Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Self Determination terhadap Work Engagement pada Mahasiswa Its yang Mengikuti Magang

View through CrossRef
Abstract. The Minister of Education and Culture (Kemendikbud) held an internship program called MBKM Kampus Merdeka: Program Magang Kampus Merdeka. The purpose of this program is to seek and increase knowledge in any various companies while improving soft skills. This must be accompanied by motivation from individuals so they can try to work harder and want to involved with their works. So therefore, an internship students must have a high self determination and work engagement. The author took an 87 sample from ITS Student who took an internship by Program Magang Kampus Merdeka. Author using The Convenience Sampling as the sampling technique. The measurement tools for Self Determination using the Basic Need Satisfaction at Work developed by Deci, et.al (2001) which has been adapted into Bahasa Indonesia by Rhadiatullah (2016). The measurement tools for Work Engagement using the Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES-17) developed by Schaufeli & Bakker (2004) which has been adapted into Bahasa Indonesia by Risma, et al (2021). The final results using the Simple Linear Regression Test shows the score is 0,004, which mean the value is less than 0,05. The conclusion for this research is that the Self Determination has an influence on Work Engagement. Abstrak. Kemendikbud mengadakan program magang yang Bernama MBKM Kampus Merdeka: Program Magang Kampus Merdeka. Tujuannya adalah untuk mencari dan meningkatkan pengetahuan di berbagai perusahaan, selain itu juga untuk meningkatkan soft skill. Hal ini harus dibarengi dengan motivasi dari individu sehingga mereka bisa bekerja lebih giat dan dapat terlibat dengan pekerjaannya. Maka dari itu, mahasiswa magang harus memiliki self determination dan work engagement. Peneliti mengambil 87 sampel dari Mahasiswa ITS yang mengikuti Program Magang Kampus Merdeka. Peneliti menggunakan Teknik Convenience Sampling. Alat ukur yang digunakan untuk Self Determination adalah Basic Needs Satisfaction at Work yang dikembangkan oleh Deci, et al (2001) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Rhadiatullah (2016). Alat ukur yang digunakan untuk Work Engagement adalah Utrecht Work Engagement Scale-17 yang dikembangkan oleh Schaufeli & Bakker (2004) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Risma, et al (2021). Hasilnya dengan menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana menunjukkan hasil 0,004, yang artinya nilai tersebut lebih kecil dari 0,05. Kesimpulannya adalah Self Determination memiliki pengaruh terhadap Work Engagement.
Title: Pengaruh Self Determination terhadap Work Engagement pada Mahasiswa Its yang Mengikuti Magang
Description:
Abstract.
The Minister of Education and Culture (Kemendikbud) held an internship program called MBKM Kampus Merdeka: Program Magang Kampus Merdeka.
The purpose of this program is to seek and increase knowledge in any various companies while improving soft skills.
This must be accompanied by motivation from individuals so they can try to work harder and want to involved with their works.
So therefore, an internship students must have a high self determination and work engagement.
The author took an 87 sample from ITS Student who took an internship by Program Magang Kampus Merdeka.
Author using The Convenience Sampling as the sampling technique.
The measurement tools for Self Determination using the Basic Need Satisfaction at Work developed by Deci, et.
al (2001) which has been adapted into Bahasa Indonesia by Rhadiatullah (2016).
The measurement tools for Work Engagement using the Utrecht Work Engagement Scale-17 (UWES-17) developed by Schaufeli & Bakker (2004) which has been adapted into Bahasa Indonesia by Risma, et al (2021).
The final results using the Simple Linear Regression Test shows the score is 0,004, which mean the value is less than 0,05.
The conclusion for this research is that the Self Determination has an influence on Work Engagement.
Abstrak.
Kemendikbud mengadakan program magang yang Bernama MBKM Kampus Merdeka: Program Magang Kampus Merdeka.
Tujuannya adalah untuk mencari dan meningkatkan pengetahuan di berbagai perusahaan, selain itu juga untuk meningkatkan soft skill.
Hal ini harus dibarengi dengan motivasi dari individu sehingga mereka bisa bekerja lebih giat dan dapat terlibat dengan pekerjaannya.
Maka dari itu, mahasiswa magang harus memiliki self determination dan work engagement.
Peneliti mengambil 87 sampel dari Mahasiswa ITS yang mengikuti Program Magang Kampus Merdeka.
Peneliti menggunakan Teknik Convenience Sampling.
Alat ukur yang digunakan untuk Self Determination adalah Basic Needs Satisfaction at Work yang dikembangkan oleh Deci, et al (2001) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Rhadiatullah (2016).
Alat ukur yang digunakan untuk Work Engagement adalah Utrecht Work Engagement Scale-17 yang dikembangkan oleh Schaufeli & Bakker (2004) yang telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia oleh Risma, et al (2021).
Hasilnya dengan menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana menunjukkan hasil 0,004, yang artinya nilai tersebut lebih kecil dari 0,05.
Kesimpulannya adalah Self Determination memiliki pengaruh terhadap Work Engagement.

