Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Manajemen Stres Multipel terhadap Stres, Burn Out dan Risiko Gangguan Mental Emosional pada Mahasiswa Pascasarjana Keperawatan
View through CrossRef
Latar belakang: Stres merupakan hal yang sering dialami oleh mahasiswa pascasarjana terutama berkaitan dengan penampilan akademik. Paparan terhadap stres yang berlebihan tanpa kemampuan koping dan manajemen stres yang tepat bisa membuat mahasiswa mengalami gangguan kesehatan psikologis yang lebih serius seperti depresi hingga bunuh diri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program manajemen stres yang dilakukan pada mahasiswa pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pre-post test control group design. Sampel penelitian merupakan mahasiswa pascasarjana yang mengikuti dan tidak mengikuti mata kuliah manajemen sebanyak 74 mahasiswa. 3 Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala stres, SRQ-20, dan Burn Out Self Test. Analisis dilakukan menggunakan uji paired T-Test.
Hasil: Teknik manajemen stres yang diberikan kepada kelompok intervensi secara signifikan mampu menurunkan tingkat stres (p value 0,002), menurunkan skala burn out (p value 0,003) dan menurunkan tanda gejala gangguan mental emosional (p value 0,003). Sementara pada kelompok kontrol justru menunjukkan peningkatan skala stres dari skor rata-rata 161,14 menjadi 186,27, peningkatan skala burn out dari skor 28,27 menjadi 29,08 dan peningkatan tanda gejala gangguan mental emosional dari skor 3,19 menjadi 4,14.
Kesimpulan: Manajemen stres multipel efektif diterapkan untuk menurunkan stres akademik mahasiswa program pascasarjana. Manajemen stres multipel direkomendasikan untuk diterapkan di perguruan tinggi untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa terutama berkaitan dengan stres akademik.
Title: Efektivitas Manajemen Stres Multipel terhadap Stres, Burn Out dan Risiko Gangguan Mental Emosional pada Mahasiswa Pascasarjana Keperawatan
Description:
Latar belakang: Stres merupakan hal yang sering dialami oleh mahasiswa pascasarjana terutama berkaitan dengan penampilan akademik.
Paparan terhadap stres yang berlebihan tanpa kemampuan koping dan manajemen stres yang tepat bisa membuat mahasiswa mengalami gangguan kesehatan psikologis yang lebih serius seperti depresi hingga bunuh diri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program manajemen stres yang dilakukan pada mahasiswa pascasarjana Fakultas Ilmu Keperawatan.
Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental pre-post test control group design.
Sampel penelitian merupakan mahasiswa pascasarjana yang mengikuti dan tidak mengikuti mata kuliah manajemen sebanyak 74 mahasiswa.
3 Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini yaitu skala stres, SRQ-20, dan Burn Out Self Test.
Analisis dilakukan menggunakan uji paired T-Test.
Hasil: Teknik manajemen stres yang diberikan kepada kelompok intervensi secara signifikan mampu menurunkan tingkat stres (p value 0,002), menurunkan skala burn out (p value 0,003) dan menurunkan tanda gejala gangguan mental emosional (p value 0,003).
Sementara pada kelompok kontrol justru menunjukkan peningkatan skala stres dari skor rata-rata 161,14 menjadi 186,27, peningkatan skala burn out dari skor 28,27 menjadi 29,08 dan peningkatan tanda gejala gangguan mental emosional dari skor 3,19 menjadi 4,14.
Kesimpulan: Manajemen stres multipel efektif diterapkan untuk menurunkan stres akademik mahasiswa program pascasarjana.
Manajemen stres multipel direkomendasikan untuk diterapkan di perguruan tinggi untuk menurunkan tingkat stres mahasiswa terutama berkaitan dengan stres akademik.
.
Related Results
[RETRACTED] Keto Burn Dx Your Way To Amazing Results v1
[RETRACTED] Keto Burn Dx Your Way To Amazing Results v1
[RETRACTED]Top Of The Line Keto Products: Cost Of Keto Burn DX, Is Keto Burn DX legit?, Keto Burn DX USA, Keto Burn DX Price, Keto Burn DX Amazon, Keto Burn DX Pills, Keto Burn DX ...
[RETRACTED] Keto Burn DX - (Works Or Hoax) Check Here All Improtant Keto Burn DX Details! MELT FAT FAST v1
[RETRACTED] Keto Burn DX - (Works Or Hoax) Check Here All Improtant Keto Burn DX Details! MELT FAT FAST v1
[RETRACTED]Keto Burn DX Review 2022 – Does it Really Work?Warning | Weight Loss Diet | Price | Get 2 Free Bottles! ➢ Product Name – Keto Burn DX ➢ Location – United States (USA) ➢...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
[RETRACTED] Keto Burn DX - Keto Science ,Keto Burn DX Dual-Action Fat Burner Capsules, Weight Loss, Boost Metabolism, Increase Energy! v1
[RETRACTED] Keto Burn DX - Keto Science ,Keto Burn DX Dual-Action Fat Burner Capsules, Weight Loss, Boost Metabolism, Increase Energy! v1
[RETRACTED]Losing weight comes with various challenges and outcomes that are not performed by every person we come across. ➼ Order Now! Keto Burn DX Only From Official Website Chec...
DIFFERENCES IN HEALTHY BEHAVIOR PATTERNS OF NURSING AND NON-NURSING STUDENTS [PERBEDAAN POLA PERILAKU HIDUP SEHAT MAHASISWA KEPERAWATAN DAN NON-KEPERAWATAN]
DIFFERENCES IN HEALTHY BEHAVIOR PATTERNS OF NURSING AND NON-NURSING STUDENTS [PERBEDAAN POLA PERILAKU HIDUP SEHAT MAHASISWA KEPERAWATAN DAN NON-KEPERAWATAN]
<p><em>Nursing students as health profession members are educated to adequate knowledge and positive attitude toward healthy lifestyle. Nursing students are expected he...
592 Medwatch: A Public Service Media Outlet Promoting Burn Prevention and Survivor Awareness
592 Medwatch: A Public Service Media Outlet Promoting Burn Prevention and Survivor Awareness
Abstract
Introduction
The American Burn Association estimates 486,000 burn injuries occur each year. Inability to receive specia...
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
Saat membicarakan mengenai tegangan politik antara Red Shirts dengan Yellow Shirts di Thailand, Benedict Anderson (2016) – seorang ahli Kajian Asia Tenggara – menuliskan bahwa seor...

