Javascript must be enabled to continue!
Program Trans TV dalam Mempertahankan Eksistensinya di Era Digital.
View through CrossRef
Abstract. The decline in television viewership in the digital media era presents a major challenge for the media industry, including Trans TV. This study aims to explore Trans TV’s programming strategies in maintaining its existence amid the surge of digital media platforms such as YouTube, Netflix, and other streaming services. This research uses a qualitative approach with a case study method, supported by data from observations and interviews with Trans TV’s production team, creative team, and producers directly involved in the development and execution of its programs. The results show that Trans TV implements a structured programming strategy through pre-production, production, and post-production stages, all based on rating and audience share data. Additionally, Trans TV actively conducts research on social media trends and collaborates with influencers to reach a broader and more contemporary audience. The decision to maintain certain programs is also influenced by rating performance, production cost efficiency, audience loyalty, and suitability with time slot segmentation. These findings indicate that adaptive and data-driven strategies are key to sustaining the existence of television media, especially Trans TV, in the digital media era.
Abstrak. Penurunan minat penonton televisi di era media digital menjadi tantangan besar bagi industri media, termasuk Trans TV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi program Trans TV dalam mempertahankan eksistensinya di tengah gempuran platform media digital seperti YouTube, Netflix, dan platform streaming lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, didukung dengan data dari observasi dan wawancara dengan tim produksi, kreatif, dan produser Trans TV yang terjun langsung dalam membentuk dan mengeksekusi program-program di Trans TV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trans TV menerapkan strategi program yang terstruktur melalui tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi berbasis pada data rating dan share. Selain itu, Trans TV aktif melakukan riset tren media sosial dan melakukan kolaborasi dengan influencer untuk menjangkau audiens lebih luas dan kekinian. Keputusan mempertahankan program tertentu juga dipengaruhi oleh hasil rating, efisiensi biaya produksi, loyalitas audiens, serta kesesuaian segmentasi waktu tayang. Temuan ini menunjukkan bahwa strategi adaptif dan berbasis data menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan media televisi khususnya Trans TV di era media digital.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Program Trans TV dalam Mempertahankan Eksistensinya di Era Digital.
Description:
Abstract.
The decline in television viewership in the digital media era presents a major challenge for the media industry, including Trans TV.
This study aims to explore Trans TV’s programming strategies in maintaining its existence amid the surge of digital media platforms such as YouTube, Netflix, and other streaming services.
This research uses a qualitative approach with a case study method, supported by data from observations and interviews with Trans TV’s production team, creative team, and producers directly involved in the development and execution of its programs.
The results show that Trans TV implements a structured programming strategy through pre-production, production, and post-production stages, all based on rating and audience share data.
Additionally, Trans TV actively conducts research on social media trends and collaborates with influencers to reach a broader and more contemporary audience.
The decision to maintain certain programs is also influenced by rating performance, production cost efficiency, audience loyalty, and suitability with time slot segmentation.
These findings indicate that adaptive and data-driven strategies are key to sustaining the existence of television media, especially Trans TV, in the digital media era.
Abstrak.
Penurunan minat penonton televisi di era media digital menjadi tantangan besar bagi industri media, termasuk Trans TV.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi program Trans TV dalam mempertahankan eksistensinya di tengah gempuran platform media digital seperti YouTube, Netflix, dan platform streaming lainnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, didukung dengan data dari observasi dan wawancara dengan tim produksi, kreatif, dan produser Trans TV yang terjun langsung dalam membentuk dan mengeksekusi program-program di Trans TV.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trans TV menerapkan strategi program yang terstruktur melalui tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi berbasis pada data rating dan share.
Selain itu, Trans TV aktif melakukan riset tren media sosial dan melakukan kolaborasi dengan influencer untuk menjangkau audiens lebih luas dan kekinian.
Keputusan mempertahankan program tertentu juga dipengaruhi oleh hasil rating, efisiensi biaya produksi, loyalitas audiens, serta kesesuaian segmentasi waktu tayang.
Temuan ini menunjukkan bahwa strategi adaptif dan berbasis data menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan media televisi khususnya Trans TV di era media digital.
Related Results
UPAYA NOTARIS DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PERLINDUNGAN TERHADAP DATA PENGHADAP DI ERA DIGITAL
UPAYA NOTARIS DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PERLINDUNGAN TERHADAP DATA PENGHADAP DI ERA DIGITAL
AbstractThe development of the digital era has brought various changes, both positive impacts that can be used as well as possible. But at the same time, the digital era also bring...
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Eksistensi Digital Wedding Di Era Disrupsi Dalam Maqashid Syariah
Abstract
The era of disruption has presented a new phenomenon in wedding procedures, namely digital weddings. The emergence of digital marriage raises questions about its validity...
SIASAT PEMILIK WARUNG DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSINYA DI WISATA JURANG KUPING SURABAYA
SIASAT PEMILIK WARUNG DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSINYA DI WISATA JURANG KUPING SURABAYA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan siasat pemilik warung dalam mempertahankan eksistensinya di wisata Jurang Kuping Surabaya. Penelitian menggunakan metode kualitatif ...
A study of the clearness rate of fetal Sylvian fissure shown on different sections by prenatal ultrasound
A study of the clearness rate of fetal Sylvian fissure shown on different sections by prenatal ultrasound
AbstractObjectiveTo compare the clearness rate of fetal Sylvian fissure revealed by prenatal ultrasonography on trans-cerebellar section and trans-thalamic section, and to provide ...
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
DEMENSI BUDAYA LOKAL DALAM TRADISI HAUL DAN MAULIDAN BAGI KOMUNITAS SEKARBELA MATARAM
<p>Penelitian ini dilakukan di Kotamadya<br />Mataram Nusa Tenggara Barat. Sasaran<br />penelitian adalah suatu masyarakat lokal yang<br />menamakan dirinya...
SOSIALISASI TRANSFORMASI DIGITAL DI ERA INDUSTRI 5.0 PADA KARYAWAN PT FLEXTRONICS TECHNOLOGY
SOSIALISASI TRANSFORMASI DIGITAL DI ERA INDUSTRI 5.0 PADA KARYAWAN PT FLEXTRONICS TECHNOLOGY
Abstract: This community service activity focuses on increasing digital literacy as an effort to support digital transformation in the Industry 5.0 era. This program is designed to...
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Efektivitas Program Pemerintah Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) terhadap Pola Pangan Harapan Rumah Tangga di Kota Banda Aceh
Abstrak. Dalam rangka mewujudkan kemandirian pangan, kementerian pertanian melalui Badan Litbang Pertanian mengembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari atau yang disebut dengan KRPL,...
Dampak Ekosistem Digital terhadap Hukum Persaingan Usaha di Indonesia serta Optimalisasi Peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Era Ekonomi Digital
Dampak Ekosistem Digital terhadap Hukum Persaingan Usaha di Indonesia serta Optimalisasi Peran Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) di Era Ekonomi Digital
Era ekonomi digital seperti saat ini, telah menuntut para pelaku bisnis untuk melakukan kegiatan usahanya secara daring. Akibat dari itu, para pembeli juga akan melakukan pembelian...

