Javascript must be enabled to continue!
Perbedaan Kualitas Hidup Berdasarkan Jenis Persalinan
View through CrossRef
Persalinan merupakan peristiwa kehidupan multidimensi yang dapat memengaruhi kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan perempuan. Periode pasca persalinan merupakan fase kritis pemulihan dan adaptasi sehingga kualitas hidup ibu perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas hidup pasca persalinan antara ibu yang melahirkan secara pervaginam dan ibu yang menjalani seksio sesarea. Metode penelitian menggunakan desain potong lintang komparatif pada 150 ibu pasca persalinan, terdiri atas 75 ibu dengan persalinan pervaginam dan 75 ibu dengan seksio sesarea. Kualitas hidup diukur menggunakan instrumen World Health Organization Quality of Life versi singkat yang mencakup domain fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan. Data dianalisis menggunakan uji t independen untuk data berdistribusi normal dan uji Mann–Whitney U untuk data yang tidak berdistribusi normal, dengan tingkat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian diperoleh nilai rerata skor domain fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan lebih tinggi pada kelompok persalinan pervaginam ibandingkan kelompok seksio sesarea. Perbedaan pada keempat domain bermakna secara statistik (seluruh p < 0,001). Kesimpulan penelitian ini bahwa ibu yang melahirkan secara pervaginam memiliki skor kualitas hidup pascapersalinan yang lebih tinggi pada seluruh domain dibandingkan ibu yang menjalani seksio sesarea. Temuan ini mendukung perlunya pemantauan dan perawatan pasca persalinan yang komprehensif, terutama melalui manajemen nyeri, dukungan psikologis, dan dukungan sosial bagi ibu pasca seksio sesarea.
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bina Bangsa Majene
Title: Perbedaan Kualitas Hidup Berdasarkan Jenis Persalinan
Description:
Persalinan merupakan peristiwa kehidupan multidimensi yang dapat memengaruhi kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan perempuan.
Periode pasca persalinan merupakan fase kritis pemulihan dan adaptasi sehingga kualitas hidup ibu perlu diperhatikan.
Penelitian ini bertujuan membandingkan kualitas hidup pasca persalinan antara ibu yang melahirkan secara pervaginam dan ibu yang menjalani seksio sesarea.
Metode penelitian menggunakan desain potong lintang komparatif pada 150 ibu pasca persalinan, terdiri atas 75 ibu dengan persalinan pervaginam dan 75 ibu dengan seksio sesarea.
Kualitas hidup diukur menggunakan instrumen World Health Organization Quality of Life versi singkat yang mencakup domain fisik, psikologis, hubungan sosial, dan lingkungan.
Data dianalisis menggunakan uji t independen untuk data berdistribusi normal dan uji Mann–Whitney U untuk data yang tidak berdistribusi normal, dengan tingkat kemaknaan 0,05.
Hasil penelitian diperoleh nilai rerata skor domain fisik, psikologis, sosial, dan lingkungan lebih tinggi pada kelompok persalinan pervaginam ibandingkan kelompok seksio sesarea.
Perbedaan pada keempat domain bermakna secara statistik (seluruh p < 0,001).
Kesimpulan penelitian ini bahwa ibu yang melahirkan secara pervaginam memiliki skor kualitas hidup pascapersalinan yang lebih tinggi pada seluruh domain dibandingkan ibu yang menjalani seksio sesarea.
Temuan ini mendukung perlunya pemantauan dan perawatan pasca persalinan yang komprehensif, terutama melalui manajemen nyeri, dukungan psikologis, dan dukungan sosial bagi ibu pasca seksio sesarea.
Related Results
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
PENGARUH INDUKSI STIMULASI OKSITOSIN TERHADAP KEBERHASILAN PERSALINAN PERVAGINAM PADA IBU HAMIL POSTTERM
Latar Belakang: Induksi persalinan yaitu suatu tindakan yang dilakukan terhadap ibu hamil yang belum dalam persalinan untuk merangsang terjadinya persalinan. Induksi persalinan ter...
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS ANTANG PRUMNAS KOTA MAKASSAR
PEMBERDAYAAN IBU HAMIL TENTANG PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS ANTANG PRUMNAS KOTA MAKASSAR
Kelahiran adalah fungsi fisiologis. Tidak heran para ibu ingin melakukan fungsi ini dengan cara yang sesuai untuk mereka. Prasangka orang tersebut sebelum hamil dan latar belakang ...
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Pengaruh Prenatal Yoga Terhadap Durasi Waktu Persalinan Kala I Fase Aktif Di TPMB WM Banjarmasin
Latar Belakang :“Melakukan prenatal yoga selama kehamilan dapat mempengaruhi durasi waktu persalinan, dikarenakan adanya latihan olah nafas dan latihan olah tubuh yang berpengaruh ...
PENGARUH POSISI JONGKOK PADA KALA II PERSALINAN
PENGARUH POSISI JONGKOK PADA KALA II PERSALINAN
Posisi persalinan dapat meningkatkan kenyamanan dengan merangsang reseptor di otak yang menurunkan persepsi nyeri akibat kontraksi uterus sehingga hal ini dapat mempercepat persali...
Kajian Aksiologi : Efektifitas Penggunaan Murottal Al Qur’an Dalam Proses Persalinan
Kajian Aksiologi : Efektifitas Penggunaan Murottal Al Qur’an Dalam Proses Persalinan
Perjuangan seorang ibu untuk melahirkan anak ke dunia harus melalui proses persalinan yang panjang, melelahkan dengan menghadapi rasa nyeri persalinan. Kondisi tersebut dapat menim...
PENGARUH PRENATAL GENTLE YOGA TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI PMB W.M
PENGARUH PRENATAL GENTLE YOGA TERHADAP LAMA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI PMB W.M
Latar Belakang: Prenatal Yoga dipercaya dapat membantu mengurangi durasi persalinan fase aktif I pada ibu primigravida, dimana proses persalinan risiko terjadinya komplikasi sepert...
Pengaruh Kehadiran Keluarga Sebagai Pendamping terhadap Kala I dan Kala II pada Proses Persalinan
Pengaruh Kehadiran Keluarga Sebagai Pendamping terhadap Kala I dan Kala II pada Proses Persalinan
Latar Belakang: Nyeri persalinan sendiri disebabkan oleh kontraksi otot rahim, renggangan otot dasar panggul, episiotomi, dan kondisi psiologis. Komplikasi obstetri sangat berpenga...
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Lama Persalinan Kala 1 Fase Aktif di Puskesmas Maja Desa Maja Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten
Pengaruh Terapi Musik Terhadap Lama Persalinan Kala 1 Fase Aktif di Puskesmas Maja Desa Maja Kecamatan Maja Kabupaten Lebak Banten
ABSTRACT Prolonged childbirth as a cause of maternal death also tends to be quite high. Lebak Regency long parturition is one of the causes of 59 cases of maternal death. One effor...

