Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Faktor Sosiodemografis dengan Sikap Keluarga dalam Mendampingi Pasien Menjelang Ajal

View through CrossRef
ABSTRACT Family involvement is an essential component in the care of terminal patients, particularly during palliative care andthe end-of-life phase. Family attitudes toward accompanying terminal patients may be influenced by various factors, including sociodemographic characteristics. This study aimed to analyze the relationship between sociodemographic factors and family attitudes in accompanying terminal patients at the end of life. This study employed a quantitativecross-sectional design and involved 66 respondents selected through purposive sampling. Family attitudes were measured using the Indonesian version of the Frommelt Attitudes Toward Care of the Dying Form B (FATCOD-B-I). Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test, along with alternative tests suchas the Likelihood Ratio or Fisher’s Exact Test when Chi-Square assumptions were not met. A total of 54.5% of respondents demonstrated a favorable attitude toward accompanying terminal patients at the end of life. Bivariate analysis indicated that sociodemographic factors were not significantly associated with family attitudes toward end-of-life caregiving (p 0.05). Family attitudes toward accompanying terminal patients were not significantly associated with sociodemographic factors. Psychological, experiential, and psychosocial-spiritual factors may play amore influential role. Keywords: End-Of-Life Care, Family, FATCOD-B-I, Palliative Care, Sociodemographic.  ABSTRAK Pendampingan keluarga memegang peran penting dalam perawatan pasien terminal, terutama pada perawatan paliatif dan fase menjelang ajal. Sikap keluarga dalam mendampingi pasien terminal dapat Menganalisis hubungan antara faktor sosiodemografis dengan sikap keluarga dalam mendampingi pasien terminal menjelang ajal. Studi inimenggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian melibatkan 66 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Sikap keluarga diukur menggunakan instrumen Frommelt Attitudes Toward Care of the Dying Form B versi Indonesia (FATCOD- B-I). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta uji alternatif Likelihood Ratio atau Fisher’s Exact Test jika asumsi uji tidak terpenuhi. Sebanyak 54,5 persen responden menunjukkan sikap favorable dalam mendampingi pasien menjelang ajal.Analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor sosiodemografis tidak memiliki hubungan yang bermakna secara statistikdengan sikap keluarga dalam mendampingi pasien terminal menjelang ajal dengan nilai p lebih dari 0,05. Sikapkeluarga dalam mendampingi pasien terminal menjelang ajal tidak berhubungan secara langsung dengan faktor sosiodemografis. Faktor lain seperti pengetahuan tentang perawatan paliatif, pengalaman pendampingan, serta dukungan psikososial dan spiritual kemungkinan lebih berperan dalam membentuk sikap keluarga. Kata Kunci: FATCOD-B-I, Keluarga, Menjelang Ajal, Perawatan Paliatif, Sosiodemografis.
Title: Hubungan Faktor Sosiodemografis dengan Sikap Keluarga dalam Mendampingi Pasien Menjelang Ajal
Description:
ABSTRACT Family involvement is an essential component in the care of terminal patients, particularly during palliative care andthe end-of-life phase.
Family attitudes toward accompanying terminal patients may be influenced by various factors, including sociodemographic characteristics.
This study aimed to analyze the relationship between sociodemographic factors and family attitudes in accompanying terminal patients at the end of life.
 This study employed a quantitativecross-sectional design and involved 66 respondents selected through purposive sampling.
Family attitudes were measured using the Indonesian version of the Frommelt Attitudes Toward Care of the Dying Form B (FATCOD-B-I).
Data were analyzed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test, along with alternative tests suchas the Likelihood Ratio or Fisher’s Exact Test when Chi-Square assumptions were not met.
A total of 54.
5% of respondents demonstrated a favorable attitude toward accompanying terminal patients at the end of life.
Bivariate analysis indicated that sociodemographic factors were not significantly associated with family attitudes toward end-of-life caregiving (p 0.
05).
Family attitudes toward accompanying terminal patients were not significantly associated with sociodemographic factors.
Psychological, experiential, and psychosocial-spiritual factors may play amore influential role.
 Keywords: End-Of-Life Care, Family, FATCOD-B-I, Palliative Care, Sociodemographic.
  ABSTRAK Pendampingan keluarga memegang peran penting dalam perawatan pasien terminal, terutama pada perawatan paliatif dan fase menjelang ajal.
Sikap keluarga dalam mendampingi pasien terminal dapat Menganalisis hubungan antara faktor sosiodemografis dengan sikap keluarga dalam mendampingi pasien terminal menjelang ajal.
Studi inimenggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.
 Penelitian melibatkan 66 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
 Sikap keluarga diukur menggunakan instrumen Frommelt Attitudes Toward Care of the Dying Form B versi Indonesia (FATCOD- B-I).
Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square, serta uji alternatif Likelihood Ratio atau Fisher’s Exact Test jika asumsi uji tidak terpenuhi.
Sebanyak 54,5 persen responden menunjukkan sikap favorable dalam mendampingi pasien menjelang ajal.
Analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor sosiodemografis tidak memiliki hubungan yang bermakna secara statistikdengan sikap keluarga dalam mendampingi pasien terminal menjelang ajal dengan nilai p lebih dari 0,05.
 Sikapkeluarga dalam mendampingi pasien terminal menjelang ajal tidak berhubungan secara langsung dengan faktor sosiodemografis.
Faktor lain seperti pengetahuan tentang perawatan paliatif, pengalaman pendampingan, serta dukungan psikososial dan spiritual kemungkinan lebih berperan dalam membentuk sikap keluarga.
 Kata Kunci: FATCOD-B-I, Keluarga, Menjelang Ajal, Perawatan Paliatif, Sosiodemografis.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
Akhlak Terhadap Keluarga, Akhlak Terhadap Tetangga, dan Akhlak Terhadap Lingkungan
Akhlak Terhadap Keluarga, Akhlak Terhadap Tetangga, dan Akhlak Terhadap Lingkungan
Manusia selayaknya mempunyai dua garis korelasi dalam menjalani kehidupan, yakni garis horizontal dan garis vertical ialah tentang bagaimana seorang manusia berhubungan dengan Tuha...
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Pengaruh Kualitas Layanan dan Keterlibatan Pasien terhadap Kepuasan: Peran Mediasi Pengalaman Pasien
Penelitian mengenai kepuasan pasien umumnya berfokus pada pengaruh langsung kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, sementara peran keterlibatan pasien dan pengalaman pasien s...
Pengalaman Anggota Keluarga Mendampingi Lansia Penderita Covid-19 Saat Isolasi di RSU Sembiring Deli Tua
Pengalaman Anggota Keluarga Mendampingi Lansia Penderita Covid-19 Saat Isolasi di RSU Sembiring Deli Tua
Lansia merupakan kelompok yang paling rentan terkena penyakit Covid-19. Kecemasan pada lansia dengan Covid-19 merupakan faktor kesehatan mental yang penting untuk diatasi. Terdapat...
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Faktor yang Mempengaruhi Waktu Tunggu Pelayanan Rawat Jalan Pasien di RSUD Kota Makassar
Menurut Kemenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II 2008 waktu tunggu pelayanan adalah waktu yang diperlukan mulai dari pasien mendaftar di tempat pendaftraran pasien rawat jalan (TPPRJ), s...
Peran Komunikasi dalam Konteks Hubungan Keluarga
Peran Komunikasi dalam Konteks Hubungan Keluarga
Keluarga sangat berpengaruh terhadap karakteristik yang membentuk diri kita ketika berhubungan dengan lingkungan kita. Mary Anne Fitzpatrick dan beberapa rekannya telah mengembangk...

Back to Top