Javascript must be enabled to continue!
Community Empowerment : Increasing the Capacity of Emergency Volunteers and Disaster Management Volunteers
View through CrossRef
Pengabdian kepada masyarakat dalam peningkatan kapasitas relawan darurat dan penanggulangan bencana merupakan aspek krusial dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana. Sebagai langkah awal, pemberian materi pengetahuan kepada relawan menjadi prioritas utama. Diharapkan dapat meningkatkan kapasitas relawan darurat dan relawan penanggulangan bencana untuk mampu memberikan bantuan secara cepat dan tepat pada saat terjadi keadaan darurat dan kejadian bencana. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2024 dengan target peserta sebanyak 150 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan berupa ceramah dan tanya jawab dengan media yang digunakan adalah skill station yaitu BHD, Patient Transfer, dan Splint dressing. Hasil dan luaran dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan. Hasil tes pengetahuan terhadap materi yang akan diberikan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat setelah pemberian materi pengetahuan peserta hampir seluruhnya (80%) berpengetahuan baik dan sebagian kecil (20%) berpengetahuan cukup. Pemberian materi pengetahuan kepada peserta hanyalah langkah awal dalam mempersiapkan relawan menghadapi bencana. Evaluasi berkala, perhatian terhadap aspek psikososial, partisipasi aktif peserta, kerjasama lintas sektor, keberlanjutan program, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi merupakan langkah penting dalam menjamin efektivitas program pelatihan relawan bencana.
Poltekkes Kemenkes Surabaya
Title: Community Empowerment : Increasing the Capacity of Emergency Volunteers and Disaster Management Volunteers
Description:
Pengabdian kepada masyarakat dalam peningkatan kapasitas relawan darurat dan penanggulangan bencana merupakan aspek krusial dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana.
Sebagai langkah awal, pemberian materi pengetahuan kepada relawan menjadi prioritas utama.
Diharapkan dapat meningkatkan kapasitas relawan darurat dan relawan penanggulangan bencana untuk mampu memberikan bantuan secara cepat dan tepat pada saat terjadi keadaan darurat dan kejadian bencana.
Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 Mei 2024 dengan target peserta sebanyak 150 orang.
Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan berupa ceramah dan tanya jawab dengan media yang digunakan adalah skill station yaitu BHD, Patient Transfer, dan Splint dressing.
Hasil dan luaran dari pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan.
Hasil tes pengetahuan terhadap materi yang akan diberikan pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat setelah pemberian materi pengetahuan peserta hampir seluruhnya (80%) berpengetahuan baik dan sebagian kecil (20%) berpengetahuan cukup.
Pemberian materi pengetahuan kepada peserta hanyalah langkah awal dalam mempersiapkan relawan menghadapi bencana.
Evaluasi berkala, perhatian terhadap aspek psikososial, partisipasi aktif peserta, kerjasama lintas sektor, keberlanjutan program, partisipasi masyarakat, dan pemanfaatan teknologi merupakan langkah penting dalam menjamin efektivitas program pelatihan relawan bencana.
Related Results
Research on Power System Control Based on Emergency Response
Research on Power System Control Based on Emergency Response
In order to prevent power system disasters and improve power system emergency response capability, the theoretical basis of integration power system disaster prevention and emergen...
GEOINFORMATION FOR DISASTER MANAGEMENT 2020 (GI4DM2020): PREFACE
GEOINFORMATION FOR DISASTER MANAGEMENT 2020 (GI4DM2020): PREFACE
Abstract. Across the world, nature-triggered disasters fuelled by climate change are worsening. Some two billion people have been affected by the consequences of natural hazards ov...
MANAJEMEN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN PANGEAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
MANAJEMEN BENCANA BANJIR DI KECAMATAN PANGEAN KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Pangean District is one of the sub-districts affected by flooding in Kuantan Singingi Regency. So that good flood disaster management is needed in order to reduce or minimize the r...
EMPOWERMENT KEPALA RUANGAN TERHADAP KOMPETENSI PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT : SYSTEMATIC REVIEW
EMPOWERMENT KEPALA RUANGAN TERHADAP KOMPETENSI PERAWAT PELAKSANA DI RUMAH SAKIT : SYSTEMATIC REVIEW
Abstract Backgound: Nurse competence can be influenced by the empowerment of head nurse. Empowerment is how head nurse conditions the climate and work culture in the nursing ward t...
Implementing Emergency Online Schools on the Fly as a Means of Responding to School Closures After Disaster Strikes
Implementing Emergency Online Schools on the Fly as a Means of Responding to School Closures After Disaster Strikes
One means of sustaining school operations when a disaster makes school buildings inaccessible or inoperable for an extended period of time is to use online and other communication ...
MITIGATION OF DISASTER RISK REDUCTION IN PANGANDARAN REGENCY
MITIGATION OF DISASTER RISK REDUCTION IN PANGANDARAN REGENCY
The government has a function to protect its people, including managing the disaster. The function of government in natural disaster management is a function that is expected to be...
Collaboration with the Disaster Resilient Village Forum in Disaster Emergency Response Simulation in Ngelang Kartoharjo Village Magetan.
Collaboration with the Disaster Resilient Village Forum in Disaster Emergency Response Simulation in Ngelang Kartoharjo Village Magetan.
The problem faced by the Disaster Resilient Village Forum (Destana) in Ngelang Village, Kartoharjo District, Magetan is the difficulty in realizing community-based disaster prepare...
Disparities in disaster healthcare: A review of past disasters
Disparities in disaster healthcare: A review of past disasters
Objective: To review the literature on the effects seen after disaster on those with poor social determinants of health (SDOH) and individual social needs.Design: The Disaster Prep...

