten Bandung

View through CrossRef
Abstract. Health is one of the most important things for humans. A sign of poor health is that humans will have difficulty carrying out their daily activities. The government is obliged to build health facilities to support the health of its people. Puskesmas is a health facility provided by the government for community health services. The health center service standard from SNI 13-1733-2004 has a radius of 3000 meters. Bandung Regency has a population in 2022 of 3,718,660 residents with population growth of 1.3% per year. This is because Bandung Regency is the hinterland area of ​​Bandung City. Based on this phenomenon, the problem of this research is "Have all areas in Bandung Regency been identified as being included in the community health center service area?". Researchers use quantitative methods supported by geospatial information systems (GIS). Data collection in this research was agency and literature study. The monetary data used are the coordinates of the location of the health center, road network shapefiles, and average vehicle speed. The analysis method used is network analysis with the service area method. The results of this research show that the service coverage area in Bandung Regency is still not covered throughout the region. The total area of ​​puskesmas service coverage based on distance is 193,211,573 hectares and the total area of ​​puskesmas service coverage based on travel time is 2,281,709,838 hectares. Abstrak. Kesehatan merupakan salah satu hal terpenting bagi manusia. Tanda apadanya kesehatan, manusia akan kesulitan dalam menjalani aktivitas kesehariannya. Pemerintah wajib membangun  sarana kesehatan untuk menunjang kesehatan masyarakatnya. Puskesmas merupakan sarana kesehatan yang disediakan pemerintah untuk pelayanan kesehatan masyarakat. Standar pelayanan puskesmas dari SNI 13-1733-2004 memiliki jangkauan radius seluas 3000 meter. Kabupaten Bandung memiliki jumlah penduduk di tahun 2022 sebanyak 3.718.660 penduduk dengan jumlah pertumbuhan penduduk sebesar 1,3% pertahun. Hal ini dikarenakan Kabupaten Bandung merupakan wilayah hinterland nya Kota Bandung. Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan penelitian ini yaitu "Apakah semua wilayah di Kabupaten Bandung sudah teridentifikasi masuk kedalam area pelayanan puskesmas?". Peneliti menggunakan metode kuantitatif yang didukung dengan sistem informasi geospasial (SIG). Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu instansi dan studi pustaka. Data-data uang digunakan yaitu titik koordinat lokasi puskesmas, shapefile jaringan jalan, dan rata-rata kecepatan kendaraan. Metode analisis yang digunakan yaitu network analysis dengan metode service area. Hasil dari penelitian ini bahwa area cakupan pelayanan di Kabupaten Bandung masih belum tercakup ke seluruh wilayah. Total luas cakupan pelayanan puskesmas berdasarkan jarak seluas 193.211,573 hektar dan total luas cakupan wilayah pelayanan puskesmas berdasarkan waktu tempuh seluas 2.281.709,838 hektar.
Title: Identifikasi Pelayanan Puskesmas Berdasarkan Network Analysis di Kabupaten Bandung
Description:
Abstract.
Health is one of the most important things for humans.
A sign of poor health is that humans will have difficulty carrying out their daily activities.
The government is obliged to build health facilities to support the health of its people.
Puskesmas is a health facility provided by the government for community health services.
The health center service standard from SNI 13-1733-2004 has a radius of 3000 meters.
Bandung Regency has a population in 2022 of 3,718,660 residents with population growth of 1.
3% per year.
This is because Bandung Regency is the hinterland area of ​​Bandung City.
Based on this phenomenon, the problem of this research is "Have all areas in Bandung Regency been identified as being included in the community health center service area?".
Researchers use quantitative methods supported by geospatial information systems (GIS).
Data collection in this research was agency and literature study.
The monetary data used are the coordinates of the location of the health center, road network shapefiles, and average vehicle speed.
The analysis method used is network analysis with the service area method.
The results of this research show that the service coverage area in Bandung Regency is still not covered throughout the region.
The total area of ​​puskesmas service coverage based on distance is 193,211,573 hectares and the total area of ​​puskesmas service coverage based on travel time is 2,281,709,838 hectares.
Abstrak.
Kesehatan merupakan salah satu hal terpenting bagi manusia.
Tanda apadanya kesehatan, manusia akan kesulitan dalam menjalani aktivitas kesehariannya.
Pemerintah wajib membangun  sarana kesehatan untuk menunjang kesehatan masyarakatnya.
Puskesmas merupakan sarana kesehatan yang disediakan pemerintah untuk pelayanan kesehatan masyarakat.
Standar pelayanan puskesmas dari SNI 13-1733-2004 memiliki jangkauan radius seluas 3000 meter.
Kabupaten Bandung memiliki jumlah penduduk di tahun 2022 sebanyak 3.
718.
660 penduduk dengan jumlah pertumbuhan penduduk sebesar 1,3% pertahun.
Hal ini dikarenakan Kabupaten Bandung merupakan wilayah hinterland nya Kota Bandung.
Berdasarkan fenomena tersebut, maka permasalahan penelitian ini yaitu "Apakah semua wilayah di Kabupaten Bandung sudah teridentifikasi masuk kedalam area pelayanan puskesmas?".
Peneliti menggunakan metode kuantitatif yang didukung dengan sistem informasi geospasial (SIG).
Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu instansi dan studi pustaka.
Data-data uang digunakan yaitu titik koordinat lokasi puskesmas, shapefile jaringan jalan, dan rata-rata kecepatan kendaraan.
Metode analisis yang digunakan yaitu network analysis dengan metode service area.
Hasil dari penelitian ini bahwa area cakupan pelayanan di Kabupaten Bandung masih belum tercakup ke seluruh wilayah.
Total luas cakupan pelayanan puskesmas berdasarkan jarak seluas 193.
211,573 hektar dan total luas cakupan wilayah pelayanan puskesmas berdasarkan waktu tempuh seluas 2.
281.
709,838 hektar.

Related Results

Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Gambaran Faktor Penyebab Rujukan Di Puskesmas Kota Depok
Referral System for Individual Health Services states that health services are conducted in stages according to medical needs, starting from basic, second, and then third level hea...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Sistem Pelaksanaan PONED di Puskesmas Kabupaten Pati
Kasus kematian ibu bersalin di Kabupaten Pati dalam tiga tahun terakhir cenderung meningkat pada tahun 2009 sampai 2011, padahal di kabupaten Pati sudah terdapat 3 puskesmas PONED....
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...
MANAJEMEN INOVASI PELAYANAN SISTEM INFORMASI PUSKESMAS PAPERLESS (SIMPLE) DI PUSKESMAS TARIK KECAMATAN TARIK KABUPATEN SIDOARJO
MANAJEMEN INOVASI PELAYANAN SISTEM INFORMASI PUSKESMAS PAPERLESS (SIMPLE) DI PUSKESMAS TARIK KECAMATAN TARIK KABUPATEN SIDOARJO
Pemerintah  berupaya  meningkatkan  kualitas  pelayanan  publik  melalui  inovasi  dengan  memanfaatkan  teknologi informasi dan komunikasi dalam segala bidang, termasuk bidang kes...
The Public Relations In Handling The Complaints
The Public Relations In Handling The Complaints
Abstract. The role of public relations in handling the complaints to rising water rate PDAM aims to build the emotional and build a proper relationship with the community kabupaten...
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT INDONESIA
PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN KOTA CIMAHI JAWA BARAT INDONESIA
Terkait dengan penatalaksanaan pandemi Corona virus disesase-19 (Covid-19), Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah memberikan pedoman bagi tenaga kesehatan tentang pengelom...

Back to Top