Javascript must be enabled to continue!
Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kepemilikan Jamban di Kelurahan Bunta II Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai Tahun 2021
View through CrossRef
Jamban keluarga merupakan sarana sanitasi dasar untuk menjaga kesehatan lingkungan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Masalah penyakit lingkungan pemukiman khususnya pada pembuangan tinja merupakan salah satu dari berbagai masalah kesehatan yang perlu mendapatkan prioritas. Pembuangan tinja perlu mendapat perhatian khusus karena merupakan salah satu bahan buangan yang banyak mendatangkan masalah dalam bidang kesehatan dan sebagai media bibit penyakit, seperti diare, typhus, muntaber, disentri, cacingan dan gatal-gatal. Selain itu dapat menimbulkan pencemaran lingkungan pada sumber air dan bau busuk serta estetik. Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kepemilikan jamban di Kelurahan Bunta II Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasinal Analitik dengan pendekatan Cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Bunta II Kecamatan Bunta. Populasi penelitian adalah semua rumah yang ada di Kelurahan Bunta II Kecamatan Bunta. Pengolahan dan analisis data hasil observasi kemudian diolah secara manual dan dikelompokan berdasarkan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh antara pendapatan dengan kepemilikan jamban dengan nilai p=0,235 (>0,05), tidak ada pengaruh antara ketersediaan air bersih dengan kepemilikan jamban dengan nilai p=0,223 (>0,05), tidak ada pengaruh antara peran petugas kesehatan dengan kepemilikan jamban dengan nilai p=0,723 (>0,05) dan ada pengaruh antara peran pemerintah kelurahan dengan kepemilikan jamban dengan nilai p=0,029 (<0,05). Diharapkan dapat bergotong-royong dalam membantu masyarakat dengan memberikan bantuan dana dalam pembuatan Jamban dan masyarakat dapat mengusulkan program bantuan jamban kepada pemerintah kelurahan dalam upaya untuk membantu pembuatan jamban.
Family latrines are basic sanitation facilities to maintain environmental health in order to improve community health. The problem of disease in the residential environment, especially in the disposal of feces, is one of the various health problems that needs to be prioritized. Disposal of feces needs special attention because it is one of the waste materials that causes many problems in the health sector and acts as a breeding ground for diseases, such as diarrhea, typhus, vomiting, dysentery, worms and itching. Apart from that, it can cause environmental pollution in water sources and cause bad odors and aesthetics. The aim of the research is to get an idea of the factors that influence the low level of latrine ownership in Bunta II Village, Bunta District, Banggai Regency. The type of research used is analytical observational with a cross-sectional approach. The research was carried out in Bunta II Village, Bunta District. The research population was all houses in Bunta II Village, Bunta District. Processing and analysis of observation data is then processed manually and grouped based on research variables. The research results show that there is no influence between income and latrine ownership with a value of p=0.235 (>0.05), there is no influence between the availability of clean water and latrine ownership with a value of p=0.223 (>0.05), there is no influence between the role of health workers with latrine ownership with a value of p=0.723 (>0.05) and there is an influence between the role of sub-district government and latrine ownership with a value of p=0.029 (<0.05). It is hoped that we can work together to help the community by providing financial assistance in building latrines and the community can propose a latrine assistance program to the sub-district government in an effort to help build latrines.
Universitas Tompotika Luwuk
Title: Faktor-Faktor yang mempengaruhi Kepemilikan Jamban di Kelurahan Bunta II Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai Tahun 2021
Description:
Jamban keluarga merupakan sarana sanitasi dasar untuk menjaga kesehatan lingkungan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Masalah penyakit lingkungan pemukiman khususnya pada pembuangan tinja merupakan salah satu dari berbagai masalah kesehatan yang perlu mendapatkan prioritas.
Pembuangan tinja perlu mendapat perhatian khusus karena merupakan salah satu bahan buangan yang banyak mendatangkan masalah dalam bidang kesehatan dan sebagai media bibit penyakit, seperti diare, typhus, muntaber, disentri, cacingan dan gatal-gatal.
Selain itu dapat menimbulkan pencemaran lingkungan pada sumber air dan bau busuk serta estetik.
Tujuan penelitian untuk mendapatkan gambaran tentang faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kepemilikan jamban di Kelurahan Bunta II Kecamatan Bunta Kabupaten Banggai.
