Javascript must be enabled to continue!
Retorika Dakwah Santri Pesantren Modern Alkhairaat Siniu Kabupaten Parigi Moutong Pada Program Safari Ramadhan
View through CrossRef
Abstract. This study aims to describe and analyze the preaching rhetoric of the students (santri) from Pondok Pesantren Modern Al Khairaat Siniu in the Safari Ramadhan program, particularly in Sidoan Village, Parigi Moutong Regency. Da’wah rhetoric serves as an essential instrument in effectively conveying Islamic teachings to the community. Using a qualitative approach, data were collected through interviews and documentation. The findings show that the students employed a combination of ethos, pathos, and logos in their rhetorical approach, although challenges remain, such as limited proficiency in local language, use of unfamiliar religious terms, and lack of contextual rhetorical training. In general, the community responded positively to the students’ courage and sincerity, though they hoped for more contextually relevant sermons that align with the local rural social setting. The study recommends enhancing contextual rhetoric training so that students can deliver messages in a more communicative and adaptive manner.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis retorika dakwah santri Pondok Pesantren Modern Al Khairaat Siniu dalam program Safari Ramadhan di Kabupaten Parigi Moutong khususnya di Desa Sidoan. Retorika dakwah menjadi instrumen penting dalam menyampaikan ajaran Islam secara efektif kepada masyarakat. Dengan Metode kualitatif, dan penedekatan menggunakan teori Retorika Aristoteles yaitu ethos, pathos, dan logos. Data diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri menggunakan kombinasi ethos, pathos, dan logos dalam retorikanya, meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan penguasaan bahasa lokal, penggunaan istilah keagamaan yang tidak familiar, dan kurangnya pembekalan retorika kontekstual. Masyarakat secara umum memberikan respon positif terhadap keberanian dan kesungguhan santri, namun mengharapkan adanya penyesuaian isi ceramah dengan konteks sosial masyarakat pedesaan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan retorika dakwah berbasis konteks lokal agar santri mampu menyampaikan pesan secara lebih komunikatif dan adaptif.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Retorika Dakwah Santri Pesantren Modern Alkhairaat Siniu Kabupaten Parigi Moutong Pada Program Safari Ramadhan
Description:
Abstract.
This study aims to describe and analyze the preaching rhetoric of the students (santri) from Pondok Pesantren Modern Al Khairaat Siniu in the Safari Ramadhan program, particularly in Sidoan Village, Parigi Moutong Regency.
Da’wah rhetoric serves as an essential instrument in effectively conveying Islamic teachings to the community.
Using a qualitative approach, data were collected through interviews and documentation.
The findings show that the students employed a combination of ethos, pathos, and logos in their rhetorical approach, although challenges remain, such as limited proficiency in local language, use of unfamiliar religious terms, and lack of contextual rhetorical training.
In general, the community responded positively to the students’ courage and sincerity, though they hoped for more contextually relevant sermons that align with the local rural social setting.
The study recommends enhancing contextual rhetoric training so that students can deliver messages in a more communicative and adaptive manner.
Abstrak.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis retorika dakwah santri Pondok Pesantren Modern Al Khairaat Siniu dalam program Safari Ramadhan di Kabupaten Parigi Moutong khususnya di Desa Sidoan.
Retorika dakwah menjadi instrumen penting dalam menyampaikan ajaran Islam secara efektif kepada masyarakat.
Dengan Metode kualitatif, dan penedekatan menggunakan teori Retorika Aristoteles yaitu ethos, pathos, dan logos.
Data diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri menggunakan kombinasi ethos, pathos, dan logos dalam retorikanya, meskipun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan penguasaan bahasa lokal, penggunaan istilah keagamaan yang tidak familiar, dan kurangnya pembekalan retorika kontekstual.
Masyarakat secara umum memberikan respon positif terhadap keberanian dan kesungguhan santri, namun mengharapkan adanya penyesuaian isi ceramah dengan konteks sosial masyarakat pedesaan.
Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan retorika dakwah berbasis konteks lokal agar santri mampu menyampaikan pesan secara lebih komunikatif dan adaptif.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Abstrak.Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berda...
Analisis Biaya Pendapatan Dan R/C Agroindustri Keripik Pisang (Studi Kasus Pada Perajin Keripik Pisang Di Desa Parigi Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran)
Analisis Biaya Pendapatan Dan R/C Agroindustri Keripik Pisang (Studi Kasus Pada Perajin Keripik Pisang Di Desa Parigi Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran)
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) besarnya biaya agroindustri keripik pisang di Desa Parigi Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, (2) besarnya pendapatan agro...
Pengelolaan Program Pesantren Ramadhan di SMP Assalaam Bandung
Pengelolaan Program Pesantren Ramadhan di SMP Assalaam Bandung
Abstract. Ramadan is a very holy month, in that month we are ordered to fast and practice worship and do good deeds more. In the month of Ramadan there are many blessings in its da...
Retorika dakwah ustadzah halimah alaydrus melalui media sosial youtube (analisis pada tema "rumah tangga” dalam channel ustadzah Halimah Alaydrus)
Retorika dakwah ustadzah halimah alaydrus melalui media sosial youtube (analisis pada tema "rumah tangga” dalam channel ustadzah Halimah Alaydrus)
Preaching is a noble activity in which a da'i broadcasts the teachings of Islam to mad'u. Therefore, before preaching the da'i should know the strategies to support the success of ...
NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK MORAL SANTRI SMA DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-KHAIRAT SINIU KECAMATAN SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG
NILAI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK MORAL SANTRI SMA DI PONDOK PESANTREN MODERN AL-KHAIRAT SINIU KECAMATAN SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Islamic education has great noble values and is able to determine position and function in society. The values of Islamic education are the most important thing and should be i...
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM PONDOK PESANTREN DARUSSA’ADAH MOJOAGUNG GUNUNG SUGIH LAMPUNG TENGAH
Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam berbeda dengan sistem pendidikan pada umumnya, pesantren memiliki ciri khas yang unik dan menojol diantaranya yaitu adanya hubungan yang ...
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
Abstrak: Antropologi dakwah adalah terminologi yang terdiri dari dua kata, yaitu antropologi dan dakwah. Seperti juga antropologi, dakwah merupakan salah satu disiplin ilmu. Bedany...

