Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS WACANA KORELASI DIKSI AHMAD HASSAN DAN AHMAD DAHLAN PERSPEKTIF DAKWAH DI INDONESIA
View through CrossRef
Penelitian ini menganalisis penggunaan diksi dalam tulisan dakwah yang disampaikan oleh dua ulama besar dalam sejarah Islam di Indonesia, yakni Ahmad Hassan dan Ahmad Dahlan. Tulisan yang diteliti yakni tulisan karangan Ahmad Hassan yang berjudul “Kesopanan Tinggi Secara Islam” dan tulisan Ahmad Dahlan yang berjudul “Kesatuan Hidup Manusia”. Penelitian ini difokuskan kepada diksi yang dikhususkan kembali pada kajian bahasa standar dan substandard, kata ilmiah dan kata popular. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang meneliti berdasarkan fenomena yang ditulis dalam karya kedua tokoh dan dideskripsikan sebagai gambaran dari hasil analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diksi yang digunakan oleh kedua tokoh tersebut mencerminkan perbedaan namun tetap berkorelasi karena Ahmad Hassan lebih menggunakan diksi bahasa standar dan ilmiahnya sehingga penyebaran dakwah hanya bisa dilakukan kepada kaum terdidik atau golongan tertentu yang mempelajari ilmu tersebut. Sedangkan Ahmad Dahlan lebih memilih diksi bahasa standar dan popular sehingga dakwah yang diberikan lewat tulisanya bisa diterima oleh seluruh kalangan masayarakat dari lapisan teratas samapai lapisan terbawah. Hal ini terbukti dengan penggunaan kata popular Ahmad Hassan Dahlan 10 diksi sedangkan Ahmad Dahlan sampai 18 diksi namun penggunaan kata Ilmiah Ahmad Hassan mencapai 5 diksi sedangkan Ahmad Dahlan tidak menggunakan kata ilmiah.Kata Kunci: Diksi, Ahmad Hassan, Ahmad Dahlan, Dakwah.
Title: ANALISIS WACANA KORELASI DIKSI AHMAD HASSAN DAN AHMAD DAHLAN PERSPEKTIF DAKWAH DI INDONESIA
Description:
Penelitian ini menganalisis penggunaan diksi dalam tulisan dakwah yang disampaikan oleh dua ulama besar dalam sejarah Islam di Indonesia, yakni Ahmad Hassan dan Ahmad Dahlan.
Tulisan yang diteliti yakni tulisan karangan Ahmad Hassan yang berjudul “Kesopanan Tinggi Secara Islam” dan tulisan Ahmad Dahlan yang berjudul “Kesatuan Hidup Manusia”.
Penelitian ini difokuskan kepada diksi yang dikhususkan kembali pada kajian bahasa standar dan substandard, kata ilmiah dan kata popular.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang meneliti berdasarkan fenomena yang ditulis dalam karya kedua tokoh dan dideskripsikan sebagai gambaran dari hasil analisis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diksi yang digunakan oleh kedua tokoh tersebut mencerminkan perbedaan namun tetap berkorelasi karena Ahmad Hassan lebih menggunakan diksi bahasa standar dan ilmiahnya sehingga penyebaran dakwah hanya bisa dilakukan kepada kaum terdidik atau golongan tertentu yang mempelajari ilmu tersebut.
Sedangkan Ahmad Dahlan lebih memilih diksi bahasa standar dan popular sehingga dakwah yang diberikan lewat tulisanya bisa diterima oleh seluruh kalangan masayarakat dari lapisan teratas samapai lapisan terbawah.
Hal ini terbukti dengan penggunaan kata popular Ahmad Hassan Dahlan 10 diksi sedangkan Ahmad Dahlan sampai 18 diksi namun penggunaan kata Ilmiah Ahmad Hassan mencapai 5 diksi sedangkan Ahmad Dahlan tidak menggunakan kata ilmiah.
Kata Kunci: Diksi, Ahmad Hassan, Ahmad Dahlan, Dakwah.
Related Results
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Abstrak.Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berda...
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
Abstrak: Antropologi dakwah adalah terminologi yang terdiri dari dua kata, yaitu antropologi dan dakwah. Seperti juga antropologi, dakwah merupakan salah satu disiplin ilmu. Bedany...
K.H AHMAD DAHLAN TINJAUAN TERHADAP KONSEP PENDIDIKANNYA
K.H AHMAD DAHLAN TINJAUAN TERHADAP KONSEP PENDIDIKANNYA
Ahmad Dahlan is a figure in the religious reform movement in Indonesia, both in the socio-cultural, political, educational fields, as well as a national hero in the effort to pione...
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Abstract. The motorcycle community is often considered to be doing harassment on the streets such as bullying, bribes, and other negative actions, but the “Bikers Dakwah Bandung” c...
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Buku ini mengemukakan berbagai topik-topik yang diangkat dari hasil penelitian dimulai konsep ‘riset dakwah’ dan ‘riset komunikasi dakwah’ dengan mengadakan penjelajahan wawasan ...
RELEVANSI STRATEGI DAKWAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA DENGAN STRATEGI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW
RELEVANSI STRATEGI DAKWAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA DENGAN STRATEGI DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW
Hizbut Tahrir Indonesia is a unique and phenomenal propaganda institution. For one decade (1998-2008) it has exercised a very intensive preaching, conception of Islam, enforcement ...
DIKSI DALAM MANTRA BAHASA BANJAR
DIKSI DALAM MANTRA BAHASA BANJAR
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan diksi dalam mantra bahasa Banjar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menganalisis...
Pemikiran Ahmad Dahlan tentang Pendidikan dan Relevansinya dengan Pendidikan Kontemporer
Pemikiran Ahmad Dahlan tentang Pendidikan dan Relevansinya dengan Pendidikan Kontemporer
This paper aims to discuss the thoughts of Ahmad Dahlan about education and its relevance to contemporary Islamic education. The research method used in this paper is qualitative l...

