Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH VARIASI KONSENTRASI EXPLOTAB PADA SEDIAAN TABLET METODE GRANULASI BASAH EKSTRAK ALGA COKLAT Sargassum sp.

View through CrossRef
Alga coklat (Sargassum sp.) merupakan tanaman yang mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, dan terpenoid. Salah satu pemanfaatan alga coklat dalam ilmu farmasi adalah sebagai zat aktif dalam obat. Pada penelitian ini obat dibuat dalam bentuk sediaan tablet yang memiliki komposisi sebagai zat aktif utama obat dan bahan penghancur yaitu explotab (sodium starch glycolat). Penelitian ini bertujuan untuk membuat tablet dari ekstrak alga coklat (Sargassum sp.) dengan cara sokhletasi menggunakkan pelarut etanol 96%. Tablet dibuat menjadi tiga formula dengan varian konsentrasi explotab yang berbeda agar dapat mengetahui konsentrasi terbaik explotab sebagai bahan penghancur. Ketiga varian konsentrasi tersebut adalah 3%, 5%, dan 7%. Keuntungan bahan explotab sebagai bahan penghancur yaitu kekuatan pada aksi kapiler yang akan menarik cairan ke dalam tablet, sehingga dalam formulasi tablet bahan ini akan mengembang dan menjadikan tablet pecah dan hancur kemudian melarut. Metode yang digunakan pada pembuatan tablet adalah granulasi basah. Hasil uji evaluasi granul meliputi sifat alir, sudut istirahat dan kompresibilitas telah memenuhi syarat. Hasil uji evaluasi fisik tablet yang terdiri dari waktu hancur, kerapuhan, kekerasan, keseragaman bobot dan keseragaman ukuran, namun pada uji kekerasan tablet tidak memenuhi syarat. Konsentrasi explotab yang semakin tinggi maka waktu hancur yang dihasilkan semakin cepat dan kekerasan tablet semakin menurun. Kekerasan tablet berhubungan dengan kerapuhan, dimana semakin keras tablet maka kerapuhannya juga akan semakin kecil.
Title: PENGARUH VARIASI KONSENTRASI EXPLOTAB PADA SEDIAAN TABLET METODE GRANULASI BASAH EKSTRAK ALGA COKLAT Sargassum sp.
Description:
Alga coklat (Sargassum sp.
) merupakan tanaman yang mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, dan terpenoid.
Salah satu pemanfaatan alga coklat dalam ilmu farmasi adalah sebagai zat aktif dalam obat.
Pada penelitian ini obat dibuat dalam bentuk sediaan tablet yang memiliki komposisi sebagai zat aktif utama obat dan bahan penghancur yaitu explotab (sodium starch glycolat).
Penelitian ini bertujuan untuk membuat tablet dari ekstrak alga coklat (Sargassum sp.
) dengan cara sokhletasi menggunakkan pelarut etanol 96%.
Tablet dibuat menjadi tiga formula dengan varian konsentrasi explotab yang berbeda agar dapat mengetahui konsentrasi terbaik explotab sebagai bahan penghancur.
Ketiga varian konsentrasi tersebut adalah 3%, 5%, dan 7%.
Keuntungan bahan explotab sebagai bahan penghancur yaitu kekuatan pada aksi kapiler yang akan menarik cairan ke dalam tablet, sehingga dalam formulasi tablet bahan ini akan mengembang dan menjadikan tablet pecah dan hancur kemudian melarut.
Metode yang digunakan pada pembuatan tablet adalah granulasi basah.
Hasil uji evaluasi granul meliputi sifat alir, sudut istirahat dan kompresibilitas telah memenuhi syarat.
Hasil uji evaluasi fisik tablet yang terdiri dari waktu hancur, kerapuhan, kekerasan, keseragaman bobot dan keseragaman ukuran, namun pada uji kekerasan tablet tidak memenuhi syarat.
Konsentrasi explotab yang semakin tinggi maka waktu hancur yang dihasilkan semakin cepat dan kekerasan tablet semakin menurun.
Kekerasan tablet berhubungan dengan kerapuhan, dimana semakin keras tablet maka kerapuhannya juga akan semakin kecil.

Related Results

Potensi Alga Coklat (Sargassum polycystum c. agardh) sebagai Produk Teh untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh
Potensi Alga Coklat (Sargassum polycystum c. agardh) sebagai Produk Teh untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh
Pendahuluan: Florotanin merupakan senyawa metabolit sekunder khas dari alga coklat Sargassum polycystum yang memiliki banyak aktivitas biologis, salah satunya adalah sebagai sumber...
Air-Dried and Wet Fixation on Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Specimen
Air-Dried and Wet Fixation on Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) Specimen
Kualitas pewarnaan Diff-Quick bergantung pada beberapa faktor diantaranya adalah metode fiksasi yaitu fiksasi kering dan fiksasi basah. Kedua metode tersebut memiliki kekurangannya...
REVIEW ARTIKEL: PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI MALTODEXTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN TABLET
REVIEW ARTIKEL: PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI MALTODEXTRIN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK SEDIAAN TABLET
Sediaan Tablet merupakan sediaan paling dikenal sebagai sediaan takaran tunggal yang dikempa cetak sehingga padat dan berbentuk tabung pipih atau sirkuler dengan permukaan rata ata...
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KRIM PELEMBAB DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH ARA (Ficus racemosa L.)
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN KRIM PELEMBAB DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL BUAH ARA (Ficus racemosa L.)
Tumbuhan ara (Ficus racemosa L.) sangat memiliki khasiat sebagai antidiare, antiinflamasi, antioksidan dan lain sebagainya. Antioksidan dalam krim berfungsi sebagai pelembab untuk ...
Ekstraksi dan Uji Stabilitas Limbah Kulit Umbi Bit Merah (Beta Vulgaris L.) sebagai Alternatif Pewarna Alami pada Lipstick
Ekstraksi dan Uji Stabilitas Limbah Kulit Umbi Bit Merah (Beta Vulgaris L.) sebagai Alternatif Pewarna Alami pada Lipstick
Lipstick is a cosmetic that can be used to color the lips so that it adds to the beauty of the makeup on the lips. Red beetroot skin has a natural pigment content that can be used ...

Back to Top