Javascript must be enabled to continue!
Modul IPA Berbasis Etnosains pada Kurikulum Merdeka untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila
View through CrossRef
Implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan memerlukan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan dan capaian pembelajaran. Modul IPA berbasis etnosains dapat digunakan tidak hanya untuk tercapainya tujuan pembelajaran IPA pada kurikulum merdeka tetapi juga memperkuat profil pelajar Pancasila. Modul IPA berbasis etnosains memuat pengetahuan masyarakat Suku Dayak Kubitn di Kabupaten Melawi dalam berladang dengan sudut pandang keilmuan atau teoritis. Tujuan penelitian adalah mengetahui kelayakan modul IPA berbasis etnosains pada kurikulum merdeka dan mengetahui pengaruh penerapan modul IPA berbasis etnosains pada kurikulum merdeka terhadap penguatan profil pelajar pancasila. Metode pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan desain ADDIE dengan tahapan Analysis, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation. Tahap Analysis terdiri dari analisis materi, analisis kebutuhan dan analisis karakteristik peserta didik. Tahap Design terdiri dari penyusunan templete modul IPA, konten etnosains di Kabupaten Melawi dan Prototype Produk. Tahap Develop terdiri dari validasi produk oleh ahli, revisi tahap pertama, uji keterbacaan (skala kecil), revisi tahap kedua, finalisasi produk. Tahap Implementation dilakukan untuk mengetahui pengaruh produk terhadap penguatan profil pelajar pancasila yang terdiri dari pelaksanaan pretest, uji lapangan (skala besar), postest. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui respon dan tanggapan peserta didik terhadap produk yang dikembangkan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Instrumen non tes terdiri dari lembar validasi ahli materi dan ahli media untuk mengetahui kelayakan modul IPA berbasis etnosains yang dikembangkan, angket respon peserta didik terhadap modul IPA berbasis etnosains angket tanggapan peserta didik (skala luas) dan lembar wawancara. Instrumen penelitian tes berupa soal pretest dan postest untuk mengukur pengaruh penggunaan modul IPA berbasis etnosains terhadap penguatan profil pelajar pancasila. Tahap Implementation diperoleh bahwa modul IPA berbasis etnosains layak digunakan sebagai sumber belajar materi pencemaran lingkungan. Tahap Evaluation menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan modul IPA berbasis etnosains terhadap penguatan profil pelajar Pancasila.
STKIP Taman Siswa Bima
Title: Modul IPA Berbasis Etnosains pada Kurikulum Merdeka untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Description:
Implementasi kurikulum merdeka pada satuan pendidikan memerlukan sumber belajar yang sesuai dengan tujuan dan capaian pembelajaran.
Modul IPA berbasis etnosains dapat digunakan tidak hanya untuk tercapainya tujuan pembelajaran IPA pada kurikulum merdeka tetapi juga memperkuat profil pelajar Pancasila.
Modul IPA berbasis etnosains memuat pengetahuan masyarakat Suku Dayak Kubitn di Kabupaten Melawi dalam berladang dengan sudut pandang keilmuan atau teoritis.
Tujuan penelitian adalah mengetahui kelayakan modul IPA berbasis etnosains pada kurikulum merdeka dan mengetahui pengaruh penerapan modul IPA berbasis etnosains pada kurikulum merdeka terhadap penguatan profil pelajar pancasila.
Metode pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan desain ADDIE dengan tahapan Analysis, Design, Develop, Implementation, dan Evaluation.
Tahap Analysis terdiri dari analisis materi, analisis kebutuhan dan analisis karakteristik peserta didik.
Tahap Design terdiri dari penyusunan templete modul IPA, konten etnosains di Kabupaten Melawi dan Prototype Produk.
Tahap Develop terdiri dari validasi produk oleh ahli, revisi tahap pertama, uji keterbacaan (skala kecil), revisi tahap kedua, finalisasi produk.
