Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Prediksi Nilai Higher Heating Value (HHV) Biomassa Berdasarkan Analisis Ultimate
View through CrossRef
Biomassa merupakan energi terbarukan yang sangat penting, dimana keberadaannya dapat menggantikan bahan bakar fosil baik padat maupun cair. Sebagai bahan bakar tentu perlu adanya analisis-analisis untuk mengetahui karakteristik dan kualitas biomassa sehingga kita dapat mengklasifikasikan biomassa yang potensial digunakan sebagai bahan bakar. Nilai kalori atau higher heating value (HHV) merupakan sifat terpenting dari suatu bahan bakar. Pada umumnya pengukuran nilai kalori menggunakan bomb calorimeter, akan tetapi pengukuran ini memerlukan waktu dan biaya sehingga tidak efektif jika yang dianalisis dalam jumlah banyak. Dalam makalah ini akan dibahas persamaan untuk memprediksi nilai HHV biomassa berdasarkan analisis ultimate yang di dapatkan dari penelitian sebelumnya. Empat prediksi nilai HHV menggunakan 15 data komposisi kimia biomassa dari penelitian sebelumnya kemudian dibandingkan berdasarkan ketepatan untuk mendapatkan prediksi terbaik. Persamaan P1 dan P4 terbaik dalam memprediksi nilai HHV berdasarkan data analisis ultimate, dimana masing-masing memprediksi terbaik di lima biomassa. Berdasarkan sumber biomassa, persamaan P1 baik dalam memprediksi hasil perkebunan dan pertanian yang berupa serabut/serat tinggi dengan kadar karbon dan oksigen yang tinggi dan tidak memiliki sulfur. P4 baik dalam memprediksi biomassa hasil sampingan kehutanan dengan karakter tinggi kadar karbon dan oksigen, rendah hydrogen dan oksigen serta memiliki sulfur.
Universitas Palangka Raya
Title: Evaluasi Prediksi Nilai Higher Heating Value (HHV) Biomassa Berdasarkan Analisis Ultimate
Description:
Biomassa merupakan energi terbarukan yang sangat penting, dimana keberadaannya dapat menggantikan bahan bakar fosil baik padat maupun cair.
Sebagai bahan bakar tentu perlu adanya analisis-analisis untuk mengetahui karakteristik dan kualitas biomassa sehingga kita dapat mengklasifikasikan biomassa yang potensial digunakan sebagai bahan bakar.
Nilai kalori atau higher heating value (HHV) merupakan sifat terpenting dari suatu bahan bakar.
Pada umumnya pengukuran nilai kalori menggunakan bomb calorimeter, akan tetapi pengukuran ini memerlukan waktu dan biaya sehingga tidak efektif jika yang dianalisis dalam jumlah banyak.
Dalam makalah ini akan dibahas persamaan untuk memprediksi nilai HHV biomassa berdasarkan analisis ultimate yang di dapatkan dari penelitian sebelumnya.
Empat prediksi nilai HHV menggunakan 15 data komposisi kimia biomassa dari penelitian sebelumnya kemudian dibandingkan berdasarkan ketepatan untuk mendapatkan prediksi terbaik.
Persamaan P1 dan P4 terbaik dalam memprediksi nilai HHV berdasarkan data analisis ultimate, dimana masing-masing memprediksi terbaik di lima biomassa.
Berdasarkan sumber biomassa, persamaan P1 baik dalam memprediksi hasil perkebunan dan pertanian yang berupa serabut/serat tinggi dengan kadar karbon dan oksigen yang tinggi dan tidak memiliki sulfur.
P4 baik dalam memprediksi biomassa hasil sampingan kehutanan dengan karakter tinggi kadar karbon dan oksigen, rendah hydrogen dan oksigen serta memiliki sulfur.
Related Results
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
Multiplex qPCR Facilitates Identification of Betaherpesviruses in Patients With Acute Liver Failure of Unknown Etiology
Multiplex qPCR Facilitates Identification of Betaherpesviruses in Patients With Acute Liver Failure of Unknown Etiology
Abstract
Background: The etiology of acute liver failure (ALF) is often unknown and reported to be associated with herpesviruses in a number of cases. In this study, we exa...
Multiplex Qpcr Facilitates Identification Of Betaherpesviruses In Patients With Acute Liver Failure Of Unknown Etiology
Multiplex Qpcr Facilitates Identification Of Betaherpesviruses In Patients With Acute Liver Failure Of Unknown Etiology
Abstract
Background: The etiology of acute liver failure (ALF) is often unknown and reported to be associated with herpesviruses in a number of cases. In this study, we exa...
HHV-8 Seroprevalence and Genotype Distribution in Africa, 1998–2017: A Systematic Review
HHV-8 Seroprevalence and Genotype Distribution in Africa, 1998–2017: A Systematic Review
Human herpes virus type 8 (HHV-8) is the causative agent of Kaposi’s sarcoma (KS). We systematically reviewed literature published between 1998 and 2017, according to the PRISMA gu...
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
Pengaruh Bahan Tambah Serbuk Ban Bekas Pada Konstruksi Hotrolled Sheet-Wearing Course
ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengetahui pemanfaatan serbuk ban bekas sebagai bahan tambahan pada konstruksi jalan. Benda uji Kadar Aspal Optimum (KAO) masing-masing dibuat 3 b...
Model Prediksi Awal Masa Studi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Decision Tree C4.5
Model Prediksi Awal Masa Studi Mahasiswa Menggunakan Algoritma Decision Tree C4.5
Masa studi mahasiswa merupakan tolak ukur penilaian keberhasilan Program Studi, karena masa studi merupakan salah satu indikator keberhasilan proses belajar mahasiswa. Permasalahan...
Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Islam Melalui Evaluasi Berbasis Karakter
Meningkatkan Pemahaman Nilai-Nilai Islam Melalui Evaluasi Berbasis Karakter
Artikel ini akan membahas pentingnya evaluasi berbasis karakter dalam konteks pendidikan Islam, serta bagaimana pendekatan ini dapat membantu memperkuat pemahaman nilai-nilai Islam...
Molecular interactions between porcine and human gammaherpesviruses: implications for xenografts?
Molecular interactions between porcine and human gammaherpesviruses: implications for xenografts?
Abstract: Background: Reactivation of latent herpesviruses is an important cause of morbidity and mortality in human transplantation. This issue might be further complicated in t...


