Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERENCANAAN JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN UMUM PERDESAAN WAY KANAN MELALUI RUTE BARADATU - WAY TUBA

View through CrossRef
Untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas dan mobilitas penduduk di kabupaten Way Kanan, diperlukan angkutan umum yang mencukupi. Membantu mobilisasi penduduk dengan pelayanan angkutan umum yang efektif dan efisien bila terdapat sisi permintaan dan penawaran serta manajemen operasional yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengadaan angkutan umum di wilayah kabupaten Way Kanan dalam trayek tetap. Penelitian merencanakan trayek baru untuk kawasan kecamatan Baradatu menuju kecamatan Way Tuba. Sebelum survei dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan persiapan diantaranya dalam pengumpulan data-data sekunder dan primer yang berhubungan dengan penlitian yang akan dilakukan. Dari hasil analisis perhitungan terhadap kebutuhan jumlah terlayani angkutan umum di kecamatan Way Tuba yaitu -370 belum memenuhi kriteria. Jadi kebutuhan jumlah terlayani angkutan umum masih belum dibutuhkan di Kecamatan Way Tuba. Dari hasil analisis diperoleh perhitungan terhadap kebutuhan jumlah terlayani angkutan umum di Kecamatan Baradatu yaitu 8.787. Jadi kebutuhan terlayani angkutan umum yang dibutuhkan di Kecamatan Baradatu. Dari hasil analisis di atas trayek angkutan umum, penumpang harus memenuhi syarat untuk memenuhi kebutuhuhan mobilitas penduduk kecamatan Baradatu. Untuk instansi terkait pemerintah sebaiknya memberikan subsidi terhadap moda transportasi seperti Damri atau sejenisnya agar trayek angkutan umum penumpang dapat terlaksanakan. Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai perencanaan trayek angkutan umum di Kabupaten Way Kanan beberapa tahun kedepan agar mendapatkan hasil yang lebih akurat dan sesuai.
Title: PERENCANAAN JARINGAN TRAYEK ANGKUTAN UMUM PERDESAAN WAY KANAN MELALUI RUTE BARADATU - WAY TUBA
Description:
Untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas dan mobilitas penduduk di kabupaten Way Kanan, diperlukan angkutan umum yang mencukupi.
Membantu mobilisasi penduduk dengan pelayanan angkutan umum yang efektif dan efisien bila terdapat sisi permintaan dan penawaran serta manajemen operasional yang baik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan pengadaan angkutan umum di wilayah kabupaten Way Kanan dalam trayek tetap.
Penelitian merencanakan trayek baru untuk kawasan kecamatan Baradatu menuju kecamatan Way Tuba.
Sebelum survei dilaksanakan, terlebih dahulu dilakukan persiapan diantaranya dalam pengumpulan data-data sekunder dan primer yang berhubungan dengan penlitian yang akan dilakukan.
Dari hasil analisis perhitungan terhadap kebutuhan jumlah terlayani angkutan umum di kecamatan Way Tuba yaitu -370 belum memenuhi kriteria.
Jadi kebutuhan jumlah terlayani angkutan umum masih belum dibutuhkan di Kecamatan Way Tuba.
Dari hasil analisis diperoleh perhitungan terhadap kebutuhan jumlah terlayani angkutan umum di Kecamatan Baradatu yaitu 8.
787.
Jadi kebutuhan terlayani angkutan umum yang dibutuhkan di Kecamatan Baradatu.
Dari hasil analisis di atas trayek angkutan umum, penumpang harus memenuhi syarat untuk memenuhi kebutuhuhan mobilitas penduduk kecamatan Baradatu.
Untuk instansi terkait pemerintah sebaiknya memberikan subsidi terhadap moda transportasi seperti Damri atau sejenisnya agar trayek angkutan umum penumpang dapat terlaksanakan.
Perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai perencanaan trayek angkutan umum di Kabupaten Way Kanan beberapa tahun kedepan agar mendapatkan hasil yang lebih akurat dan sesuai.

Related Results

PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
PENGARUH ANGKUTAN UMUM ONLINE TERHADAP ANGKUTAN UMUM KONVENSIONAL (STUDI KASUS ANGKUTAN ADL DAN MAXIM DI KOTA MALANG)
Munculnya transportasi berbasis online menimbulkan aksi demonstrasi besar diwilayah jawa timur salah satunya dikota Malang,aksi dilakukan oleh para pengemudi angkutan konvensional ...
ANALISIS TARIF ANGKUTAN UMUM BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) (TRAYEK CIANJUR-CIPANAS)
ANALISIS TARIF ANGKUTAN UMUM BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) (TRAYEK CIANJUR-CIPANAS)
Perkembangan transportasi di Indonesia saat ini sangat pesat. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi dan taraf hidup masyarakat yang semakin meningkat, peningkatan ini dipicu k...
IDENTIFICATION AND CHARACTERISTICS OF URBAN TRANSPORT NEEDS KRAKSAAN IN PROBOLINGGO DISTRICT
IDENTIFICATION AND CHARACTERISTICS OF URBAN TRANSPORT NEEDS KRAKSAAN IN PROBOLINGGO DISTRICT
Angkutan umum perkotaan merupakan bagian dari sistem transportasi perkotaan yang memegang peranan sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat. Peranan tersebut menjadikan a...
ANALISIS KEBUTUHAN ANGKUTAN UMUM DI KECAMATAN BLAMBANGAN UMPU KABUPATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG
ANALISIS KEBUTUHAN ANGKUTAN UMUM DI KECAMATAN BLAMBANGAN UMPU KABUPATEN WAY KANAN PROVINSI LAMPUNG
Daerah Way Kanan salah Satu kabupaten yang ada di provinsi Lampung Diketahui bahwa pentingnya sarana transportasi dalam perkembangan dunia bersifat multidimensi dan kompleks, sebag...
ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN UJI BERKALA OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATAM TERHADAP ANGKUTAN KOTA
ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN UJI BERKALA OLEH DINAS PERHUBUNGAN KOTA BATAM TERHADAP ANGKUTAN KOTA
Dalam rangka penertiban angkutan umum, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 5 ayat 2 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menjelaskan bahwa “Pembina...
SISTEM PELAYANAN PADA ANGKUTAN KOTA RUTE TETAP DAN RUTE BEBAS DI KOTA PALANGKARAYA
SISTEM PELAYANAN PADA ANGKUTAN KOTA RUTE TETAP DAN RUTE BEBAS DI KOTA PALANGKARAYA
Pemerintah Kota Palangkaraya telah berupaya meningkatkan pelayanan angkutan kota di Kota Palangkaraya melalui berbagai bentuk kebijakan, akan tetapi belum memperlihatkan hasil yang...
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM
STUDI PREFERENSI TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERDASARKAN KUALITAS PELAYANAN ANGKUTAN UMUM
Salah satu faktor penyebab kemacetan yakni pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding denganpertambahan volume jalan. Pada masa sekarang ini umumnya masyarakat lebih memilih...
STUDI PREFERENCE TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERBASIS BIAYA PERJALANAN DAN WAKTU PERJALANAN
STUDI PREFERENCE TRANSFORMASI MODA ANGKUTAN PRIBADI BERBASIS BIAYA PERJALANAN DAN WAKTU PERJALANAN
Salah satu faktor penyebab kemacetan yakni pertambahan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan pertambahan volume jalan. Pada masa sekarang ini umumnya masyarakat lebih memili...

Back to Top