Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH MASA SIMPAN TERHADAP KUALITAS TEH BAJAKAH (Uncaria acida Roxb)
View through CrossRef
Bajakah (Uncaria acida Roxb) has been widely circulated in the market both in whole and processed form such as Bajakah tea. Many studies have also been carried out on bajakah, but until now there has been no specific research on the effect of shelf life on the quality of tea, especially water content, total plate number, and organoleptic tests. The purpose of this study was to determine the effect of shelf life on the quality of Bajakah tea as determined by water content, total plate number, and organoleptic tests (color, smell, taste) based on SNI 3753 : 2014. This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 repetitions with the factor used was the shelf life which was carried out for 3 months. The results of the study during 4 months of storage had no significant effect on the water content, color and odor of the panelists on the tea produced, and had a significant effect on the total plate number and taste. When compared with SNI 3753:2014, the best results were obtained with a maximum shelf life of 2 months which complied with SNI 3753:2014 standards, especially in the parameters of total plate number and tasteBanyak bajakah (Uncaria acida Roxb) yang saat ini beredar di pasaran, baik dalam bentuk mentah maupun olahan, termasuk teh bajakah. Penelitian tentang bajakah juga telah banyak dikembangkan, namun sampai kini masih belum terdapat penelitian khusus mengenai pengaruh masa simpan terhadap kualitas teh bajakah, khususnya kadar air, angka lempeng total (ALT), serta uji organoleptik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masa simpan terhadap kualitas teh bajakah yang ditentukan oleh kadar air, angka lempeng total (ALT), dan uji organoleptik (warna, bau, rasa) berdasarkan sni 3753: 2014. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan dengan faktor yang digunakan ialah masa simpan yang dilakukan selama 3 bulan. Hasil Penelitian selama 4 bulan penyimpanan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, warna, dan bau panelis terhadap teh yang dihasilkan, dan berpengaruh nyata terhadap angka lempeng total dan rasa. Jika dibandingkan dengan SNI 3753:2014, hasil terbaik didapatkan pada perlakuan masa simpan maksimal 2 bulan yang memenuhi standar SNI 3753:2014, khususnya pada parameter angka lempeng total dan rasa.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: PENGARUH MASA SIMPAN TERHADAP KUALITAS TEH BAJAKAH (Uncaria acida Roxb)
Description:
Bajakah (Uncaria acida Roxb) has been widely circulated in the market both in whole and processed form such as Bajakah tea.
Many studies have also been carried out on bajakah, but until now there has been no specific research on the effect of shelf life on the quality of tea, especially water content, total plate number, and organoleptic tests.
The purpose of this study was to determine the effect of shelf life on the quality of Bajakah tea as determined by water content, total plate number, and organoleptic tests (color, smell, taste) based on SNI 3753 : 2014.
This study used a completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 3 repetitions with the factor used was the shelf life which was carried out for 3 months.
The results of the study during 4 months of storage had no significant effect on the water content, color and odor of the panelists on the tea produced, and had a significant effect on the total plate number and taste.
When compared with SNI 3753:2014, the best results were obtained with a maximum shelf life of 2 months which complied with SNI 3753:2014 standards, especially in the parameters of total plate number and tasteBanyak bajakah (Uncaria acida Roxb) yang saat ini beredar di pasaran, baik dalam bentuk mentah maupun olahan, termasuk teh bajakah.
Penelitian tentang bajakah juga telah banyak dikembangkan, namun sampai kini masih belum terdapat penelitian khusus mengenai pengaruh masa simpan terhadap kualitas teh bajakah, khususnya kadar air, angka lempeng total (ALT), serta uji organoleptik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh masa simpan terhadap kualitas teh bajakah yang ditentukan oleh kadar air, angka lempeng total (ALT), dan uji organoleptik (warna, bau, rasa) berdasarkan sni 3753: 2014.
Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 ulangan dengan faktor yang digunakan ialah masa simpan yang dilakukan selama 3 bulan.
Hasil Penelitian selama 4 bulan penyimpanan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, warna, dan bau panelis terhadap teh yang dihasilkan, dan berpengaruh nyata terhadap angka lempeng total dan rasa.
Jika dibandingkan dengan SNI 3753:2014, hasil terbaik didapatkan pada perlakuan masa simpan maksimal 2 bulan yang memenuhi standar SNI 3753:2014, khususnya pada parameter angka lempeng total dan rasa.
Related Results
Uji Sitotoksik Fraksi dan Ekstrak Batang Kayu Bajakah (Uncaria sp.) Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
Uji Sitotoksik Fraksi dan Ekstrak Batang Kayu Bajakah (Uncaria sp.) Menggunakan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT)
Abstract. The Bajakah Tampala plant is known by another name Uncaria sp. empirically by the people of the interior of the island of Borneo, the Bajakah tampala plant (Uncaria sp.) ...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
KOMPARASI SIFAT ANTIOKSIDATIF SEDUHAN TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH PRODUKSI PT PERKEBUNAN NUSANTARA IX
Teh merupakan minuman yang paling populer di masyarakat. Terdapat empat jenis teh : teh hijau, teh hitam, teh oolong, teh putih. Keempatnya dibedakan berdasarkan proses pengolahan....
Isolasi Dan Identifikasi Kafein Dari Daun Teh Hijau, Teh Hitam Dan Teh Olong Menggunakan Spektrofotometri UV Vis
Isolasi Dan Identifikasi Kafein Dari Daun Teh Hijau, Teh Hitam Dan Teh Olong Menggunakan Spektrofotometri UV Vis
ABSTRAK
Pendahuluan: Teh merupakan salah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia yang dibuat dari tanaman teh (Camellia sinensis L.) yang diambil bagian daun dan ...
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Pengendalian Kualitas pada Proses Pengolahan Teh Hijau Menggunakan Metode Lean Six Sigma
Teh hijau diproduksi dengan cara inaktivasi enzim polifenol oksidase pada daun teh pada suhu 90-110°C. Kualitas teh hijau dipengaruhi oleh kualitas pucuk yang digunakan untuk pengo...
EFEK SITOTOKSIK BEBERAPA AKAR BAJAKAH KALIMANTAN TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D
EFEK SITOTOKSIK BEBERAPA AKAR BAJAKAH KALIMANTAN TERHADAP SEL KANKER PAYUDARA T47D
Indonesia memiliki sekitar 200 jenis bajakah; 4 di antaranya yaitu bajakah tampala (Spatholobus littoralis Hassk.), kalalawit (Uncaria gambir (Hunter) Roxb.), bajakah jari lima (Sc...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
EVALUASI KESESUAIAN MUTU PRODUK TEH DENGAN PERSYARATAN STANDAR NASIONAL INDONESIA
EVALUASI KESESUAIAN MUTU PRODUK TEH DENGAN PERSYARATAN STANDAR NASIONAL INDONESIA
Indonesia merupakan produsen teh terbesar ke tujuh dunia dengan total produk mencapai 125 ribu ton pada 2016 yang berkontribusi sebesar 3% dari total produksi teh dunia. Kualitas p...

