Javascript must be enabled to continue!
UJI KUALITAS FISIK DAN KIMIAWI DEDAK PADI PENGGILINGAN KECAMATAN RINDI KABUPATEN SUMBA TIMUR
View through CrossRef
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji kualitas fisik dan kimiawi dedak padi penggilingan, sebanyak 18 pemilik usaha penggilingan padi yang responden. Metode penelitian yang di gunakan yaitu metode secara sensus untuk semua penggilingan yang ada di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur sebanyak 18 penggilingan. Uji kualitas fisik yang dilakukan uji kerapatan tumpukan dedak padi yang mengeluarkan sekam dan tidak mengeluarkan sekam, uji kimiawi yang diamati yaitu uji proksimat. Analisis data menggunakan uji T untuk kualitas fisik, sedangkan pengujian kualitas uji kimiawi menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian dedak padi disetiap penggilingan Kecamatan Rindi memiliki rata – rata kerapatan tumpukan dan nilai kerapatan pemadatan tumpukan dedak padi pada T1 memiliki nilai tidak berbeda dibandingkan dengan dedak padi yang tidak mengeluarkan sekam (T2). Demikian juga pada uji kimiawi dedak padi yang hanya sedikit menunjukkan adanya kualitas yang lebih baik pada T1 dibandingkan T2. Nilai kualitas kimiawi dedak di Kecamatan Rindi memiliki rata-rata BK 86. 225%, PK 14.128%, dan SK 11.07%. disimpulkan bahwa kualitas dedak padi di Kecamatan Rindi tergolong bagus sesuai Standar Mutu SNI Dedak Padi Kelas I.
Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
Title: UJI KUALITAS FISIK DAN KIMIAWI DEDAK PADI PENGGILINGAN KECAMATAN RINDI KABUPATEN SUMBA TIMUR
Description:
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui uji kualitas fisik dan kimiawi dedak padi penggilingan, sebanyak 18 pemilik usaha penggilingan padi yang responden.
Metode penelitian yang di gunakan yaitu metode secara sensus untuk semua penggilingan yang ada di Kecamatan Rindi, Kabupaten Sumba Timur sebanyak 18 penggilingan.
Uji kualitas fisik yang dilakukan uji kerapatan tumpukan dedak padi yang mengeluarkan sekam dan tidak mengeluarkan sekam, uji kimiawi yang diamati yaitu uji proksimat.
Analisis data menggunakan uji T untuk kualitas fisik, sedangkan pengujian kualitas uji kimiawi menggunakan analisis deskriptif.
Hasil penelitian dedak padi disetiap penggilingan Kecamatan Rindi memiliki rata – rata kerapatan tumpukan dan nilai kerapatan pemadatan tumpukan dedak padi pada T1 memiliki nilai tidak berbeda dibandingkan dengan dedak padi yang tidak mengeluarkan sekam (T2).
Demikian juga pada uji kimiawi dedak padi yang hanya sedikit menunjukkan adanya kualitas yang lebih baik pada T1 dibandingkan T2.
Nilai kualitas kimiawi dedak di Kecamatan Rindi memiliki rata-rata BK 86.
225%, PK 14.
128%, dan SK 11.
07%.
disimpulkan bahwa kualitas dedak padi di Kecamatan Rindi tergolong bagus sesuai Standar Mutu SNI Dedak Padi Kelas I.
Related Results
Analisis Sifat Fisik Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dari Beberapa Varietas Padi Lokal di Kabupaten Agam Sumatera Barat
Analisis Sifat Fisik Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dari Beberapa Varietas Padi Lokal di Kabupaten Agam Sumatera Barat
Salah satu potensi sumber daya pakan lokal di daerah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat yaitu dedak padi. Dedak padi merupakan hasil sampingan penggilingan padi menjadi beras ...
STUDI LITERATUR PROSES PEMBUATAN MINYAK DEDAK PADI (RICE BRAN OIL) MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI PADAT-CAIR
STUDI LITERATUR PROSES PEMBUATAN MINYAK DEDAK PADI (RICE BRAN OIL) MENGGUNAKAN METODE EKSTRAKSI PADAT-CAIR
Melimpahnya jumlah limbah padat penyosohan padi yaitu dedak di Indonesia berpotensi untuk dijadikan minyak pangan. Minyak pangan berbasis dedak padi dapat djadikan sebagai alterna...
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
Faktor Risiko Kematian Neonatal Di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Sumba Timur
Faktor Risiko Kematian Neonatal Di Kabupaten Timor Tengah Selatan dan Sumba Timur
Angka Kematian Bayi (AKB) sampai saat ini masih tinggi di Indonesia, dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (Provinsi NTT) merupakan salah satu penyumbang tingginya AKB tersebut, paling ...
ANALISIS FINANSIAL DAN SENSITIVITAS USAHA PENGGILINGAN PADI
ANALISIS FINANSIAL DAN SENSITIVITAS USAHA PENGGILINGAN PADI
Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) untuk mengetahui kelayakan usaha penggilingan padi dan (2) untuk mengetahui seberapa sensitif terhadap beberapa perubahan variabel yang mungk...
KARAKTERISTIK PETANI PADI PROVINSI RIAU : ANALISIS CLUSTER DAN BIPLOT
KARAKTERISTIK PETANI PADI PROVINSI RIAU : ANALISIS CLUSTER DAN BIPLOT
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik profil petani padi pengguna pupuk subsidi dengan analisis cluster dan biplot. Dengan mengetahui kluster karakteristik ini ...
Analisis Pendapatan Usahatani Padi (oryza sativa) Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang
Analisis Pendapatan Usahatani Padi (oryza sativa) Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang
Pendapatan petani dapat dilihat melalui selisih antara penerimaan beserta total biaya produksi yang dipergunakan sepanjang tahapan produksi. Kecamatan Ungaran Timur menjadi satu di...
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
PENGARUH VARIETAS PADI (Oryza sativa L.) DAN JENIS KELAMIN KEONG EMAS (Pomacea sp.) TERHADAP DAYA RUSAK KEONG EMAS PADA TANAMAN PADI
Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan sumber utama untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Terdapat beberapa kendala yang mengganggu pada budidaya tanaman padi, sal...

