Javascript must be enabled to continue!
Analisis Flavonoid Total Fraksi N-Heksan Ekstrak Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata) Secara Spektrofotometri UV-VIS
View through CrossRef
Infertility is one of the main health problems in Indonesia experienced by women with a percentage of 20-35%. One of the supporting therapies for infertility is the use of medicinal plants. One part of the plant that has many benefits in herbal medicine is pumpkin seeds (Cucurbita moschata). Pumpkin seeds contain flavonoid compounds, namely phytoestrogen isoflavones, which have similar properties to estrogen in the body. The purpose of this study was to analyze the total flavonoid content of pumpkin seeds as an initial stage in their activity as a fertility agent in women. The extraction method used was maceration using 96% ethanol, then the evaporation process was carried out, and the final stage was fractionation using ethyl acetate and n-hexane. Quantitative flavonoid tests were carried out on the n-hexane fraction using the UV-Vis spectrophotometry method. The results of the qualitative test of the n-hexane fraction of pumpkin seed extract were positive for flavonoids. Quantitative tests of the n-hexane fraction of pumpkin seed extract with 3 replications obtained total flavonoid levels, respectively, were 27.77; 27.15; and 27.36 mgQE/g. Pumpkin seeds contain non-polar flavonoids. The n-hexane fraction of pumpkin seed extract contains flavonoids with an average total flavonoid content of 27.43±0.32 mgQE/g.
ABSTRAK
Infertilitas merupakan salah satu permasalahan kesehatan utama di Indonesia yang dialami oleh wanita dengan persentase 20-35%. Salah satu terapi penunjang pada infertilitas dengan pemanfaatan tumbuhan yang berkhasiat obat. Salah satu bagian tumbuhan yang memiliki banyak manfaat dalam pengobatan herbal adalah biji labu kuning (Cucurbita moschata). Biji labu kuning mengandung senyawa golongan flavonoid yaitu isoflavon fitoestrogen yang memiliki kemiripan sifat dengan estrogen di dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kadar total flavonoid biji labu kuning sebagai tahapan awal dalam aktivitasnya sebagai agen fertilitas pada wanita. Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilakukan proses evaporasi, dan tahapan akhir dilakukan fraksinasi dengan menggunakan etil asetat dan n-heksan. Uji kuantitatif flavonoid dilakukan pada fraksi n-heksan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil uji kualitatif fraksi n-heksan ekstrak biji labu kuning adalah positif mengandung flavonoid. Uji kuantitatif fraksi n-heksan ekstrak biji labu kuning dengan 3 kali replikasi didapatkan kadar flavonoid total berturut-turut adalah 27,77; 27,15; dan 27,36 mgQE/g. Biji labu kuning memiliki kandungan flavonoid non polar. Fraksi n-heksan ekstrak biji labu kuning mengandung flavonoid dengan kadar flavonoid total rata-rata 27,43±0,32 mgQE/g.
Universitas Ngudi Waluyo
Title: Analisis Flavonoid Total Fraksi N-Heksan Ekstrak Biji Labu Kuning (Cucurbita moschata) Secara Spektrofotometri UV-VIS
Description:
Infertility is one of the main health problems in Indonesia experienced by women with a percentage of 20-35%.
One of the supporting therapies for infertility is the use of medicinal plants.
One part of the plant that has many benefits in herbal medicine is pumpkin seeds (Cucurbita moschata).
Pumpkin seeds contain flavonoid compounds, namely phytoestrogen isoflavones, which have similar properties to estrogen in the body.
The purpose of this study was to analyze the total flavonoid content of pumpkin seeds as an initial stage in their activity as a fertility agent in women.
The extraction method used was maceration using 96% ethanol, then the evaporation process was carried out, and the final stage was fractionation using ethyl acetate and n-hexane.
Quantitative flavonoid tests were carried out on the n-hexane fraction using the UV-Vis spectrophotometry method.
The results of the qualitative test of the n-hexane fraction of pumpkin seed extract were positive for flavonoids.
Quantitative tests of the n-hexane fraction of pumpkin seed extract with 3 replications obtained total flavonoid levels, respectively, were 27.
77; 27.
15; and 27.
36 mgQE/g.
Pumpkin seeds contain non-polar flavonoids.
The n-hexane fraction of pumpkin seed extract contains flavonoids with an average total flavonoid content of 27.
43±0.
32 mgQE/g.
ABSTRAK
Infertilitas merupakan salah satu permasalahan kesehatan utama di Indonesia yang dialami oleh wanita dengan persentase 20-35%.
