Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan lingkar pinggang dengan frekuensi napas pada guru SMP Kristen Eben Haezar 1, 2, dan SMA Kristen Eben Haezar Manado

View through CrossRef
Abstract: Waist circumference is a simple method of measuring abdominal fat, which encompasses visceral and subcutaneous fat. Excessive abdominal fat in people with large waist circumference can compress the chest wall and diaphragm mechanically causing an inability of the lungs to expand optimally, which results in shallow and rapid breathing pattern. Teachers are among the high-risk groups to experience an increase in the waist circumference due to the sedentary work pattern. This was an observational study with a cross-sectional design. This study was aimed to obtain the correlation between waist circumference and respiratory rate in teachers. The results showed that there were 84 teachers of Eben Haezar Christian Junior High School 1, 2, and Eben Haezar Christian Senior High School Manado as subjects. Measurements of waist circumference and respiratry rate were performed on all subjects. It was found that the mean waist circumference of female teachers was 89.04 cm meanwhile of male teachers was 92.31 cm. The mean respiratory rate was 21 breaths per minute. The Pearson Bivariate Correlation statistic test showed that there was a significant positive moderate correlation between waist circumference and respiratory rate (r = 0.493; p < 0.05).Keywords: waist circumference, respiratory rate, teachers Abstrak: Lingkar pinggang merupakan suatu metode sederhana yang digunakan untuk mengukur lemak di bagian abdomen, meliputi lemak viseral dan lemak subkutan. Lemak abdominal yang berlebihan menekan dinding dada dan diafragma sehingga paru-paru tidak dapat mengembang secara optimal, menyebabkan pernapasan yang cepat dan dangkal. Guru merupakan kelompok yang berisiko mengalami peningkatan ukuran lingkar pinggang dikarenakan pola pekerjaan yang sedenter. Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara lingkar pinggang dan frekuensi napas pada guru-guru. Jenis penelitian ialah observasional dengan desain potong lintang. Terdapat 84 subjek terdiri dari guru-guru yang mengajar di SMP Kristen Eben Haezar 1, 2, dan SMA Kristen Eben Haezar Manado. Pengukuran lingkar pinggang dan frekuensi pernapasan dilakukan secara langsung. Hasil penelitian mendapatkan rerata lingkar pinggang pada guru wanita ialah 89,04 cm dan pada guru pria 92,31 cm, dengan rerata frekuensi napas 21 kali per menit. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Pearson bivariat menunjukkan bahwa ukuran lingkar pinggang memiliki korelasi positif yang bermakna dan cukup kuat dengan frekuensi napas (r = 0,493; p < 0,05). Kata kunci: lingkar pinggang, frekuensi napas, guru
Title: Hubungan lingkar pinggang dengan frekuensi napas pada guru SMP Kristen Eben Haezar 1, 2, dan SMA Kristen Eben Haezar Manado
Description:
Abstract: Waist circumference is a simple method of measuring abdominal fat, which encompasses visceral and subcutaneous fat.
Excessive abdominal fat in people with large waist circumference can compress the chest wall and diaphragm mechanically causing an inability of the lungs to expand optimally, which results in shallow and rapid breathing pattern.
Teachers are among the high-risk groups to experience an increase in the waist circumference due to the sedentary work pattern.
This was an observational study with a cross-sectional design.
This study was aimed to obtain the correlation between waist circumference and respiratory rate in teachers.
The results showed that there were 84 teachers of Eben Haezar Christian Junior High School 1, 2, and Eben Haezar Christian Senior High School Manado as subjects.
Measurements of waist circumference and respiratry rate were performed on all subjects.
It was found that the mean waist circumference of female teachers was 89.
04 cm meanwhile of male teachers was 92.
31 cm.
The mean respiratory rate was 21 breaths per minute.
The Pearson Bivariate Correlation statistic test showed that there was a significant positive moderate correlation between waist circumference and respiratory rate (r = 0.
493; p < 0.
05).
Keywords: waist circumference, respiratory rate, teachers Abstrak: Lingkar pinggang merupakan suatu metode sederhana yang digunakan untuk mengukur lemak di bagian abdomen, meliputi lemak viseral dan lemak subkutan.
Lemak abdominal yang berlebihan menekan dinding dada dan diafragma sehingga paru-paru tidak dapat mengembang secara optimal, menyebabkan pernapasan yang cepat dan dangkal.
Guru merupakan kelompok yang berisiko mengalami peningkatan ukuran lingkar pinggang dikarenakan pola pekerjaan yang sedenter.
Penelitian ini dilakukan untuk melihat hubungan antara lingkar pinggang dan frekuensi napas pada guru-guru.
Jenis penelitian ialah observasional dengan desain potong lintang.
Terdapat 84 subjek terdiri dari guru-guru yang mengajar di SMP Kristen Eben Haezar 1, 2, dan SMA Kristen Eben Haezar Manado.
Pengukuran lingkar pinggang dan frekuensi pernapasan dilakukan secara langsung.
Hasil penelitian mendapatkan rerata lingkar pinggang pada guru wanita ialah 89,04 cm dan pada guru pria 92,31 cm, dengan rerata frekuensi napas 21 kali per menit.
Analisis statistik menggunakan uji korelasi Pearson bivariat menunjukkan bahwa ukuran lingkar pinggang memiliki korelasi positif yang bermakna dan cukup kuat dengan frekuensi napas (r = 0,493; p < 0,05).
Kata kunci: lingkar pinggang, frekuensi napas, guru.

