Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Perilaku Remaja Terhadap Pencegahan HIV/AIDS SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara
View through CrossRef
Hubungan seksual yang dilakukan pada usia yang sangat muda meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi HIV, terutama jika melibatkan pasangan seksual yang beresiko atau pasangan yang berganti-ganti dan penggunaan kondom yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS di SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara Tahun 2021. Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian survei analitik. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 889 remaja dan sampel yang diambil sebanyak 68 remaja untuk jumlah dari subjek yang akan diteliti oleh peneliti di SMAN 1 Lasusua. Tehnik pengambilan sampel yaitu accindental sampling. Accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel. Metode analisis data menggunakan uji univariate dan bivariate. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa jenis kelamin, tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS. Jenis kelamin diperoleh p-value = 0,003 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, tingkat pengetahuan remaja diperoleh p-value = 0,028 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, sikap diperoleh p-value = 0,003 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, dan tindakan diperoleh p-value = 0,004 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS. Maka dapat disimpulkan bahwa perilaku remaja berpengaruh terhadap pencegahan HIV/AIDS. Untuk selanjutnya diharapkan adanya penelitian tentang perilaku terbuka remaja dalam melakukan pencegahan HIV/AIDS dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Hubungan Perilaku Remaja Terhadap Pencegahan HIV/AIDS SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara
Description:
Hubungan seksual yang dilakukan pada usia yang sangat muda meningkatkan kemungkinan seseorang terinfeksi HIV, terutama jika melibatkan pasangan seksual yang beresiko atau pasangan yang berganti-ganti dan penggunaan kondom yang rendah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS di SMAN 1 Lasusua Kolaka Utara Tahun 2021.
Jenis penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian survei analitik.
Populasi dalam penelitian ini sebanyak 889 remaja dan sampel yang diambil sebanyak 68 remaja untuk jumlah dari subjek yang akan diteliti oleh peneliti di SMAN 1 Lasusua.
Tehnik pengambilan sampel yaitu accindental sampling.
Accidental sampling adalah teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel.
Metode analisis data menggunakan uji univariate dan bivariate.
Dari hasil penelitian diperoleh bahwa jenis kelamin, tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan remaja memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS.
Jenis kelamin diperoleh p-value = 0,003 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, tingkat pengetahuan remaja diperoleh p-value = 0,028 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, sikap diperoleh p-value = 0,003 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS, dan tindakan diperoleh p-value = 0,004 yang berarti memiliki hubungan dengan pencegahan HIV/AIDS.
Maka dapat disimpulkan bahwa perilaku remaja berpengaruh terhadap pencegahan HIV/AIDS.
Untuk selanjutnya diharapkan adanya penelitian tentang perilaku terbuka remaja dalam melakukan pencegahan HIV/AIDS dan faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS.
Related Results
Capítulo 6 – HIV-AIDS, como tratar, o que fazer e o que não fazer durante o tratamento?
Capítulo 6 – HIV-AIDS, como tratar, o que fazer e o que não fazer durante o tratamento?
A infecção pelo vírus do HIV pode ocorrer de diversas maneiras, tendo sua principal forma a via sexual por meio do sexo desprotegido. O vírus do HIV fica em um período de incubação...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Impact of HIV/AIDS scale-up on non-HIV priority services in Nyanza Province, Kenya
Impact of HIV/AIDS scale-up on non-HIV priority services in Nyanza Province, Kenya
Background: The HIV pandemic has attracted unprecedented scale-up in resources to curb its escalation and manage those afflicted. Although evidence from developing countries sugges...
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS LAKI-LAKI SEKS LAKI-LAKI (LSL) DI KOTA JAMBI
DETERMINAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA KOMUNITAS LAKI-LAKI SEKS LAKI-LAKI (LSL) DI KOTA JAMBI
ABSTRACT
Data from the Jambi City Health Office in collaboration with the Kanti Sehati Foundation shows that in 2019 there were 421 MSM recorded in Jambi City. This research ...
Laboratory-based Evaluation of Wondfo HIV1/2 Rapid Test Kits in the Gambia, December 2020
Laboratory-based Evaluation of Wondfo HIV1/2 Rapid Test Kits in the Gambia, December 2020
Background: HIV rapid diagnosis in The Gambia is mainly done using Determine HIV-1/2 and First Response HIV 1.2.0 or SD Bioline HIV-1/2 3.0 for screening and sero-typing of HIV res...
PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI LIMA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN MAROS
PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA PUTRI KELAS X DI LIMA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KABUPATEN MAROS
Perilaku kesehatan reproduksi remaja saat ini cenderung kurang mendukung terciptanya remaja berkualitas. Angka aborsi di kalangan remaja saat ini diperkirakan sekitar 700 - 800 rib...
Perkembangan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu, 1967-2017
Perkembangan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu, 1967-2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang SMAN 1 Luwu sebagai wadah proses pendidikan di Kabupaten Luwu 1967-2017) dengan mengungkap proses berdirinya SMAN 1 Luwu dan perke...
Stigma Kills
Stigma Kills
Stigma due to an HIV diagnosis is a well-known phenomenon and is a major barrier to accessing care.1Over the last forty years, HIV has been transformed from a fatal disease to a ma...

