Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

LITERASI DIGITAL DALAM MENANGKAL BERITA HOAX DI MEDIA SOSIAL (STUDI PADA MAHASISWA FISIP KOMUNIKASI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU)

View through CrossRef
Penelitian ini mengeksplore kemampuan Literasi digital dalam menangkal berita Hoaks di kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Didapatkan bahwa kemampuan literasi digital yang dimiliki mahasiswa mampu menciptakan Mahassiwa kreatif, kritis serta memiliki pola pikir maju dan tidak mudah terpropokatif. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Menggunakan teori menangkal berita hoaks dari Douglas A.J maka dapat disimpulkan:1. Culture dalam menangkal berita hoaks sangat mempengaruhi, karena nilai-nilai dan norma-norma yang tertanam sejak dahulu mempengaruhi cara berfikir setiap individu. 2) Kognisi, yaitu penilaian isi berpikir.  pengetahuan bertambah, maka untuk menyeleksi dan mengartikan berita tidak hanya dari satu sumber saja tetapi mampu membandingkan antar aberita satu dengan yang lain dan dari bebragai sumber dengan berita yang sama.3) Communication skills, yaitu memahami kinerja jaringan dan komunikasi di dunia digital.4)Bertanggung jawab dan percaya diri; 5)Memecahkan atau kritis menghadapi konten yang ada.untuk menangkal berita hoaks maka : a)Mencari tau Siapa aktor atau sumber yang memberitakan (Komunikator). b) Membandingkan berita dari berbagai sumber dari berbagai media sosial, (Pesan). c)Mencari tau media mana saja yang memberitakan serta memahami tarket atau khalayak sasaran. (Media). d)Bergabung di Grup, sehingga bisa mengkroscek kebenaran data. e) Memahami dan mempelajari WEB yang menyebarkan berita. f). Melihat apakah narasumber terpercaya atau para ahli Kata Kunci: Media Sosial, Mahasiswa, Culture, Kognisi, Communication
Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Title: LITERASI DIGITAL DALAM MENANGKAL BERITA HOAX DI MEDIA SOSIAL (STUDI PADA MAHASISWA FISIP KOMUNIKASI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BENGKULU)
Description:
Penelitian ini mengeksplore kemampuan Literasi digital dalam menangkal berita Hoaks di kalangan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
Didapatkan bahwa kemampuan literasi digital yang dimiliki mahasiswa mampu menciptakan Mahassiwa kreatif, kritis serta memiliki pola pikir maju dan tidak mudah terpropokatif.
Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif.
Menggunakan teori menangkal berita hoaks dari Douglas A.
J maka dapat disimpulkan:1.
Culture dalam menangkal berita hoaks sangat mempengaruhi, karena nilai-nilai dan norma-norma yang tertanam sejak dahulu mempengaruhi cara berfikir setiap individu.
2) Kognisi, yaitu penilaian isi berpikir.
 pengetahuan bertambah, maka untuk menyeleksi dan mengartikan berita tidak hanya dari satu sumber saja tetapi mampu membandingkan antar aberita satu dengan yang lain dan dari bebragai sumber dengan berita yang sama.
3) Communication skills, yaitu memahami kinerja jaringan dan komunikasi di dunia digital.
4)Bertanggung jawab dan percaya diri; 5)Memecahkan atau kritis menghadapi konten yang ada.
untuk menangkal berita hoaks maka : a)Mencari tau Siapa aktor atau sumber yang memberitakan (Komunikator).
b) Membandingkan berita dari berbagai sumber dari berbagai media sosial, (Pesan).
c)Mencari tau media mana saja yang memberitakan serta memahami tarket atau khalayak sasaran.
(Media).
d)Bergabung di Grup, sehingga bisa mengkroscek kebenaran data.
e) Memahami dan mempelajari WEB yang menyebarkan berita.
f).
Melihat apakah narasumber terpercaya atau para ahli Kata Kunci: Media Sosial, Mahasiswa, Culture, Kognisi, Communication.

Related Results

PENERAPAN LITERASI DIGITAL MENUJU MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MILENIAL ANTI HOAX
PENERAPAN LITERASI DIGITAL MENUJU MAHASISWA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG MILENIAL ANTI HOAX
Jumlah pengguna Internet di Indonesia telah mencapai 132.7 juta orang dari 256.2 juta orang populasi Indonesia. Kenyataan menunjukkan, banyaknya jumlah pengguna Internet di Indones...
ANALISIS FAKTOR TERPAAN BERITA HOAX COVID-19 MASYARAKAT HINDU KOTA DENPASAR
ANALISIS FAKTOR TERPAAN BERITA HOAX COVID-19 MASYARAKAT HINDU KOTA DENPASAR
Banyaknya berita hoax di media sosial terkait Covid-19 tentu membuat masyarakat tidak tenang. WhatsApp adalah salah satu dari tiga media sosial yang paling sering digunakan masyara...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Iklan Layanan Masyarakat Waspada Hoax
Iklan Layanan Masyarakat Waspada Hoax
Berita hoax adalah berita palsu yang diada-adakan atau diputarbalikkan dari realitas sesungguhnya. Banyak kasus atau peristiwa yang sebenarnya tidak terjadi namun diangkat menjadi ...
Pengaruh Penyebaran Berita Hoax Covid-19 pada WhatsApp dari Facebook terhadap Perilaku Masyarakat
Pengaruh Penyebaran Berita Hoax Covid-19 pada WhatsApp dari Facebook terhadap Perilaku Masyarakat
The influence of the spread of Covid-19 hoax news has given rise to a lot of public opinion that can create dissent in society. These Covid-19 hoax news increasingly have a negativ...
Framing Situs Berita Daring Lokal pada Pemilihan Gubernur Bengkulu 2020
Framing Situs Berita Daring Lokal pada Pemilihan Gubernur Bengkulu 2020
Situs berita daring lokal idealnya bersikap independen, independesinya harus terwujud dalam segala hal, terutama saat kontestasi pesta demokrasi. Pada 2020, Pemilihan Gubernur di B...
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
The influence of micro influencers and digital marketing on product purchasing decisions at tiktok shop in bengkulu city
THE INFLUENCE OF MICRO-INFLUENCERS AND DIGITAL MARKETING ON PURCHASE DECISIONS OF TIKTOK SHOP CUSTOMERS IN BENGKULU CITY Andhes Tiani Putri, Meylaty F   12Faculty Of Economic E...
Informasi Hoax di Media Sosial Facebook
Informasi Hoax di Media Sosial Facebook
This study aims to: (1) describe the structure of hoax on Facebook social media, (2) describe the contents of hoax messages on Facebook; and (3) describe the characteristics of usi...

Back to Top