Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Melalui Pemasangan Perangkap Ferotrap Di Desa Baja Dolok Kecamatan Sipispis

View through CrossRef
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan salah satu komoditas perkebunan penting penghasil minyak nabati yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Namun produktivitas kelapa sawit sering terkendala oleh adanya gangguan hama dan penyakit, salah satunya kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) yang menjadi hama utama pada tanaman kelapa sawit muda. Serangan hama ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada titik tumbuh, menghambat proses fotosintesis, menurunkan hasil panen, memperpanjang masa tanaman belum menghasilkan, bahkan menyebabkan kematian tanaman. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat berupa pengendalian hama dengan pemasangan perangkap feromon (ferotrap) di Desa Baja Dolok, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai. Kegiatan ini dilaksanakan melalui wawancara, observasi langsung, serta sosialisasi bersama petani dan perangkat desa, dengan tujuan memberikan alternatif solusi pengendalian hama yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan hemat biaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan perangkap feromon mampu menurunkan populasi kumbang tanduk secara signifikan dan mendapat respon positif dari masyarakat. Selain itu, partisipasi aktif petani sangat mendukung keberhasilan program, meskipun efektivitas ferotrap tetap dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti curah hujan dan kelembaban. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi petani serta meningkatkan pengetahuan mereka mengenai teknik pengendalian hama terpadu yang berkelanjutan.  
Title: Pengendalian Hama Kumbang Tanduk (Oryctes rhinoceros) Melalui Pemasangan Perangkap Ferotrap Di Desa Baja Dolok Kecamatan Sipispis
Description:
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.
) merupakan salah satu komoditas perkebunan penting penghasil minyak nabati yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat.
Namun produktivitas kelapa sawit sering terkendala oleh adanya gangguan hama dan penyakit, salah satunya kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) yang menjadi hama utama pada tanaman kelapa sawit muda.
Serangan hama ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada titik tumbuh, menghambat proses fotosintesis, menurunkan hasil panen, memperpanjang masa tanaman belum menghasilkan, bahkan menyebabkan kematian tanaman.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat berupa pengendalian hama dengan pemasangan perangkap feromon (ferotrap) di Desa Baja Dolok, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui wawancara, observasi langsung, serta sosialisasi bersama petani dan perangkat desa, dengan tujuan memberikan alternatif solusi pengendalian hama yang lebih efektif, ramah lingkungan, dan hemat biaya.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan perangkap feromon mampu menurunkan populasi kumbang tanduk secara signifikan dan mendapat respon positif dari masyarakat.
Selain itu, partisipasi aktif petani sangat mendukung keberhasilan program, meskipun efektivitas ferotrap tetap dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti curah hujan dan kelembaban.
Dengan demikian, kegiatan ini terbukti memberikan manfaat nyata bagi petani serta meningkatkan pengetahuan mereka mengenai teknik pengendalian hama terpadu yang berkelanjutan.
 .

Related Results

SENI KRIYA KAYU KINETIK KUMBANG TANDUK
SENI KRIYA KAYU KINETIK KUMBANG TANDUK
This Final Project’s artworks were inspired from author’s daily and hobby, it is GothicLolita that created into artwear. Lolita itself is one of fashion sub-culture that developed ...
Pengendalian Hama Tanaman Menggunakan Ferotrep Sebagai Teknologi Ramah Lingkungan
Pengendalian Hama Tanaman Menggunakan Ferotrep Sebagai Teknologi Ramah Lingkungan
Serangan hama serangga merupakan salah satu faktor pembatas utama dalam kegiatan budidaya tanaman pertanian karena dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Pengenda...
PENGGUNAAN BEBERAPA PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI PANDANWANGI (Oryza sativa var. aromatic) PADA FASE GENERATIF
PENGGUNAAN BEBERAPA PERANGKAP UNTUK MENGENDALIKAN HAMA PENGGEREK BATANG PADI PANDANWANGI (Oryza sativa var. aromatic) PADA FASE GENERATIF
Padi merupakan tanaman pangan utama di Indonesia, dan setiap tahunnya kebutuhan padi selalu meningkat seiring dengan laju pertambahan penduduk. Praktek budidaya padi selalu mengala...
PENGARUH WARNA PERANGKAP TERHADAP KETERTARIKAN PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferr.)
PENGARUH WARNA PERANGKAP TERHADAP KETERTARIKAN PENGGEREK BUAH KOPI (Hypothenemus hampei Ferr.)
Abstrak . Hama penggerek buah kopi ( Hypothenemus hampei ) merupakan hama utama yang dapat menimbulkan kerusakan pada buah kopi. kerusakan yang ditimbulkan akibat serangan H. hampe...
<b>IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SERANGGA MENGGUNAKAN DUA JENIS PERANGKAP DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SALI AL-AITAAM KABUPATEN BANDUNG</b>
<b>IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN SERANGGA MENGGUNAKAN DUA JENIS PERANGKAP DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SALI AL-AITAAM KABUPATEN BANDUNG</b>
Serangga adalah salah satu organisme dengan tingkat keanekaragaman spesies tertinggi di dunia. Kampus Universitas Sali Al-Aitaam berada di Desa Cipagalo Kabupaten Bandung yang dike...
Hama Penggerek Tebu dan Perkembangan Teknik Pengendaliannya
Hama Penggerek Tebu dan Perkembangan Teknik Pengendaliannya
<p>ABSTRACT<br />Effort has been made to improve sugarcane productivity, but it often confronted by pests. Pests in sugarcane caused a loss of about 10% sugar productio...

Back to Top