Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Implemantasi Teori Piaget Menggunakan Puzzle Pada Materi Pecahan Kelas V Sekolah Dasar

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk membantu guru memberikan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif bagi siswa kelas V pada materi pecahan. Metode yang digunakan adalah Observasi dan metode Resitasi pada penerapan teori Piaget. Jumlah subjek penelitian sebanyak 11 siswa. Dari hasil yang didapatkan pada tahap pertama, siswa diberikan soal pretest sebanyak 5 soal berisi pecahan biasa dan siswa belum bisa menyelesaikannya. Tahap kedua, penulis menerapkan teori piaget dengan menggunakan media puzzle dan siswa sudah mulai memahami materi pecahan.  Tahap ketiga, siswa diberikan quiz di  balik potongan puzzle dan mengerjakannya. Pada tahap ini terdapat beberapa siswa yang masih kesulitan dalam mengerjakan. Tahap keempat, siswa dibagi menjadi dua kelompok kemudian diberi quiz penjumlahan pecahan biasa dan pecahan campuran. Pada tahap ini siswa sudah berkembang lebih baik dalam memahami dan mengerjakan materi pecahan. Penulis menyimpulkan bahwa penerapan teori piaget pada materi pecahan menggunakan media puzzle dapat membantu proses belajar siswa lebih baik dari sebelumnya.
Title: Implemantasi Teori Piaget Menggunakan Puzzle Pada Materi Pecahan Kelas V Sekolah Dasar
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk membantu guru memberikan pembelajaran yang lebih kreatif dan inovatif bagi siswa kelas V pada materi pecahan.
Metode yang digunakan adalah Observasi dan metode Resitasi pada penerapan teori Piaget.
Jumlah subjek penelitian sebanyak 11 siswa.
Dari hasil yang didapatkan pada tahap pertama, siswa diberikan soal pretest sebanyak 5 soal berisi pecahan biasa dan siswa belum bisa menyelesaikannya.
Tahap kedua, penulis menerapkan teori piaget dengan menggunakan media puzzle dan siswa sudah mulai memahami materi pecahan.
  Tahap ketiga, siswa diberikan quiz di  balik potongan puzzle dan mengerjakannya.
Pada tahap ini terdapat beberapa siswa yang masih kesulitan dalam mengerjakan.
Tahap keempat, siswa dibagi menjadi dua kelompok kemudian diberi quiz penjumlahan pecahan biasa dan pecahan campuran.
Pada tahap ini siswa sudah berkembang lebih baik dalam memahami dan mengerjakan materi pecahan.
Penulis menyimpulkan bahwa penerapan teori piaget pada materi pecahan menggunakan media puzzle dapat membantu proses belajar siswa lebih baik dari sebelumnya.

Related Results

Pengembangan Media Kado Pecah pada Materi Pecahan Senilai di Sekolah Dasar
Pengembangan Media Kado Pecah pada Materi Pecahan Senilai di Sekolah Dasar
Ketidakpahaman peserta didik terhadap materi pecahan akan menyulitkan peserta didik memahami materi selanjutnya. Saat ini belum ada media pembelajaran berupa permaian yang menarik ...
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengoptimalan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V di SDN Koripan Bungkal Ponorogo
Guru di SDN Koripan menggunakan alat peraga dalam setiap pembelajarannya terumata pada mata pelajaran IPA. Guru menggunakan alat peraga sebagai alat bantu untuk menjelaskan kepada ...
Analisis Kemampuan Literasi Matematika pada Penyelesaian Soal Cerita Materi Pecahan Kelas V di SDN 2 Blingoh Donorojo Jepara
Analisis Kemampuan Literasi Matematika pada Penyelesaian Soal Cerita Materi Pecahan Kelas V di SDN 2 Blingoh Donorojo Jepara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi matematika pada penyelesaian soal cerita materi pecahan kelas V di SDN 2 Blingoh Donorojo Jepara. Jenis penelitian ini ...
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Terhadap Kesadaran Metakognisi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Larutan Penyangga
Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Terhadap Kesadaran Metakognisi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Larutan Penyangga
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Contextual Teaching and Learning terhadap kesadaran metakognisi dan hasil belajar siswa pada materi larutan penyangga. ...
Problematika Pembelajaran Matematika Pada Materi Pecahan Siswa Sekolah Dasar
Problematika Pembelajaran Matematika Pada Materi Pecahan Siswa Sekolah Dasar
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan siswa dalam memahami konsep dasar pecahan serta mengidentifikasi pendekatan pembelajara...
Nur fitrah
Nur fitrah
Matematika merupakan salah satu cabang ilmu yang sangat penting, karena matematika sebagai mata pelajaran yang memungkinkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan merupakan sar...
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Pada Materi Vulkanisme Kelas X di Pondok Pesantren Daarul Muhsinin Labuhan Batu
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Pada Materi Vulkanisme Kelas X di Pondok Pesantren Daarul Muhsinin Labuhan Batu
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis : (1) Kelayakan media pembelajaran video animasi pada materi vulkanisme kelas X di Ponpes Daarul Muhsinin Labuhan Batu (2) Respon siswa ...
Meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Membandingkan Dan Mengurutkan Pecahan Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Meningkatkan Pemahaman Siswa Dalam Membandingkan Dan Mengurutkan Pecahan Melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Pembelajaran konsep pecahan, khususnya dalam membandingkan dan mengurutkan pecahan, sering kali menjadi tantangan bagi siswa karena sifat abstrak dari materi tersebut. penelitian i...

Back to Top