Javascript must be enabled to continue!
Analisis Perbandingan Pengaruh Noise Terhadap Akurasi Pendeteksian Obyek Menggunakan Metode Viola Jones
View through CrossRef
Pendeteksian obyek merupakan salah satu masalah utama dalam bidang pengolahan citra digital dan visi komputer. Metode Viola-Jones telah menjadi algoritma yang sangat populer untuk pendeteksian wajah karena kecepatan dan akurasinya yang tinggi. Namun, performa metode ini sangat dipengaruhi oleh kualitas gambar yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengaruh Salt and Pepper Noise dan Gaussian Blur Noise terhadap akurasi pendeteksian obyek menggunakan metode Viola-Jones.
Dalam penelitian ini, gambar uji diberi tambahan Salt and Pepper Noise dan Gaussian Blur dengan berbagai tingkat intensitas. Kemudian, gambar yang telah diubah ini diuji menggunakan algoritma Viola-Jones untuk mengukur tingkat akurasi pendeteksian obyek. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Salt and Pepper Noise memiliki dampak yang lebih signifikan dalam mengurangi akurasi pendeteksian dibandingkan dengan Gaussian Blur. Noise ini menyebabkan gangguan besar pada struktur gambar yang esensial untuk pendeteksian, sementara Gaussian Blur Noise cenderung hanya menghaluskan detail tanpa sepenuhnya menghapus informasi penting. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana dua jenis gangguan gambar yang umum dapat mempengaruhi kinerja algoritma pendeteksian obyek. Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya teknik pra-pemrosesan khusus untuk menangani noise dan blur guna meningkatkan akurasi pendeteksian obyek dalam aplikasi nyata.
Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah gambar/citra dengan kondisi blur pada tingkat rasio 6,8% diperolah hasil bahwa obyek (wajah) pada gambar sudah tidak terdeteksi lagi dan pada nilai PSNR minimum 16,62 dB dinyatakan gambar (wajah) layak untuk di proses, nilai PSNR minimum 17,61 dB dinyatakan gambar/citra wajah tidak dapat terdeteksi sebagai obyek (wajah), dan citra dengan kondisi terkena Salft and Paper Noise pada Tingkat kekaburan 90 % diperolah hasil bahwa obyek (wajah) pada gambar sudah tidak terdeteksi lagi dan pada nilai PSNR minimum 19,04 dB dinyatakan gambar (wajah) layak untuk di proses, nilai PSNR minimum 11,41 dB dinyatakan gambar/citra wajah tidak dapat terdeteksi selain itu di temukan juga bahwa semakin tinggi nilai PSNR maka semakin tinggi pula nilai akurasi pendeteksian obyek pada pendeteksian obyek pada metode Viola Jones
Title: Analisis Perbandingan Pengaruh Noise Terhadap Akurasi Pendeteksian Obyek Menggunakan Metode Viola Jones
Description:
Pendeteksian obyek merupakan salah satu masalah utama dalam bidang pengolahan citra digital dan visi komputer.
Metode Viola-Jones telah menjadi algoritma yang sangat populer untuk pendeteksian wajah karena kecepatan dan akurasinya yang tinggi.
Namun, performa metode ini sangat dipengaruhi oleh kualitas gambar yang digunakan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pengaruh Salt and Pepper Noise dan Gaussian Blur Noise terhadap akurasi pendeteksian obyek menggunakan metode Viola-Jones.
Dalam penelitian ini, gambar uji diberi tambahan Salt and Pepper Noise dan Gaussian Blur dengan berbagai tingkat intensitas.
Kemudian, gambar yang telah diubah ini diuji menggunakan algoritma Viola-Jones untuk mengukur tingkat akurasi pendeteksian obyek.
Hasil eksperimen menunjukkan bahwa Salt and Pepper Noise memiliki dampak yang lebih signifikan dalam mengurangi akurasi pendeteksian dibandingkan dengan Gaussian Blur.
Noise ini menyebabkan gangguan besar pada struktur gambar yang esensial untuk pendeteksian, sementara Gaussian Blur Noise cenderung hanya menghaluskan detail tanpa sepenuhnya menghapus informasi penting.
Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana dua jenis gangguan gambar yang umum dapat mempengaruhi kinerja algoritma pendeteksian obyek.
