Javascript must be enabled to continue!
TANTRUM PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH
View through CrossRef
Usia pra sekolah merupakan usia yang gemar melakukan eksplorasi. Eksplorasi yang dikembangkannya tentunya bervariasi, tergantung dari imajinasi anak. Cara eksplorasi perasaan ketidaknyamanan yang kurang tepat pada usia pra sekolah adalah tantrum. Tantrum adalah kondisi merupakan kondisi anak melampiaskan emosi dengan cara yang tidak baik seperti mengamuk, menangis kencang hingga membanting barang barang. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor apa yang lebih dominan untuk menurunkan tantrum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan total sampel, dengan jumlah 98 responden usia 4 tahun -6 tahun di wilayah Depok. Metode penelitian menggunakan chi square, faktor yang berhubungan dan dapat menurunkan tantrum adalah lama pemberian ASI p value 0,030, pengasuhan orangtua pada satu tahun pertama p Value 0,040, aktivitas formal anak dengan p value 0,000 dan pengetahuan orangtua dengan p value 0,020. Dari ke empat faktor tersebut dicari faktor yang paling dominan dengan menggunakan regresi logistik. Hasil analisa dengan t sig 0,001 < 0.050 pada aktivitas formal anak . Pernyataan diatas menyatakan yang paling dominan untuk menurunkan tantrum pada anak adalah aktivitas formal anak. Kesimpulan; Teori Kolberg menggungkapkan bahwa pendidikan moral mulai sedari kecil diperkenalkan pada anak. Pendidikan moral berkembang di keluarga lalu dilanjutkan di sekolah.Anak usia pra sekolah yang diikutkan dalam pendidikan formal atau sekolah, akan belajar sambil bermain. Kegiatan ini baik bagi anak usia pra sekolah yang mengalami tantrum, sehingga dapat menurunkan tantrum.Kata kunci: anak, emosi, usia pra sekolah,tantrum
STIKES Cendekia Utama Kudus
Title: TANTRUM PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH
Description:
Usia pra sekolah merupakan usia yang gemar melakukan eksplorasi.
Eksplorasi yang dikembangkannya tentunya bervariasi, tergantung dari imajinasi anak.
Cara eksplorasi perasaan ketidaknyamanan yang kurang tepat pada usia pra sekolah adalah tantrum.
Tantrum adalah kondisi merupakan kondisi anak melampiaskan emosi dengan cara yang tidak baik seperti mengamuk, menangis kencang hingga membanting barang barang.
Tujuan penelitian ini ingin mengetahui faktor apa yang lebih dominan untuk menurunkan tantrum.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan total sampel, dengan jumlah 98 responden usia 4 tahun -6 tahun di wilayah Depok.
Metode penelitian menggunakan chi square, faktor yang berhubungan dan dapat menurunkan tantrum adalah lama pemberian ASI p value 0,030, pengasuhan orangtua pada satu tahun pertama p Value 0,040, aktivitas formal anak dengan p value 0,000 dan pengetahuan orangtua dengan p value 0,020.
Dari ke empat faktor tersebut dicari faktor yang paling dominan dengan menggunakan regresi logistik.
Hasil analisa dengan t sig 0,001 < 0.
050 pada aktivitas formal anak .
Pernyataan diatas menyatakan yang paling dominan untuk menurunkan tantrum pada anak adalah aktivitas formal anak.
Kesimpulan; Teori Kolberg menggungkapkan bahwa pendidikan moral mulai sedari kecil diperkenalkan pada anak.
Pendidikan moral berkembang di keluarga lalu dilanjutkan di sekolah.
Anak usia pra sekolah yang diikutkan dalam pendidikan formal atau sekolah, akan belajar sambil bermain.
Kegiatan ini baik bagi anak usia pra sekolah yang mengalami tantrum, sehingga dapat menurunkan tantrum.
Kata kunci: anak, emosi, usia pra sekolah,tantrum.
Related Results
Pola Asuh Orang Tua pada Anak dengan Temper Tantrum
Pola Asuh Orang Tua pada Anak dengan Temper Tantrum
Abstrak. Penelitian ini berdasarkan atas fenemona yang terjadi di lapangan yang menunjukan pola asuh orang tua dengan anak temper tantrum. Anak dengan ciri-ciri suka mengamuk, bert...
Faktor Pekerjaan, Pola Asuh dan Komunikasi Orang Tua terhadap Temper Tantrum Anak Usia Prasekolah
Faktor Pekerjaan, Pola Asuh dan Komunikasi Orang Tua terhadap Temper Tantrum Anak Usia Prasekolah
Temper tantrum merupakan kondisi emosional berupa masalah perilaku yang umum pada anak usia prasekolah. Namun, bias menjadi masalah jika muncul melebihi biasanya dan diikuti denga...
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di BMBA AIUEO Batujajar Bandung
Abstract. Based on the PISA report which was just released 2019, Indonesia's reading score is ranked 72 out of 77 countries (liputan6.com,2019). This condition shows the poor inter...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Asesmen Formatif Pada Pendidikan Anak Usia Dini Di Indonesia
Formative assessment in early childhood education in Indonesia does not have been working well. The research aims to prove the problem that the formative assessment (assessment for...
PENERAPAN METODA HEALING TOUCH UNTUK MENGATASI STRES GURU DALAM MENGHADAPI TANTRUM PADA ANAK AUTIS DI PKH AUSTISMA YPPA PADANG
PENERAPAN METODA HEALING TOUCH UNTUK MENGATASI STRES GURU DALAM MENGHADAPI TANTRUM PADA ANAK AUTIS DI PKH AUSTISMA YPPA PADANG
Latar Belakang: Tidak sebandingnya jumlah guru yang ada dengan siswa yang mengalami autis. Guru di PKh Autisma YPPA Padang berjumlah 16 orang dengan siswa 52 orang. Perbedaan kare...
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI
Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang ...
Perbedaan Edukasi Menggunakan Media Booklet Dan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Anak Dengan Temper Tantrum
Perbedaan Edukasi Menggunakan Media Booklet Dan Audiovisual Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Penanganan Anak Dengan Temper Tantrum
Latar Belakang : Anak dengan temper tantrum akan menunjukkan reaksi yang diluar kendali anak seperti menjerit, berguling dan berteriak sehingga timbul dampak perkembangan intelektu...

