Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perancangan dan Pengendalian Sumber Energi Pada Kendaraan Mobil Listrik

View through CrossRef
Abstrak: Permintaan akan energi ramah lingkungan semakin meningkat seiring dengan keterbatasan bahan bakar fosil dan masalah polusi. Salah satu solusi yang dapat dikembangkan adalah mobil listrik berbasis panel surya yang mampu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan sistem sumber energi pada kendaraan mobil listrik dengan mengintegrasikan panel surya, baterai, dan motor BLDC, serta mengembangkan mekanisme pengendalian energi agar sistem dapat bekerja secara efisien dan memperpanjang umur baterai. Penelitian dilakukan dengan merangkai sistem panel surya sebagai sumber energi utama yang disalurkan melalui Solar Charge Controller (SCC) ke baterai penyimpanan, lalu digunakan untuk menggerakkan motor BLDC. Sistem ini dilengkapi dengan sensor PZEM-017, mikrokontroler ESP8266, dan aplikasi Blynk sehingga kondisi konsumsi energi serta performa motor dapat dipantau secara real-time. Pengujian dilakukan untuk mengetahui kinerja panel surya, proses pengisian baterai, serta penggunaan energi oleh motor BLDC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya, baterai, dan motor telah dirangkai serta ditempatkan pada kendaraan mobil listrik sehingga sistem dapat bekerja sesuai rancangan. Integrasi ketiga komponen utama ini memperlihatkan bahwa konsep mobil listrik berbasis energi surya dapat direalisasikan meskipun performanya dipengaruhi oleh intensitas iradiasi, orientasi panel, dan faktor lingkungan lainnya. Proses pengisian baterai menggunakan panel surya membutuhkan waktu sekitar 5–6 jam bergantung pada kondisi iradiasi harian, dan setelah terisi motor BLDC dapat beroperasi selama ±4–8 jam sesuai variasi beban. Sistem pengendalian energi melalui Solar Charge Controller (SCC) berfungsi otomatis menurunkan arus ketika baterai penuh, sehingga tidak hanya mencegah overcharging tetapi juga mampu mengoptimalkan umur baterai. Selain itu, sistem monitoring berbasis PZEM-017, ESP8266, dan aplikasi Blynk mampu menampilkan kondisi pengisian serta penggunaan energi secara real-time, sehingga sistem ini dinilai efisien, aman, dan mendukung keandalan pemantauan energi pada kendaraan mobil listrik.   Kata kunci : Mobil listrik , Panel surya, Manajemen energi (SCC & BMS), Motor BLDC, Monitoring real-time (ESP8266 & Blynk)
Title: Perancangan dan Pengendalian Sumber Energi Pada Kendaraan Mobil Listrik
Description:
Abstrak: Permintaan akan energi ramah lingkungan semakin meningkat seiring dengan keterbatasan bahan bakar fosil dan masalah polusi.
Salah satu solusi yang dapat dikembangkan adalah mobil listrik berbasis panel surya yang mampu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekaligus meningkatkan efisiensi energi.
Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan merealisasikan sistem sumber energi pada kendaraan mobil listrik dengan mengintegrasikan panel surya, baterai, dan motor BLDC, serta mengembangkan mekanisme pengendalian energi agar sistem dapat bekerja secara efisien dan memperpanjang umur baterai.
Penelitian dilakukan dengan merangkai sistem panel surya sebagai sumber energi utama yang disalurkan melalui Solar Charge Controller (SCC) ke baterai penyimpanan, lalu digunakan untuk menggerakkan motor BLDC.
Sistem ini dilengkapi dengan sensor PZEM-017, mikrokontroler ESP8266, dan aplikasi Blynk sehingga kondisi konsumsi energi serta performa motor dapat dipantau secara real-time.
Pengujian dilakukan untuk mengetahui kinerja panel surya, proses pengisian baterai, serta penggunaan energi oleh motor BLDC.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa panel surya, baterai, dan motor telah dirangkai serta ditempatkan pada kendaraan mobil listrik sehingga sistem dapat bekerja sesuai rancangan.
Integrasi ketiga komponen utama ini memperlihatkan bahwa konsep mobil listrik berbasis energi surya dapat direalisasikan meskipun performanya dipengaruhi oleh intensitas iradiasi, orientasi panel, dan faktor lingkungan lainnya.
Proses pengisian baterai menggunakan panel surya membutuhkan waktu sekitar 5–6 jam bergantung pada kondisi iradiasi harian, dan setelah terisi motor BLDC dapat beroperasi selama ±4–8 jam sesuai variasi beban.
Sistem pengendalian energi melalui Solar Charge Controller (SCC) berfungsi otomatis menurunkan arus ketika baterai penuh, sehingga tidak hanya mencegah overcharging tetapi juga mampu mengoptimalkan umur baterai.
Selain itu, sistem monitoring berbasis PZEM-017, ESP8266, dan aplikasi Blynk mampu menampilkan kondisi pengisian serta penggunaan energi secara real-time, sehingga sistem ini dinilai efisien, aman, dan mendukung keandalan pemantauan energi pada kendaraan mobil listrik.
  Kata kunci : Mobil listrik , Panel surya, Manajemen energi (SCC & BMS), Motor BLDC, Monitoring real-time (ESP8266 & Blynk).

Related Results

NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
KONSEP DESAIN KENDARAAN LISTRIK RODA TIGA RAMAH LINGKUNGAN
KONSEP DESAIN KENDARAAN LISTRIK RODA TIGA RAMAH LINGKUNGAN
Dalam penelitian  ini dirancang sebuah kendaraan listrik roda tiga dengan menggunakan metode VDI (Verein Duetscher Ingeniure). Perancangan kendaraan listrik ini terfokus pada desa...
RANCANGAN KAPASITAS BATERAI DAN SISTEM CHARGER PADA MOBIL KAMPUS
RANCANGAN KAPASITAS BATERAI DAN SISTEM CHARGER PADA MOBIL KAMPUS
Dengan semakin majunya teknologi saat ini memaksa kita harus cerdas dalam mengatasi permasalahan energi. Di tambah lagi sekarang pemerintah menaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak),...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Rekayasa Pengembangan Knowledge Base dalam Mengkonversi Mobil Konvensional menjadi Mobil Listrik
Rekayasa Pengembangan Knowledge Base dalam Mengkonversi Mobil Konvensional menjadi Mobil Listrik
Peralihan dari mobil konvensional berbahan bakar fosil ke mobil listrik merupakan salah satu langkah penting dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan mencapai target keberlanjutan...
MANAJEMEN PEMAKAIAN PULSA LISTRIK PELANGGAN METER PRABAYAR
MANAJEMEN PEMAKAIAN PULSA LISTRIK PELANGGAN METER PRABAYAR
Salah satu kekurangan sistem kWh meter digital prabayar adalah tidak dapat melakukan pemantauan pemakaian energi listrik secara real time, sehingga token listrik habis sebelum wakt...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Model Hybrid Pembangkit Listrik Di Pedesaan
Model Hybrid Pembangkit Listrik Di Pedesaan
Energi listrik merupakan salah satu jenis energi yang paling banyak digunakan dalam aktivitas manusia sehari-hari. pemenuhan kebutuhan energi listrik dapat meningkatkan kesejahtera...

Back to Top