Javascript must be enabled to continue!
PENGGUNAAN GAWAI PADA KELUARGA BERPOLA KOMUNIKASI PERMISIF
View through CrossRef
Pada era digital ini, penggunaan perangkat teknologi pada anak-anak dalam sebuah keluarga bukanlah sesuatu yang luar biasa. Khususnya untuk keluarga dengan orang tua yang bekerja, yang mana memiliki tingkat kesibukan yang lebih tinggi. Padatnya jam kerja mengharuskan orang tua yang bekerja mempekerjakan pengasuh anak atau asisten rumah tangga. Dalam temuan penelitian sebelumnya yang relevan, pola komunikasi dalam keluarga yang sama disebut sebagai pola komunikasi permissive. Penelitian ini ingin menjelaskan bagaimana penggunaan gadget dalam keluarga dengan pola komunikasi keluarga permisif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis komparatif pada 2 keluarga yang menerapkan pola komunikasi permisif dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam penggunaan perangkat pada dua keluarga tersebut. Dalam keluarga A, sebagian besar periode penggunaan digunakan untuk mengakses gim online di mana anak-anak bermain sendiri tanpa pengawasan. Waktu yang digunakan untuk mengakses gim online adalah sekitar 3-4 jam per hari. Ini dapat dikategorikan sebagai kecanduan. Sementara di keluarga B, penggunaan perangkat lebih untuk mengakses Youtube. Saat mengakses Youtube, anak-anak terkadang didampingi oleh pengasuh dan orang tua. Namun, sebagian besar waktu anak-anak mengakses Youtube sendiri. Lamanya mengakses Youtube pada anak-anak keluarga B adalah sekitar 3-4 jam dalam sehari.
University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Title: PENGGUNAAN GAWAI PADA KELUARGA BERPOLA KOMUNIKASI PERMISIF
Description:
Pada era digital ini, penggunaan perangkat teknologi pada anak-anak dalam sebuah keluarga bukanlah sesuatu yang luar biasa.
Khususnya untuk keluarga dengan orang tua yang bekerja, yang mana memiliki tingkat kesibukan yang lebih tinggi.
Padatnya jam kerja mengharuskan orang tua yang bekerja mempekerjakan pengasuh anak atau asisten rumah tangga.
Dalam temuan penelitian sebelumnya yang relevan, pola komunikasi dalam keluarga yang sama disebut sebagai pola komunikasi permissive.
Penelitian ini ingin menjelaskan bagaimana penggunaan gadget dalam keluarga dengan pola komunikasi keluarga permisif.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis komparatif pada 2 keluarga yang menerapkan pola komunikasi permisif dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dalam penggunaan perangkat pada dua keluarga tersebut.
Dalam keluarga A, sebagian besar periode penggunaan digunakan untuk mengakses gim online di mana anak-anak bermain sendiri tanpa pengawasan.
Waktu yang digunakan untuk mengakses gim online adalah sekitar 3-4 jam per hari.
Ini dapat dikategorikan sebagai kecanduan.
Sementara di keluarga B, penggunaan perangkat lebih untuk mengakses Youtube.
Saat mengakses Youtube, anak-anak terkadang didampingi oleh pengasuh dan orang tua.
Namun, sebagian besar waktu anak-anak mengakses Youtube sendiri.
Lamanya mengakses Youtube pada anak-anak keluarga B adalah sekitar 3-4 jam dalam sehari.
Related Results
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
PENGARUH TERAPI KELUARGA TERHADAP DUKUNGAN KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DENGAN MASALAH PERILAKU KEKERASAN DI KOTA SURABAYA
Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain quasy eksperimen dengan rancangan pre-post test with control group desaign yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi keluarg...
Membangun Harmoni dalam Keluarga melalui Komunikasi Efektif
Membangun Harmoni dalam Keluarga melalui Komunikasi Efektif
Keluarga sukinah ditunjukkan dengan anggota keluarga yang harmonis, bahagia, dan tentram. Menghargai anggota keluarga dan orang lain merupakan hal paling sederhana dan mendasar yan...
Representasi Komunikasi Keluarga pada Film “Gara-Gara Warisan”
Representasi Komunikasi Keluarga pada Film “Gara-Gara Warisan”
Abstract. Communication is very important in the family. By communicating, family members can know and understand roles, rules and expectations and how family members form and mana...
Pengaruh Penggunaan Laptop dan Gawai terhadap Kesehatan Mata Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2020 di Era Pandemi
Pengaruh Penggunaan Laptop dan Gawai terhadap Kesehatan Mata Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Angkatan 2020 di Era Pandemi
Saat ini Covid-19 sudah menjadi pandemi global serta bisa menular melalui droplet. Di Indonesia, per tanggal 5 Oktober 2020 telah ada 303.498 kasus positif Covid-19 serta 3,7% diny...
Konseling Keluarga dalam Pendekatan behavioral Dalam Mengatasi Masalah Keluarga
Konseling Keluarga dalam Pendekatan behavioral Dalam Mengatasi Masalah Keluarga
Keluarga merupakan tempat yang penting bagi perkembangan anak-anak baik secara fisik, emosi, spiritual dan sosial. Karena keluarga merupakan sumber berbagi kasih sayang, perlindung...
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA MISKIN
IMPLEMENTASI PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA MISKIN
Penelitian bertujuan mengetahui implementasi kebijakan program keluarga harapan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin di Kabupaten Cirebon dengan subyek keluarga m...
Spiritualitas Keluarga Katolik di Era Disrupsi Teknologi
Spiritualitas Keluarga Katolik di Era Disrupsi Teknologi
Penelitian ini meneliti hakikat keluarga menurut ajaran Katolik. Ia menemukan bahwa jati diri keluarga kristiani adalah Gereja rumah tangga (ecclesia domestica). Keluarga adalah pu...
PSIKOEDUKASI KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN MASALAH HALUSINASI DI PUSKESMAS KEDUNGDORO DAN PUSKESMAS ASEMROWO SURABAYA
PSIKOEDUKASI KELUARGA DALAM MERAWAT PASIEN DENGAN MASALAH HALUSINASI DI PUSKESMAS KEDUNGDORO DAN PUSKESMAS ASEMROWO SURABAYA
Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa dimana pasien mengalami perubahan sensori persepsi, merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan atau p...

