Javascript must be enabled to continue!
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Migrasi Kateter Epidural
View through CrossRef
Epidural kontinyu saat ini merupakan salah satu satu tekhnik regional anestesia yang mulai sering digunakan dalam praktek anesthesia sehari-hari. Dapat digunakan untuk anestesia tunggal dalam pembedahan, adjuvan anestesia umum, manajemen nyeri paska operasi serta menajemen nyeri kronis pada pasien keganasan. Salah satu permasalahan yang banyak dihadapi pada prosedur epidural kontinyu adalah kejadian migrasi kateter epidural keluar dari ruang epidural. Kateter pada awalnya telah berada di rongga epidural dan telah dikonfirmasi dengan teknik Loss of Resistence (LOR), hanging drop, ataupun dengan bantuan ultrasonografi. Karena pengaruh berbagai faktor, kateter epidural dapat berpindah dari tempat yang seharusnya. Hal ini tentu saja dapat mempengaruhi efektivitas anestesia dari epidural itu sendiri, serta dapat berakibat fatal bila obat lokal anestesi dalam jumlah tertentu masuk ke ruang lainnya melalui kateter yang telah bergeser ke ruang subarachnoid, intravaskuler, atau ruang subdural.Berbagai penyebab terjadinya migrasi kateter antara lain karena adanya perubahan posisi waktu pemasangan maupun aktifitas pasien, meningkatnya tekanan ruang epidural Oleh karena itu penting bagi seorang anestesiologi untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang bisa meningkatkan resiko migrasi kateter epidural dan bagaimana cara mencegahnya serta mengatasi komplikasi yang mungkin timbul.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Migrasi Kateter Epidural
Description:
Epidural kontinyu saat ini merupakan salah satu satu tekhnik regional anestesia yang mulai sering digunakan dalam praktek anesthesia sehari-hari.
Dapat digunakan untuk anestesia tunggal dalam pembedahan, adjuvan anestesia umum, manajemen nyeri paska operasi serta menajemen nyeri kronis pada pasien keganasan.
Salah satu permasalahan yang banyak dihadapi pada prosedur epidural kontinyu adalah kejadian migrasi kateter epidural keluar dari ruang epidural.
Kateter pada awalnya telah berada di rongga epidural dan telah dikonfirmasi dengan teknik Loss of Resistence (LOR), hanging drop, ataupun dengan bantuan ultrasonografi.
Karena pengaruh berbagai faktor, kateter epidural dapat berpindah dari tempat yang seharusnya.
Hal ini tentu saja dapat mempengaruhi efektivitas anestesia dari epidural itu sendiri, serta dapat berakibat fatal bila obat lokal anestesi dalam jumlah tertentu masuk ke ruang lainnya melalui kateter yang telah bergeser ke ruang subarachnoid, intravaskuler, atau ruang subdural.
Berbagai penyebab terjadinya migrasi kateter antara lain karena adanya perubahan posisi waktu pemasangan maupun aktifitas pasien, meningkatnya tekanan ruang epidural Oleh karena itu penting bagi seorang anestesiologi untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang bisa meningkatkan resiko migrasi kateter epidural dan bagaimana cara mencegahnya serta mengatasi komplikasi yang mungkin timbul.
.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN KUALITAS PERAWATAN KATETER DENGAN KEJADIAN INFEKSI NOSOKOMIAL SALURAN KEMIH DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2019
HUBUNGAN KUALITAS PERAWATAN KATETER DENGAN KEJADIAN INFEKSI NOSOKOMIAL SALURAN KEMIH DI RUMAH SAKIT UMUM IMELDA PEKERJA INDONESIA MEDAN TAHUN 2019
ABSTRAK
Infeksi nosokomial merupakan kejadian yang sering terjadi di rumah sakit dan dapat menimbulkan kerugian bagi pasien, keluarga dan rumah sakit itu sendiri. Salah satu...
Patient Decision Making Surrounding Epidural Use in Labor
Patient Decision Making Surrounding Epidural Use in Labor
Introduction/Objectives: Labor is thought to be one of the most painful experiences in a woman’s life, similar to pain caused by complex regional pain syndromes. Epidural analgesia...
HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MELAKUKAN MIGRASI TENAGA KERJA (STUDI KASUS WARGA PERANTAUAN DI KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO)
HIERARKI KEBUTUHAN MASLOW DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN MELAKUKAN MIGRASI TENAGA KERJA (STUDI KASUS WARGA PERANTAUAN DI KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui teori motivasi berdasarkan Hierarki Kebutuhan Maslow yang meliputi kebutuhan fisiologis, kebutuhan keselamatan dan rasa aman, kebutuhan s...
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
“Memproduksi” Manusia lewat Psikologi
Saat membicarakan mengenai tegangan politik antara Red Shirts dengan Yellow Shirts di Thailand, Benedict Anderson (2016) – seorang ahli Kajian Asia Tenggara – menuliskan bahwa seor...
PERGERAKAN MIGRASI ORANG INDIA KE SABAH 1882-1969: PERTAMBAHAN POPULASI DAN PEMBENTUKKAN IDENTITI ORANG INDIA DI SABAH
PERGERAKAN MIGRASI ORANG INDIA KE SABAH 1882-1969: PERTAMBAHAN POPULASI DAN PEMBENTUKKAN IDENTITI ORANG INDIA DI SABAH
Migrasi merupakan salah satu pergerakan sosial manusia sejak sekian lama bermula daripada konteks pra sejarah sehingga ke hari. Memperlihatkan aktiviti sosial ini adalah sebahagian...
Epidural Anesthesia
Epidural Anesthesia
During epidural anesthesia, local anesthetics and adjuvants are administered into the epidural space by a single-shot, intermittent, or continuous technique. Epidural analgesia is ...

