Javascript must be enabled to continue!
Optimasi Rekonfigurasi Jaringan Distribusi Tegangan Menengah Kota Medan Menggunakan Algoritma Kunang – Kunang (Firefly Algorithm)
View through CrossRef
Rekonfigurasi jaringan didefenisikan sebagai mengubah struktur topologi dari konfigurasi jaringan distribusi dengan cara mengubah posisi saklar (eadaan terbuka atau keadaan tertutup) dari tie dan sectionalizing switch. tujuan utama dari konfigurasi ulang jaringan distribusi adalah mengurangi rugi daya aktif dan meningkatkan profil tegangan, dalam proses konfigurasi ulang jaringan distribusi ada banyak batasan yang tidak boleh dilanggar saat menemukan konfigurasi jaringan distribusi yang paling optimal, saat melakukan proses optimasi konfigurasi ulang jaringan distribusi bentuk jaringan harus terjaga dalam bentuk radial dan tengangan sistem distribusi dalam range -5% dan +10% dari tegangan nominal. pemilihan saklar yang terbuka tergantung pada perbedaan tegangan, hal ini mengakibatkan penemuan lokal minima tetapi proses memperoleh konfigurasi optimal jauh lebih cepat. pada penelitian ini algoritma yang disulkan adalah algoritma kunang – kunang, skema ini telah diuji pada sistem distribusi NR7 84 bus 20 kV di Medan. Hasil analisis dengan menggunakan metode usulan didapatkan penurunan rugi daya dari 33,21 kW menjadi 24,49 kW atau berkurang 26,25% dengan saklar terbuka 84, 9, 10, 17, 19, 26, 29, 75, 34, 39, 43 , 95, 96, 97.
Title: Optimasi Rekonfigurasi Jaringan Distribusi Tegangan Menengah Kota Medan Menggunakan Algoritma Kunang – Kunang (Firefly Algorithm)
Description:
Rekonfigurasi jaringan didefenisikan sebagai mengubah struktur topologi dari konfigurasi jaringan distribusi dengan cara mengubah posisi saklar (eadaan terbuka atau keadaan tertutup) dari tie dan sectionalizing switch.
tujuan utama dari konfigurasi ulang jaringan distribusi adalah mengurangi rugi daya aktif dan meningkatkan profil tegangan, dalam proses konfigurasi ulang jaringan distribusi ada banyak batasan yang tidak boleh dilanggar saat menemukan konfigurasi jaringan distribusi yang paling optimal, saat melakukan proses optimasi konfigurasi ulang jaringan distribusi bentuk jaringan harus terjaga dalam bentuk radial dan tengangan sistem distribusi dalam range -5% dan +10% dari tegangan nominal.
pemilihan saklar yang terbuka tergantung pada perbedaan tegangan, hal ini mengakibatkan penemuan lokal minima tetapi proses memperoleh konfigurasi optimal jauh lebih cepat.
pada penelitian ini algoritma yang disulkan adalah algoritma kunang – kunang, skema ini telah diuji pada sistem distribusi NR7 84 bus 20 kV di Medan.
Hasil analisis dengan menggunakan metode usulan didapatkan penurunan rugi daya dari 33,21 kW menjadi 24,49 kW atau berkurang 26,25% dengan saklar terbuka 84, 9, 10, 17, 19, 26, 29, 75, 34, 39, 43 , 95, 96, 97.
Related Results
Implementasi Algoritma Kunang-Kunang Untuk Penjadwalan Mata Kuliah di Universitas Ma Chung
Implementasi Algoritma Kunang-Kunang Untuk Penjadwalan Mata Kuliah di Universitas Ma Chung
Abstract. Course scheduling is considered as a complex matter because the generated schedule must guarantee that there are no clashes of classes, lecturers, and students’ schedul...
PENERAPAN ALGORITMA KUNANG – KUNANG UNTUK PENENTUAN LOKASI SERTA KAPASITAS KAPASITOR PADA JARINGAN DISTRIBUSI
PENERAPAN ALGORITMA KUNANG – KUNANG UNTUK PENENTUAN LOKASI SERTA KAPASITAS KAPASITOR PADA JARINGAN DISTRIBUSI
Meningkatkanya pertumbuhan penduduk, pertumbuhan industri serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Indonesia berbanding lurus dengan tingkat kebutuhan konsumen akan kebutuhan tenaga li...
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Analisa Pengaruh Tegangan Harmonik Terhadap Regulasi Tegangan Eksitasi Generator Satu Fasa
Esensinya setiap generator listrik satu fasa maupun tiga fasa telah dilengkapi dengan sistem eksitasi. Sistem eksitasi generator ada tiga, yaitu sistem eksitasi statis, dinamis, da...
Grafis Lingkungan: Inovasi Desain Tempat Pembuangan Sampah Sebagai Identitas Visual Taman Kunang-Kunang
Grafis Lingkungan: Inovasi Desain Tempat Pembuangan Sampah Sebagai Identitas Visual Taman Kunang-Kunang
ABSTRAK
Surabaya sebagai kota terbesar ke-2 di Indonesia selain mempunyai mobilitas pekerjaan yang melimpah, terdapat destinasi pariwisata yang tidak kalah melimpah dan berkembang...
SERANGAN PENYAKIT KUNANG-KUNANG DI PANTI BENIH UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei)
SERANGAN PENYAKIT KUNANG-KUNANG DI PANTI BENIH UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei)
Penyakit kunang-kunang terjadi di panti benih udang vanamei daerah Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai Propinsi Sumatra Utara. Penyakit kunang-kunang termasuk se...
Penangkaran Kunang-Kunang Sebagai Konservasi Berbasis Masyarakat Di Desa Jladri
Penangkaran Kunang-Kunang Sebagai Konservasi Berbasis Masyarakat Di Desa Jladri
Penurunan populasi kunang-kunang di Indonesia, termasuk di Desa Jladri, disebabkan oleh faktor-faktor seperti perubahan habitat, pencemaran cahaya, dan konversi lahan. Kunang-kunan...
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Analisis Rugi Tegangan Jaringan Distribusi 20 KV Pada PT. PLN (Persero) Cabang Merauke
Sistem Distribusi merupakan salah satu bagian penting dalam penyaluran energi listrik. Dalam penyalurannya, energi listrik yang disalurkan tidak seluruhnya diterima oleh konsumen. ...
Skema Proteksi Resonansi Tegangan Lebih Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV
Skema Proteksi Resonansi Tegangan Lebih Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi 500 kV
Pemasangan reaktor shunt pada ujung saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) rangkaian ganda 500 kV seringkali dilakukan untuk membantu mengatasi kenaikan tegangan akibat kapas...