Salah satu terapi penunjang pada infertilitas dengan pemanfaatan tumbuhan yang berkhasiat obat.
Salah satu bagian tumbuhan yang memiliki banyak manfaat dalam pengobatan herbal adalah biji labu kuning (Cucurbita moschata).
Biji labu kuning mengandung senyawa golongan flavonoid yaitu isoflavon fitoestrogen yang memiliki kemiripan sifat dengan estrogen di dalam tubuh.
Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kadar total flavonoid biji labu kuning sebagai tahapan awal dalam aktivitasnya sebagai agen fertilitas pada wanita.
Metode ekstraksi yang digunakan adalah maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilakukan proses evaporasi, dan tahapan akhir dilakukan fraksinasi dengan menggunakan etil asetat dan n-heksan.
Uji kuantitatif flavonoid dilakukan pada fraksi n-heksan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.
Hasil uji kualitatif fraksi n-heksan ekstrak biji labu kuning adalah positif mengandung flavonoid.
Uji kuantitatif fraksi n-heksan ekstrak biji labu kuning dengan 3 kali replikasi didapatkan kadar flavonoid total berturut-turut adalah 27,77; 27,15; dan 27,36 mgQE/g.
Biji labu kuning memiliki kandungan flavonoid non polar.
Fraksi n-heksan ekstrak biji labu kuning mengandung flavonoid dengan kadar flavonoid total rata-rata 27,43±0,32 mgQE/g.
Related Results
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
Potensi Antimikroba Fraksi Aktif Ekstrak n-Heksan Daun Rami (B.virgata F.) Guill terhadap Beberapa Mikroba Uji
This study aims to determine the potential antimicrobial activity of extracts soluble, insoluble n-hexane and fractions of n-hexane extract of leaves of B. virgata, some microbial ...
Penambahan Labu Kuning Cucurbita moschata Terhadap Brownies Panggang
Penambahan Labu Kuning Cucurbita moschata Terhadap Brownies Panggang
Baked brownies are baked goods that are square, flat. Yellow pumpkin has the advantage of being used as a processed cake as an effort for business opportunities, one of which is ye...
STUDI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, DAN AIR DAUN SENGGUGU (Clerodendrum serratum)
STUDI EFEKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI N-HEKSAN, ETIL ASETAT, DAN AIR DAUN SENGGUGU (Clerodendrum serratum)
Peningkatan polusi lingkungan menyebabkan peningkatan produksi radikal bebas dalam tubuh manusia. Senyawa antioksidan alami dapat dihasilkan sendiri oleh tubuh, namun tidak cukup u...
Aktivitas Antimikroba Ekstrak dan Fraksi Ekstrak Daun Rami (Boehmeria virgata (Forst.) Guill Terhadap Beberapa Mikroba Organisme
Aktivitas Antimikroba Ekstrak dan Fraksi Ekstrak Daun Rami (Boehmeria virgata (Forst.) Guill Terhadap Beberapa Mikroba Organisme
ABSTRACT
This study aims to the antimicrobial activity test of leaf extract of B. virgata, and the Minimum Inhibitory Concentration values determine to​​ against some micr...
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry
Labu kuning segar memiliki daya simpan relatif pendek sehingga perlu dilakukan pengolahan agar lebih tahan lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh substitusi tepun...
substitusi tepung labu kuning(cucurbita moschata flour) pada pembuatan pie susu
substitusi tepung labu kuning(cucurbita moschata flour) pada pembuatan pie susu
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan tingkat kesukaan masyarakat pada pie susu tepung labu kuning dilihat dari segi rasa, tekstur, warna, aroma, bentuk, dan kema...
Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Masker Gel Antijerawat Dari Ekstrak Etanol Biji Buah Labu Kuning (Cucurbita moschata duchesne) Terhadap Propionibacterium acnesparation From Ethanol Extract of Yellow Pumpkin Fruit Seeds (Cucurbita moschata duchesne) Agai
Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Masker Gel Antijerawat Dari Ekstrak Etanol Biji Buah Labu Kuning (Cucurbita moschata duchesne) Terhadap Propionibacterium acnesparation From Ethanol Extract of Yellow Pumpkin Fruit Seeds (Cucurbita moschata duchesne) Agai
Acne vulgaris timbul merupakan penyakit kulit karena infeksi dan inflamasi pada unit pilosebaseus, salah satunya dipicu oleh bakteri Propionibacterium acnes. Biji labu kuning (Cucu...
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
Latar belakang :Pelarut merupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap parameter spesifik maupun non spesifik dalam ekstrak. Sesuai prinsip like disolve like, akan diperoleh h...