Related Results

Evaluasi Pelaksanaan Magang Mahasiswa Vokasi untuk Peningkatan Kualitas Program Magang di Kampus Politeknik Jakarta Internasional
Evaluasi Pelaksanaan Magang Mahasiswa Vokasi untuk Peningkatan Kualitas Program Magang di Kampus Politeknik Jakarta Internasional
Penelitian ini dilakukan untuk bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan magang di kampus Politeknik Jakarta Internasional, yang mana hasil evaluasi ini akan digunakan untuk...
Sistem Informasi Pengelolaan Magang Berbasis Web
Sistem Informasi Pengelolaan Magang Berbasis Web
Proses pengelolaan magang di Egref Telematika Nusantara masih menggunakan cara manual yaitu mencatat di kertas serta kegiatan magang diberikan lewat chat. Hal ini menyebabkan beber...
Magang Pintar Paham Advokat Solusi Magang Mahasiswa Hukum (Studi Magang Prigel di Josant And Friend’s Law Firm)
Magang Pintar Paham Advokat Solusi Magang Mahasiswa Hukum (Studi Magang Prigel di Josant And Friend’s Law Firm)
Kegiatan magang mahasiswa tidak hanya memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan hukum yang diberikan oleh kantor hukum tersebut. Ada...
PENERAPAN PROGRESSIVE WEB APP PADA PEMBUATAN WEBSITE MAGANG STUDI KASUS PRODI INFORMATIKA UNSIKA
PENERAPAN PROGRESSIVE WEB APP PADA PEMBUATAN WEBSITE MAGANG STUDI KASUS PRODI INFORMATIKA UNSIKA
Magang merupakan salah satu syarat kelulusan mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Singaperbangsa Karawang (Fasilkom Unsika), namun proses mencari lowongan magang masih suli...
KESELARASAN PENGALAMAN MAGANG MAHASISWA PGSD DENGAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK: PERSPEKTIF MAHASISWA PROGRAM MAGANG
KESELARASAN PENGALAMAN MAGANG MAHASISWA PGSD DENGAN PENGEMBANGAN KOMPETENSI PEDAGOGIK: PERSPEKTIF MAHASISWA PROGRAM MAGANG
Hadirnya program magang/praktik kerja MSIB menjadi peluang bagi mahasiswa calon guru untuk mengembangkan kompetensi pedagogik melalui pengalaman magang. Fenomena beragamnya mitra d...
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA DEPARTEMEN ADMINISTRASI PENDIDIKAN MELALUI PROGRAM MAGANG DI MTS AL-ARAFAH
PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA DEPARTEMEN ADMINISTRASI PENDIDIKAN MELALUI PROGRAM MAGANG DI MTS AL-ARAFAH
Program magang merupakan bagian terpenting pada aspek kurikulum pendidikan tinggi yang dirumuskan guna membekali kompetensi praktis mahasiswa, terutama pada bidang Administrasi Pen...

Back to Top