Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Proses Torefaksi terhadap Kualitas Serbuk Kayu Kayu
View through CrossRef
Serbuk kayu memiliki potensi sebagai sumber energi baru terbarukan, namun pemanfaatannya masih rendah dikarenakan beberapa karakteristik negatif dari serbuk kayu antara lain kandungan oksigen yang tinggi, energi panas yang rendah, dan kadar air yang tinggi. Torefaksi merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan karakteristik serbuk kayu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses torefaksi terhadap kualitas serbuk kayu. Metode penelitian menggunakan analisis eksperimental proses torefaksi dengan reaktor tipe batch yang dipengaruhi oleh parameter suhu (260 °C, 280 °C, dan 300 °C), waktu tinggal (30 menit), dan gas torefaksi sebagai gas inert. Karakteristik serbuk kayu yang meliputi nilai kalor, solid yield, energy yield, uji proximate dan ultimate menjadi data penting untuk menentukan keberhasilan proses torefaksi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa proses torefaksi pada suhu 300°C merupakan hasil yang optimal. Kondisi ini dapat mengurangi solid yield dan energy yield serbuk kayu masing-masing sebesar 63% dan 84%; meningkatkan nilai kalor serbuk kayu sebesar 5350 kkal/kg (diklasifikasikan ke dalam kategori batu bara subbituminus); meningkatkan fixed carbon sebesar 33.35%; menurunkan volatile matter sebesar 60.97%; menurunkan kandungan oksigen dan hidrogen masing-masing sebesar 34.37% dan 5.72%. Kualitas serbuk kayu dari proses torefaksi disimpulkan dapat menjadi bahan bakar alternatif.
Department of Mechanical and Biosystem Engineering IPB
Title: Pengaruh Proses Torefaksi terhadap Kualitas Serbuk Kayu Kayu
Description:
Serbuk kayu memiliki potensi sebagai sumber energi baru terbarukan, namun pemanfaatannya masih rendah dikarenakan beberapa karakteristik negatif dari serbuk kayu antara lain kandungan oksigen yang tinggi, energi panas yang rendah, dan kadar air yang tinggi.
Torefaksi merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan karakteristik serbuk kayu.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proses torefaksi terhadap kualitas serbuk kayu.
Metode penelitian menggunakan analisis eksperimental proses torefaksi dengan reaktor tipe batch yang dipengaruhi oleh parameter suhu (260 °C, 280 °C, dan 300 °C), waktu tinggal (30 menit), dan gas torefaksi sebagai gas inert.
Karakteristik serbuk kayu yang meliputi nilai kalor, solid yield, energy yield, uji proximate dan ultimate menjadi data penting untuk menentukan keberhasilan proses torefaksi.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa proses torefaksi pada suhu 300°C merupakan hasil yang optimal.
Kondisi ini dapat mengurangi solid yield dan energy yield serbuk kayu masing-masing sebesar 63% dan 84%; meningkatkan nilai kalor serbuk kayu sebesar 5350 kkal/kg (diklasifikasikan ke dalam kategori batu bara subbituminus); meningkatkan fixed carbon sebesar 33.
35%; menurunkan volatile matter sebesar 60.
97%; menurunkan kandungan oksigen dan hidrogen masing-masing sebesar 34.
37% dan 5.
72%.
Kualitas serbuk kayu dari proses torefaksi disimpulkan dapat menjadi bahan bakar alternatif.
Related Results
KUALITAS BRIKET ARANG DARI CAMPURAN ARANG KAYU KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg) DAN ARANG KAYU ALABAN (Vitex pubescens Vahl)
KUALITAS BRIKET ARANG DARI CAMPURAN ARANG KAYU KARET (Hevea brasiliensis Muell. Arg) DAN ARANG KAYU ALABAN (Vitex pubescens Vahl)
This research aims to determine the characteristics of charcoal briquettes made from a mixture of rubber wood charcoal and alaban wood charcoal including water content, density, as...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK GERGAJI KAYU SENGON TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PADA PAVING BLOCK
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK GERGAJI KAYU SENGON TERHADAP KUAT TEKAN DAN DAYA SERAP AIR PADA PAVING BLOCK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu iApakah Ada Pengaruh Penambahan Serbuk Gergaji Kayu Sengon Terhadap Kuat Tekan Pada Paving Block Dan Seberapa Besar Daya Serap Air P...
PENGARUH FORMULA DAN PERBANDINGAN BUMBU SERBUK DENGAN SANTAN SERBUK TERHADAP KARAKTERISTIK BUMBU GULAI SERBUK DENGAN METODE FOAM-MAT DRYING
PENGARUH FORMULA DAN PERBANDINGAN BUMBU SERBUK DENGAN SANTAN SERBUK TERHADAP KARAKTERISTIK BUMBU GULAI SERBUK DENGAN METODE FOAM-MAT DRYING
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari formula dan perbandingan bumbu serbuk dengan santan serbuk dalam pembuatan bumbu gulai serbuk dengan menggunakan metode foam-mat...
ANALISA KOMPOSIT DIPERKUAT SERBUK SERABUT KELAPA BERMATRIK EPOXY TERHADAP KEKUATAN TARIK
ANALISA KOMPOSIT DIPERKUAT SERBUK SERABUT KELAPA BERMATRIK EPOXY TERHADAP KEKUATAN TARIK
Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui nilai dan sifat mekanik uji tarik dan mengetahui karakteristik patahan specimen. Serbuk kelapa hijau yang digunakan harus dipis...
Karakteristik Sifat Fisis Biobriket Limbah Tongkol Jagung dan Serbuk Kayu
Karakteristik Sifat Fisis Biobriket Limbah Tongkol Jagung dan Serbuk Kayu
Penelitian ini menggunakan bahan baku limbah tongkol jagung dan serbuk kayu. Limbah tongkol jagung dan serbuk kayu jumlahnya cukup banyak sehingga mendukung dalam ketersediaan bah...
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya
Pelatihan Penggunaan Mesin Pencetak Briket Serbuk Kayu pada Kelompok Karang Taruna Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas, Kab. Tasikmalaya
Desa Pakemitan, Kec. Cikatomas memiliki 54 pengrajin gula kelapa yang tergabung dalam 8 kelompok usaha skala mikro dan kecil (UMK). Sebagian pengrajin mengolah nira kelapa menjadi ...
Kandungan NPK Kulit Kopi dan Serbuk Kayu Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram dan Efek Sisa Kompos Baglog
Kandungan NPK Kulit Kopi dan Serbuk Kayu Terhadap Pertumbuhan Jamur Tiram dan Efek Sisa Kompos Baglog
Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh campuran kulit kopi dan serbuk kayu sebagai media tanam terhadap pertumbuhan, produktivitas jamur tiram (Pleurotus ostreatus) dan ka...

