Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keefektifan Pembelajaran Menuliskan Kembali Cerita Fantasi Bermuatan Profil Pelajar Pancasila dengan Model Think Talk Write dan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VII

View through CrossRef
Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan perbedaan keefektifan menuliskan Kembali cerita fantasi bermuatan profil Pelajar Pancasila dengan model Think Talk Write dan model Quantum Teaching berbantuan media audio visual pada siswa kelas VII. Penelitian ini menggunakan motode pre-experimental dengan menggunakan two gruup ptetest-posttest design. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel penelititian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri 2 Ogan Ilir Tahun Ajaran 2024/2025. Perbedaan keefektifan model Think Talk Write dan model Quantum Teaching bisa dilihat dari pengujian independent t-test dan uji anova. Hasil uji independent t-test Pretest pada data kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 dengan menggunakan SPSS 25 adalah nilai signifikansi 0,920 > 0,5, maka data tersebut menunjukkan tidak ada perbedaan rata-rata pada kedua kelas eksperimen sebelum diberi perlakuan. Kelas eksperimen 1 nilai rata-ratanya sebesar 64,21 dan kelas eksperimen 2 nilai rata-ratanya sebesar 64,40. Hasil uji independent t-test Posttest pada data kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 dengan menggunakan SPSS 25 adalah nilai signifikansi 0,014 < 0,5, maka data tersebut menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan pada hasil posttest siswa kelas eksperimen 1 dan 2. Kelas eksperimen 1 nilai rata-ratanya sebesar 83,75 dan kelas eksperimen 2 nilai rata-ratanya sebesar 87,15. Hasil uji anova menunjukkan 0,026 < 0,05 berarti terdapat perbedaan keefektifan antara pembelajaran menuliskan kembali cerita fantasi menggunakan model Think Talk Write dengan pembelajaran menuliskan kembali cerita fantasi menggunakan model Quantum Teaching berbantuan media audio visual pada siswa kelas VII. Berdasrkan hasil uji output descriptive data kelas eksperimen 1 dan 2, nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 1 adalah sebesar 83,75 dan nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 2 adalah sebesar 87,16. Data tersebut menu jukkan bahwa pembelajaran menuliskan cerita fantasi dengan model Quantum Teaching lebih efektif dibandingkan dengan model Think Talk Write.
Title: Keefektifan Pembelajaran Menuliskan Kembali Cerita Fantasi Bermuatan Profil Pelajar Pancasila dengan Model Think Talk Write dan Model Quantum Teaching Berbantuan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VII
Description:
Tujuan dari penelitian ini adalah menjelaskan perbedaan keefektifan menuliskan Kembali cerita fantasi bermuatan profil Pelajar Pancasila dengan model Think Talk Write dan model Quantum Teaching berbantuan media audio visual pada siswa kelas VII.
Penelitian ini menggunakan motode pre-experimental dengan menggunakan two gruup ptetest-posttest design.
Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling.
Sampel penelititian ini adalah siswa kelas VII MTs Negeri 2 Ogan Ilir Tahun Ajaran 2024/2025.
Perbedaan keefektifan model Think Talk Write dan model Quantum Teaching bisa dilihat dari pengujian independent t-test dan uji anova.
Hasil uji independent t-test Pretest pada data kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 dengan menggunakan SPSS 25 adalah nilai signifikansi 0,920 > 0,5, maka data tersebut menunjukkan tidak ada perbedaan rata-rata pada kedua kelas eksperimen sebelum diberi perlakuan.
Kelas eksperimen 1 nilai rata-ratanya sebesar 64,21 dan kelas eksperimen 2 nilai rata-ratanya sebesar 64,40.
Hasil uji independent t-test Posttest pada data kelas eksperimen 1 dan kelas eksperimen 2 dengan menggunakan SPSS 25 adalah nilai signifikansi 0,014 < 0,5, maka data tersebut menunjukkan terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan pada hasil posttest siswa kelas eksperimen 1 dan 2.
Kelas eksperimen 1 nilai rata-ratanya sebesar 83,75 dan kelas eksperimen 2 nilai rata-ratanya sebesar 87,15.
Hasil uji anova menunjukkan 0,026 < 0,05 berarti terdapat perbedaan keefektifan antara pembelajaran menuliskan kembali cerita fantasi menggunakan model Think Talk Write dengan pembelajaran menuliskan kembali cerita fantasi menggunakan model Quantum Teaching berbantuan media audio visual pada siswa kelas VII.
Berdasrkan hasil uji output descriptive data kelas eksperimen 1 dan 2, nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 1 adalah sebesar 83,75 dan nilai rata-rata siswa kelas eksperimen 2 adalah sebesar 87,16.
Data tersebut menu jukkan bahwa pembelajaran menuliskan cerita fantasi dengan model Quantum Teaching lebih efektif dibandingkan dengan model Think Talk Write.

Related Results

Membangun Keterampilan Abad 21 Berbasis Nilai-Nilai Pancasila dalam Menghadapi Era Disrupsi
Membangun Keterampilan Abad 21 Berbasis Nilai-Nilai Pancasila dalam Menghadapi Era Disrupsi
Abad kedua puluh satu menampilkan kemajuan dalam semua aspek kehidupan manusia. Keterampilan yang tepat diperlukan untuk menghadapi tantangan global, transformasi digital, kolabora...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., &amp; Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI TEKS NARASI (CERITA FANTASI) SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 WAWOTOBI
KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI TEKS NARASI (CERITA FANTASI) SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 WAWOTOBI
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menceritakan kembali isi teks narasi (cerita fantasi) siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wawotobi. M...
Menumbuhkan Pemahaman Pofil Pelajar Pancasila Terhadap Guru PKn SMP Se Kota Parepare dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Menumbuhkan Pemahaman Pofil Pelajar Pancasila Terhadap Guru PKn SMP Se Kota Parepare dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Pengabdian ini bertujuan untuk dapat menumbuhkan pemahaman profil pelajar pancasila terhadap guru PKn SMP/MTs Se-Kota Parepare dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Metode pengabdi...
FANTASI NOVEL KOMET KARYA TERE LIYE
FANTASI NOVEL KOMET KARYA TERE LIYE
AbstrakMasalah penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk fantasi dalam novel Komet  karya Tere Liye? Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh tentang pendeskripsian be...
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN LKPD DIGITAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN ASALAH MATEMATIS SISWA PADA MATERI STATISTIKA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) digital terhadap kemampuan pemecahan...
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka PAUD
Implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka PAUD
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara konseptual implementasi penguatan profil pelajar Pancasila yang diimplementasi melalui proyek pada kurikulum mer...

Back to Top