Javascript must be enabled to continue!
Citizenship Dilemma For Indonesian Descent In Southern Mindanao
View through CrossRef
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah Indonesia dalam menangani dilema masyarakat keturunan indonesia yang tinggal di mindanao selatan filipina. Seperti yang kita ketahui, ada Lebih dari 8.000 orang keturunan Indonesia yang telah tinggal di Mindanao Selatan, Filipina. Adapun status mereka selama ini secara formal adalah "tanpa memiliki identitas kewarganegaraan" dengan menerima konsekuensi: tidak akan mendapatkan bantuan secara ekonomi dan terpinggirkan secara sosial. Sejauh ini, kebanyakan dari mereka adalah terdaftar sebagai pemegang sertifikat warga Asing Filipina, sehingga mereka dapat menikmati fasilitas sosial dari pemerintah Filipina. Sedangkan yang memiliki paspor Indonesia, akibatnya, mereka akan kehilangan dukungan itu. Adapun Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan desktriptif yang didukung dengan data yang berkaitan dengan dilema masyarakat keuturunan Indonesia yang tinggal di mindanao selatan filipina. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia dalam menangani masalah diatas tersebut dengan mengorganisasikannya kedalam Diaspora Indonesia dan kemudian meningkatkan status mereka menjadi (Warga Negara Indonesia Terdaftar). Pada 2018, pemerintah Indonesia telah mulai mengeluarkan paspor Indonesia untuk mereka. Namun demikian, di balik penyelesaian hokum diatas, banyak dari mereka khawatir tentang konsekuensi ekonomi dan sosial yang akan mereka terima. Oleh karena itu dalam lima tahun ke depan mereka akan menghadapi persimpangan yang menentukan: Kembali ke Indonesia dalam ketidakpastian atau tetap tinggal di sana sebagai warga negara Indonesia di luar negeri dengan biaya yang membebani. Mengenai situasi dilematis ini, pemerintah Indonesia mencoba mengadopsi pendekatan yang lebih inovatif dan komprehensif dalam hukum, sosial, budaya, dan ekonomi juga dalam program pemberdayaan sosial yang terintegrasi. Sehingga dilema masyarkat keturunan Indonesia yang ada di Mindanao bisa mendapatkan kepastian.
Kata kunci: Indonesia Diaspora, RINs, Pemberdayaan Sosial.
Title: Citizenship Dilemma For Indonesian Descent In Southern Mindanao
Description:
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran pemerintah Indonesia dalam menangani dilema masyarakat keturunan indonesia yang tinggal di mindanao selatan filipina.
Seperti yang kita ketahui, ada Lebih dari 8.
000 orang keturunan Indonesia yang telah tinggal di Mindanao Selatan, Filipina.
Adapun status mereka selama ini secara formal adalah "tanpa memiliki identitas kewarganegaraan" dengan menerima konsekuensi: tidak akan mendapatkan bantuan secara ekonomi dan terpinggirkan secara sosial.
Sejauh ini, kebanyakan dari mereka adalah terdaftar sebagai pemegang sertifikat warga Asing Filipina, sehingga mereka dapat menikmati fasilitas sosial dari pemerintah Filipina.
Sedangkan yang memiliki paspor Indonesia, akibatnya, mereka akan kehilangan dukungan itu.
Adapun Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan desktriptif yang didukung dengan data yang berkaitan dengan dilema masyarakat keuturunan Indonesia yang tinggal di mindanao selatan filipina.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Indonesia dalam menangani masalah diatas tersebut dengan mengorganisasikannya kedalam Diaspora Indonesia dan kemudian meningkatkan status mereka menjadi (Warga Negara Indonesia Terdaftar).
Pada 2018, pemerintah Indonesia telah mulai mengeluarkan paspor Indonesia untuk mereka.
Namun demikian, di balik penyelesaian hokum diatas, banyak dari mereka khawatir tentang konsekuensi ekonomi dan sosial yang akan mereka terima.
Oleh karena itu dalam lima tahun ke depan mereka akan menghadapi persimpangan yang menentukan: Kembali ke Indonesia dalam ketidakpastian atau tetap tinggal di sana sebagai warga negara Indonesia di luar negeri dengan biaya yang membebani.
Mengenai situasi dilematis ini, pemerintah Indonesia mencoba mengadopsi pendekatan yang lebih inovatif dan komprehensif dalam hukum, sosial, budaya, dan ekonomi juga dalam program pemberdayaan sosial yang terintegrasi.
Sehingga dilema masyarkat keturunan Indonesia yang ada di Mindanao bisa mendapatkan kepastian.
Kata kunci: Indonesia Diaspora, RINs, Pemberdayaan Sosial.
Related Results
Citizenship Education
Citizenship Education
Citizenship education can be defined as educational theory and practice concerned with promoting a desired kind of citizenship in a given society. Citizenship is a contested concep...
Immigrants’ Citizenship Perceptions
Immigrants’ Citizenship Perceptions
Adopting a transnational lens, Immigrants’ Citizenship Perceptions: Sri Lankans in Australia and Aotearoa New Zealand investigates Sri Lankan immigrants’ complex views towards thei...
Pengaruh Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB)
Pengaruh Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja terhadap Organizational Citizenship Behavior (OCB)
Abstract. Employees with high organizational commitment and high job satisfaction will encourage the emergence of organizational citizenship behavior. If employees have organizatio...
Dual Citizenship in Indonesia from the Perspective of Dignified Justice and Sovereignty
Dual Citizenship in Indonesia from the Perspective of Dignified Justice and Sovereignty
The granting of citizenship constitutes the sovereignty of a country. In state practice, all countries recognize the concept of citizenship because the existence of citizens is one...
Political Rights of the Indonesian Citizen Possessing Dual Citizenship: A Contextual Analysis
Political Rights of the Indonesian Citizen Possessing Dual Citizenship: A Contextual Analysis
The issue of citizenship is one part of the study of state studies or commonly referred to as State Administration Law. One element of state existence is citizenship (algemene staa...
Dampak Kewarganegaraan Ganda Bagi Warga Indonesia
Dampak Kewarganegaraan Ganda Bagi Warga Indonesia
In Indonesia, every individual has the right to citizenship status, as regulated in Article 28D Paragraph 4 of the 1945 Constitution which states that "every person has the right t...
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP, PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, DAN WELL-BEING TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA GURU SMK MUDITA KOTA SINGKAWANG [THE EFFECT OF SERVANT LEADERSHIP, PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, AND WELL-BEING ON THE ORGA
PENGARUH SERVANT LEADERSHIP, PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, DAN WELL-BEING TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA GURU SMK MUDITA KOTA SINGKAWANG [THE EFFECT OF SERVANT LEADERSHIP, PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT, AND WELL-BEING ON THE ORGA
Education is one of the formal organizations that serves to increase students' knowledge, it is also a place to obtain various knowledge as provisions for the future.The purpose of...
Citizenship In Immigration Perspective
Citizenship In Immigration Perspective
Citizenship shows the relationship between the state and citizens. The right to citizenship is the basic right of every person. However, the state absolutely can determine the prin...