Jenis penelitian yang digunakan adalah observasinal Analitik dengan pendekatan Cross-sectional.
Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Bunta II Kecamatan Bunta.
Populasi penelitian adalah semua rumah yang ada di Kelurahan Bunta II Kecamatan Bunta.
Pengolahan dan analisis data hasil observasi kemudian diolah secara manual dan dikelompokan berdasarkan variabel penelitian.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada pengaruh antara pendapatan dengan kepemilikan jamban dengan nilai p=0,235 (>0,05), tidak ada pengaruh antara ketersediaan air bersih dengan kepemilikan jamban dengan nilai p=0,223 (>0,05), tidak ada pengaruh antara peran petugas kesehatan dengan kepemilikan jamban dengan nilai p=0,723 (>0,05) dan ada pengaruh antara peran pemerintah kelurahan dengan kepemilikan jamban dengan nilai p=0,029 (<0,05).
Diharapkan dapat bergotong-royong dalam membantu masyarakat dengan memberikan bantuan dana dalam pembuatan Jamban dan masyarakat dapat mengusulkan program bantuan jamban kepada pemerintah kelurahan dalam upaya untuk membantu pembuatan jamban.
Family latrines are basic sanitation facilities to maintain environmental health in order to improve community health.
The problem of disease in the residential environment, especially in the disposal of feces, is one of the various health problems that needs to be prioritized.
Disposal of feces needs special attention because it is one of the waste materials that causes many problems in the health sector and acts as a breeding ground for diseases, such as diarrhea, typhus, vomiting, dysentery, worms and itching.
Apart from that, it can cause environmental pollution in water sources and cause bad odors and aesthetics.
The aim of the research is to get an idea of the factors that influence the low level of latrine ownership in Bunta II Village, Bunta District, Banggai Regency.
The type of research used is analytical observational with a cross-sectional approach.
The research was carried out in Bunta II Village, Bunta District.
The research population was all houses in Bunta II Village, Bunta District.
Processing and analysis of observation data is then processed manually and grouped based on research variables.
The research results show that there is no influence between income and latrine ownership with a value of p=0.
235 (>0.
05), there is no influence between the availability of clean water and latrine ownership with a value of p=0.
223 (>0.
05), there is no influence between the role of health workers with latrine ownership with a value of p=0.
723 (>0.
05) and there is an influence between the role of sub-district government and latrine ownership with a value of p=0.
029 (<0.
05).
It is hoped that we can work together to help the community by providing financial assistance in building latrines and the community can propose a latrine assistance program to the sub-district government in an effort to help build latrines.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Penyak Lalang Kabupaten Sintang
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Sehat di Desa Penyak Lalang Kabupaten Sintang
Latar Belakang: Salah satu permasalahan di Indonesia dalam bidang sanitasi adalah jamban sehat. Jamban sehat merupakan fasilitas sanitasi keluarga yang wajib dimiliki oleh semua ru...
SEJARAH KELURAHAN TAKIMPO KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON (1981-2017)
SEJARAH KELURAHAN TAKIMPO KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON (1981-2017)
ABSTRAK: Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) Apa yang melatarbelakangi terbentuknya Kelurahan Takimpo Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton? 2) Bagaimana proses...
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
ABSTRAKNILLA ERNI NURRACHMAH NINGSIH. 2022. Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu di Kawasan Hutan Batu Tikar Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. (Dibimbing oleh Sulasmi Anggo dan Wahyudin...
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Pasca Pemicuan STBM di Desa Tinauka Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Pasca Pemicuan STBM di Desa Tinauka Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala
Desa Tinauka merupakan desa yang berada di Kecamatan Rio Pakava. Desa Tinauka memiliki jumlah penduduk 1.263 jiwa dengan jumlah 480 KK. Data menujukkan Desa Tinauka desa yang kuran...
Analisis Perilaku Masyarakat Dalam Penggunaan Jamban
Analisis Perilaku Masyarakat Dalam Penggunaan Jamban
Pendahuluan: upaya pemerintah telah dilakukan untuk peningkatan sanitasi agar dapat berjalan dengan baik untuk mendukung komitmen nasional dan pencapaian target kesepakatan pembang...