Implikasi dari temuan ini menunjukkan perlunya teknik pra-pemrosesan khusus untuk menangani noise dan blur guna meningkatkan akurasi pendeteksian obyek dalam aplikasi nyata.
Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah gambar/citra dengan kondisi blur pada tingkat rasio 6,8% diperolah hasil bahwa obyek (wajah) pada gambar sudah tidak terdeteksi lagi dan pada nilai PSNR minimum 16,62 dB dinyatakan gambar (wajah) layak untuk di proses, nilai PSNR minimum 17,61 dB dinyatakan gambar/citra wajah tidak dapat terdeteksi sebagai obyek (wajah), dan citra dengan kondisi terkena Salft and Paper Noise pada Tingkat kekaburan 90 % diperolah hasil bahwa obyek (wajah) pada gambar sudah tidak terdeteksi lagi dan pada nilai PSNR minimum 19,04 dB dinyatakan gambar (wajah) layak untuk di proses, nilai PSNR minimum 11,41 dB dinyatakan gambar/citra wajah tidak dapat terdeteksi selain itu di temukan juga bahwa semakin tinggi nilai PSNR maka semakin tinggi pula nilai akurasi pendeteksian obyek pada pendeteksian obyek pada metode Viola Jones.
Related Results
MEMBANGUN OBYEK MESIN BUBUT DAN OBYEK PUTARAN MENGGUNAKAN POV-RAY
MEMBANGUN OBYEK MESIN BUBUT DAN OBYEK PUTARAN MENGGUNAKAN POV-RAY
Obyek mesin bubut (lathe) adalah obyek yang dibangun dengan memutar kurva pada suatu sumbu putar, Dalam tulisan ini, akan dibangun obyek benda putar yang diperoleh dengan cara memu...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Virtuosity and composer-performer collaboration in the viola works of Darius Milhaud and Paul Hindemith
Virtuosity and composer-performer collaboration in the viola works of Darius Milhaud and Paul Hindemith
<p>This thesis considers the position of Darius Milhaud’s Viola Concerto No. 1, op. 108 (1929–30), and Viola Concerto No. 2, op. 340 (1955), in the modern viola repertoire. M...
Plasma AR Alterations and Timing of Intensified Hormone Treatment for Prostate Cancer
Plasma AR Alterations and Timing of Intensified Hormone Treatment for Prostate Cancer
This randomized clinical trial explores whether hormone intensification at start of androgen deprivation therapy alters selection of androgen receptor (AR) gene alterations within ...
Environmental History of Oceanic Noise Pollution
Environmental History of Oceanic Noise Pollution
The concept of “ocean noise” precedes the concept of “ocean noise pollution” by about half a century. Those seeking a body of scholarly literature on ocean noise as an environmenta...
Implementasi Metode Viola Jones dan Haar Like Feuture Pada Deteksi Wajah Non Frontal
Implementasi Metode Viola Jones dan Haar Like Feuture Pada Deteksi Wajah Non Frontal
Tujuan : Pendeteksian wajah pada zaman yang semakin maju ini dirasakan perlu diaplikasikan pada segala bidang demi memudahkan pekerjaan manusia terutama dalam bidang keamanan, sepe...
PROTOTIPE PENGENALAN WAJAH DENGAN ALGORITMA FISHERFACE DAN VIOLA-JONES UNTUK SISTEM PENGUNCIAN PINTU MOBIL BERBASIS ANDROID
PROTOTIPE PENGENALAN WAJAH DENGAN ALGORITMA FISHERFACE DAN VIOLA-JONES UNTUK SISTEM PENGUNCIAN PINTU MOBIL BERBASIS ANDROID
<p>Peningkatan jumlah penduduk yang disertai dengan perekonomi Indonesia yang semakin membaik berpengaruh pada banyaknya kepemilikan kendaraan bermotor khususnya mobil. Penin...
Pengaruh Metode Analisis Tablet Parasetamol Terhadap Nilai Akurasi
Pengaruh Metode Analisis Tablet Parasetamol Terhadap Nilai Akurasi
Parasetamol adalah senyawa yang memiliki gugus kromofor sehingga dapat dianalisis menggunakan spektrofotometri. Metode nitrimetri memiliki kelebihan peralatan yang digunakan sederh...