Tahap Implementation dilakukan untuk mengetahui pengaruh produk terhadap penguatan profil pelajar pancasila yang terdiri dari pelaksanaan pretest, uji lapangan (skala besar), postest.
Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui respon dan tanggapan peserta didik terhadap produk yang dikembangkan.
Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes.
Instrumen non tes terdiri dari lembar validasi ahli materi dan ahli media untuk mengetahui kelayakan modul IPA berbasis etnosains yang dikembangkan, angket respon peserta didik terhadap modul IPA berbasis etnosains angket tanggapan peserta didik (skala luas) dan lembar wawancara.
Instrumen penelitian tes berupa soal pretest dan postest untuk mengukur pengaruh penggunaan modul IPA berbasis etnosains terhadap penguatan profil pelajar pancasila.
Tahap Implementation diperoleh bahwa modul IPA berbasis etnosains layak digunakan sebagai sumber belajar materi pencemaran lingkungan.
Tahap Evaluation menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan modul IPA berbasis etnosains terhadap penguatan profil pelajar Pancasila.
Related Results
Menumbuhkan Pemahaman Pofil Pelajar Pancasila Terhadap Guru PKn SMP Se Kota Parepare dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Menumbuhkan Pemahaman Pofil Pelajar Pancasila Terhadap Guru PKn SMP Se Kota Parepare dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Pengabdian ini bertujuan untuk dapat menumbuhkan pemahaman profil pelajar pancasila terhadap guru PKn SMP/MTs Se-Kota Parepare dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Metode pengabdi...
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka PAUD
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka PAUD
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara konseptual implementasi penguatan profil pelajar Pancasila yang diimplementasi melalui proyek pada kurikulum mer...
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Profil Guru Pancasila Ditinjau dari Filosofi Pendidikan Ki Hajar Dewantara
Kurikulum Merdeka Belajar mengusung kemerdekaan anak atau peserta didik dalam proses pendidikan. Tujuan dari kurikulum Merdeka Belajar diterjemahkan ke dalam Profil Pelajar Pancasi...
Sosialisasi Kurikulum Merdeka pada pembuatan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Sosialisasi Kurikulum Merdeka pada pembuatan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila
Lembaga pendidikan mempunyai tugas yang sangat penting terkait dengan pendidikan moral dan karakter. Kurikulum merupakan landasan utama dalam sistem pendidikan suatu negara. Di Ind...
KUNCI SUKSES PEMBELAJARAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)
KUNCI SUKSES PEMBELAJARAN PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5)
Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk berbagi praktik baik dibidang ilmu pengetahuan kepada para pendidik TK/PAUD dikabupaten Bengkulu Utara dalam rangka menguatkan pemaham...
PENGUATAN PERAN PENDIDIK TERHADAP PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS PROYEK SATUAN PENDIDIKAN
PENGUATAN PERAN PENDIDIK TERHADAP PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS PROYEK SATUAN PENDIDIKAN
Tujuan dari pengabdian adalah peserta dapat menguatkan pemahaman mengenai esensi pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila di satuan pendidikan, merefleksikan pelaksana...
Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Analisis Kurikulum Merdeka Dalam Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Analisis Belajar Mandiri Kurikulum Merdeka Untuk Pendidikan Anak Usia Dini. Jenjang satuan pendidikan termasuk PAUD sudah mulai mencerminkan kebebeasan kurikulum merdeka.. Kurikulu...
INTEGRASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL GUNA MENGOPTIMALKAN PROJEK PENGUATAN PELAJAR PANCASILA MADRASAH IBTIDAIYAH DI BOJONEGORO
INTEGRASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL GUNA MENGOPTIMALKAN PROJEK PENGUATAN PELAJAR PANCASILA MADRASAH IBTIDAIYAH DI BOJONEGORO
Integrasi nilai kearifan lokal dalam projek penguatan profil pelajar pancasila intinya peserta didik diajarkan menyelesaikan projek yang disiapkan oleh guru dengan mengusung kearif...

