Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kesiapan SDM dalam Implementasi ITIL 4 pada Perguruan Tinggi

View through CrossRef
Abstract The implementation of ITIL 4 in higher education aims to improve the quality of information technology (IT) service management. However, the readiness of human resources (HR) is a crucial factor in the successful implementation of this framework. This study analyzes the level of HR readiness in implementing ITIL 4, including aspects of conceptual understanding, technical competence, and organizational support for HR capacity development. The method used is a quantitative and qualitative approach through surveys and interviews with education personnel and IT teams at one of the universities in Indonesia. The results of the study indicate that the level of HR readiness still varies, with the main obstacles being limited ITIL 4 training and a lack of awareness of the importance of systematic IT service governance. In addition, this study identified that leadership factors and institutional policies play a role in HR readiness. Universities that have a competency-based HR management strategy and strong management support tend to be more ready to adopt ITIL 4. Therefore, the recommendation from this study is the need for ongoing training programs, HR competency improvement policies, and IT governance culture strengthening strategies based on ITIL 4 to improve the effectiveness of implementation in universities.   Keywords: ITIL 4, kesiapan SDM, tata kelola TI, perguruan tinggi, manajemen layanan TI   Abstrak Penerapan ITIL 4 dalam perguruan tinggi bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen layanan teknologi informasi (TI). Namun, kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor krusial dalam keberhasilan implementasi framework ini. Penelitian ini menganalisis tingkat kesiapan SDM dalam menerapkan ITIL 4, mencakup aspek pemahaman konsep, kompetensi teknis, serta dukungan organisasi terhadap pengembangan kapasitas SDM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui survei dan wawancara terhadap tenaga kependidikan dan tim TI di salah satu perguruan tinggi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan SDM masih bervariasi, dengan kendala utama berupa keterbatasan pelatihan ITIL 4 serta kurangnya kesadaran akan pentingnya tata kelola layanan TI yang sistematis. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi bahwa faktor kepemimpinan dan kebijakan institusi turut berperan dalam kesiapan SDM. Perguruan tinggi yang memiliki strategi pengelolaan SDM berbasis kompetensi dan dukungan manajemen yang kuat cenderung lebih siap dalam mengadopsi ITIL 4. Oleh karena itu, rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya program pelatihan berkelanjutan, kebijakan peningkatan kompetensi SDM, serta strategi penguatan budaya tata kelola TI berbasis ITIL 4 untuk meningkatkan efektivitas implementasi di perguruan tinggi   Keyword : ITIL 4, kesiapan SDM, tata kelola TI, perguruan tinggi, manajemen layanan TI
Title: Analisis Kesiapan SDM dalam Implementasi ITIL 4 pada Perguruan Tinggi
Description:
Abstract The implementation of ITIL 4 in higher education aims to improve the quality of information technology (IT) service management.
However, the readiness of human resources (HR) is a crucial factor in the successful implementation of this framework.
This study analyzes the level of HR readiness in implementing ITIL 4, including aspects of conceptual understanding, technical competence, and organizational support for HR capacity development.
The method used is a quantitative and qualitative approach through surveys and interviews with education personnel and IT teams at one of the universities in Indonesia.
The results of the study indicate that the level of HR readiness still varies, with the main obstacles being limited ITIL 4 training and a lack of awareness of the importance of systematic IT service governance.
In addition, this study identified that leadership factors and institutional policies play a role in HR readiness.
Universities that have a competency-based HR management strategy and strong management support tend to be more ready to adopt ITIL 4.
Therefore, the recommendation from this study is the need for ongoing training programs, HR competency improvement policies, and IT governance culture strengthening strategies based on ITIL 4 to improve the effectiveness of implementation in universities.
  Keywords: ITIL 4, kesiapan SDM, tata kelola TI, perguruan tinggi, manajemen layanan TI   Abstrak Penerapan ITIL 4 dalam perguruan tinggi bertujuan untuk meningkatkan kualitas manajemen layanan teknologi informasi (TI).
Namun, kesiapan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor krusial dalam keberhasilan implementasi framework ini.
Penelitian ini menganalisis tingkat kesiapan SDM dalam menerapkan ITIL 4, mencakup aspek pemahaman konsep, kompetensi teknis, serta dukungan organisasi terhadap pengembangan kapasitas SDM.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui survei dan wawancara terhadap tenaga kependidikan dan tim TI di salah satu perguruan tinggi di Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan SDM masih bervariasi, dengan kendala utama berupa keterbatasan pelatihan ITIL 4 serta kurangnya kesadaran akan pentingnya tata kelola layanan TI yang sistematis.
Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi bahwa faktor kepemimpinan dan kebijakan institusi turut berperan dalam kesiapan SDM.
Perguruan tinggi yang memiliki strategi pengelolaan SDM berbasis kompetensi dan dukungan manajemen yang kuat cenderung lebih siap dalam mengadopsi ITIL 4.
Oleh karena itu, rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya program pelatihan berkelanjutan, kebijakan peningkatan kompetensi SDM, serta strategi penguatan budaya tata kelola TI berbasis ITIL 4 untuk meningkatkan efektivitas implementasi di perguruan tinggi   Keyword : ITIL 4, kesiapan SDM, tata kelola TI, perguruan tinggi, manajemen layanan TI.

Related Results

Pemanfaatan Metode ITIL V3 Domain Service Design Dalam Menganalisis Manajemen Layanan E-Learning Universitas Semarang
Pemanfaatan Metode ITIL V3 Domain Service Design Dalam Menganalisis Manajemen Layanan E-Learning Universitas Semarang
Abstrak Metode untuk menganalisis manajemen layanan dari E-Learning salah satunya dengan menerapkan framework information technology infrastructure library (ITIL). ITIL V3 bertujua...
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Klasterisasi Perguruan Tinggi Swasta Berdasarkan Minat Siswa Menggunakan Metode K-Medoids
Perguruan tinggi merupakan lembaga tertinggi dari sistem pendidikan nasional. Perguruan tinggi juga memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan manusia untuk dilatih dan b...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Kesiapan Sumber Daya Manusia di Sektor Transportasi Dalam Menyambut Era Society 5.0 di Indonesia
Analisis Kesiapan Sumber Daya Manusia di Sektor Transportasi Dalam Menyambut Era Society 5.0 di Indonesia
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor utama yang menjadi penggerak sektor transportasi, serta menjadi pusat dari era Society 5.0. Semakin siapnya SDM juga menjadi salah satu s...
Technology adoption model and a road map to successful implementation of ITIL
Technology adoption model and a road map to successful implementation of ITIL
Purpose – The purpose of this paper is to propose the use of technology adoption model UTAUT as an adoption model of IT governance frameworks, specifically Informat...
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
Saat membicarakan mengenai tegangan politik antara Red Shirts dengan Yellow Shirts di Thailand, Benedict Anderson (2016) – seorang ahli Kajian Asia Tenggara – menuliskan bahwa seor...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Desain dan Implementasi Sistem Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Standar 3 Berbasis KPI
Akreditasi merupakan sebuah bentuk penilaian mutu dan kelayakan terhadap institusi perguruan tinggi yang dilakukan oleh organisasi diluar perguruan tinggi. Akreditasi merupakan sal...

Back to Top