Javascript must be enabled to continue!
View through CrossRef
Setiap perusahaan menginginkan kelangsungan hidup (sustainability) dalam usahanya. Untuk bisa terus hidup dan berkembang perusahaan membutuhkan laba, karena dengan laba yang diperoleh maka modal perusahaan akan bertambah. Bertambahnya modal menyebabkan perusahaan berkembang dan dapat memenuhi semua kebutuhan operasionalnya. Untuk mendapatkan laba, dibutuhkan perencanaan yang matang dalam usahanya, mulai dari penjualan, biaya, dan laba yang ditargetkan. Oleh karena itu analisis cost volume dan profit menjadi salah satu cara untuk mencapai laba yang diinginkan perusahaan, sehingga perusahaan dapat berkembang.
Dalam penelitian ini, tujuan yang ingin dicapai adalah menentukan titik pulang pokok (break evenpoint), contribusi margin, maupun margin of safety dari produk Pia Latief secara multi produk. Analisis yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan data skunder. Dalam pemisahan biaya varaibel dan biaya tetap pada biaya overhead digunakan metode titik tertinggi dan titik terendah. Perusahaan Pia Latief memproduksi dua jenis pia, yaitu pia basah dan pia kering. Hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 diperoleh break evenpoint pia basah sebesar 10.707 unit dan pia kering sebesar 6.227 unit. Contribution margin pada tahun 2017 sebesar Rp 1.873.010.837,- sedang secara rasio sebesar 55,2%. Margin of safety dari pia basah sebesar 96,21% sedangkan pia kering sebesar 96,2%. Untuk mencapai peningkatan keuntungan sebesar 5% di tahun 2018, perusahaan harus melakukan penjualan pia basah sebesar 296.072 unit dan pia kering sebesar 172.184 unit.
Kata Kunci : cost volume profit, perencanaan laba, multi produk
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Title:
Description:
Setiap perusahaan menginginkan kelangsungan hidup (sustainability) dalam usahanya.
Untuk bisa terus hidup dan berkembang perusahaan membutuhkan laba, karena dengan laba yang diperoleh maka modal perusahaan akan bertambah.
Bertambahnya modal menyebabkan perusahaan berkembang dan dapat memenuhi semua kebutuhan operasionalnya.
Untuk mendapatkan laba, dibutuhkan perencanaan yang matang dalam usahanya, mulai dari penjualan, biaya, dan laba yang ditargetkan.
Oleh karena itu analisis cost volume dan profit menjadi salah satu cara untuk mencapai laba yang diinginkan perusahaan, sehingga perusahaan dapat berkembang.
Dalam penelitian ini, tujuan yang ingin dicapai adalah menentukan titik pulang pokok (break evenpoint), contribusi margin, maupun margin of safety dari produk Pia Latief secara multi produk.
Analisis yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan data skunder.
Dalam pemisahan biaya varaibel dan biaya tetap pada biaya overhead digunakan metode titik tertinggi dan titik terendah.
Perusahaan Pia Latief memproduksi dua jenis pia, yaitu pia basah dan pia kering.
Hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2017 diperoleh break evenpoint pia basah sebesar 10.
707 unit dan pia kering sebesar 6.
227 unit.
Contribution margin pada tahun 2017 sebesar Rp 1.
873.
010.
837,- sedang secara rasio sebesar 55,2%.
Margin of safety dari pia basah sebesar 96,21% sedangkan pia kering sebesar 96,2%.
Untuk mencapai peningkatan keuntungan sebesar 5% di tahun 2018, perusahaan harus melakukan penjualan pia basah sebesar 296.
072 unit dan pia kering sebesar 172.
184 unit.
Kata Kunci : cost volume profit, perencanaan laba, multi produk.