Related Results

Hubungan kadar kolesterol total dengan tekanan darah pada guru di SMP 1 & 2 Eben Haezar dan SMA Eben Haezar Manado
Hubungan kadar kolesterol total dengan tekanan darah pada guru di SMP 1 & 2 Eben Haezar dan SMA Eben Haezar Manado
Abstract: Hypertension is the third cause of death, coming after stroke and tuberculosis, which encompasses 6,7% mortality ages in Indonesia. This study aims to identify the correl...
Pengaruh Feedback dan Motivasi Latihan Terhadap Keterampilan Passing Control Sepak Bola
Pengaruh Feedback dan Motivasi Latihan Terhadap Keterampilan Passing Control Sepak Bola
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang perbedaan variabel bebas terhadap variabel terikat. Terdapat dua variabel bebas dalam penelitian ini, yaitu perlakuan lat...
Perancangan Crossover Dua Jalur Pasif dan Aktif Orde Dua
Perancangan Crossover Dua Jalur Pasif dan Aktif Orde Dua
Sirkuit crossover pasif terdiri dari komponen pasif (induktor dan kapasitor) yang tidak mempunyai penguatan daya. Sirkuit crossover aktif terdiri dari komponen pasif (resistor dan ...
HUBUNGAN KECEPATAN, KELINCAHAN, DAN KELENTUKKAN DENGAN MENGGIRING BOLA SISWA EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 MUARA BADAK KALIMANTAN TIMUR
HUBUNGAN KECEPATAN, KELINCAHAN, DAN KELENTUKKAN DENGAN MENGGIRING BOLA SISWA EKSTRAKURIKULER SMP NEGERI 1 MUARA BADAK KALIMANTAN TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; A(1) Apakah ada hubungan kecepatan dengan kemampuan menggiring bola pada siswa ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Muara Badak Filial "Tanah Dat...
PENGARUH ELEVASI KAKI TERHADAP PENURUNAN FOOT OEDEM PADA PENDERITA CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF)
PENGARUH ELEVASI KAKI TERHADAP PENURUNAN FOOT OEDEM PADA PENDERITA CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF)
Foot oedema (FO) merupakan salah satu manisfestasi klinis pasien Congestive Heart Failure (CHF) yang sangat menggangu penderitanya seperti susah untuk berjalan dan beraktifitas. Tu...
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) MELALUI WORKSHOP
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) MELALUI WORKSHOP
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Pembelajaran berbasis proyek (project based learning) melalui workshop di SMP Negeri 43 Med...

Back to Top