Javascript must be enabled to continue!
Tari Rejang Pala Di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem: Kajian Bentuk Dan Fungsi
View through CrossRef
Sejak beberapa tahun terakhir, Rejang mengalami geliat pertumbuhan yang begitu populer. Di tengah suburnya berbagai bentuk tari kreasi rarejangan, di Desa Nongan terdapat tari Rejang yang telah dua kali mengalami rekonstruksi, tahun 1984 dan 2019. Tahun 2019 desa setempat kembali melakukan rekonstruksi merujuk hasil penelitian berjudul Kontinuitas dan Perubahan Tari Rejang Balang Tamak di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, tahun 2017. Penulisan artikel ini bertujuan untuk meneliti bentuk dan fungsi Tari Rejang Pala, pasca rekonstruksi tahun 2019. Landasan teoritis yang digunakan adalah teori estetika dan teori fungsional. Model penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Tari Rejang Pala ialah tarian sakral dalam upacara Usaba Desa, untuk menyambut Ida Betara Dalem pada prosesi memasar di Pura Pesamuhan Agung. Para penarinya dibagi dalam tiga klasifikasi umur, yaitu: (1) anak-anak disebut Rejang Alit; (2) remaja putri disebut Rejang Daha; dan (3) Ibu-Ibu disebut Rejang Lingsir. Fungsi primer Tari Rejang Pala, yakni sebagai sarana ritual, secara tidak langsung juga sebagai sarana hiburan pribadi, dan sebagai presentasi estetis. Fungsi sekundernya, sebagai pengikat solidaritas dan sebagai sarana komunikasi. Keunikan Tari Rejang Pala dapat dilihat pada gelungannya, yaitu dihiasi dengan berbagai macam buah-buahan.
Institut Seni Indonesia Denpasar
Title: Tari Rejang Pala Di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem: Kajian Bentuk Dan Fungsi
Description:
Sejak beberapa tahun terakhir, Rejang mengalami geliat pertumbuhan yang begitu populer.
Di tengah suburnya berbagai bentuk tari kreasi rarejangan, di Desa Nongan terdapat tari Rejang yang telah dua kali mengalami rekonstruksi, tahun 1984 dan 2019.
Tahun 2019 desa setempat kembali melakukan rekonstruksi merujuk hasil penelitian berjudul Kontinuitas dan Perubahan Tari Rejang Balang Tamak di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, tahun 2017.
Penulisan artikel ini bertujuan untuk meneliti bentuk dan fungsi Tari Rejang Pala, pasca rekonstruksi tahun 2019.
Landasan teoritis yang digunakan adalah teori estetika dan teori fungsional.
Model penelitian yang digunakan ialah penelitian kualitatif.
Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Tari Rejang Pala ialah tarian sakral dalam upacara Usaba Desa, untuk menyambut Ida Betara Dalem pada prosesi memasar di Pura Pesamuhan Agung.
Para penarinya dibagi dalam tiga klasifikasi umur, yaitu: (1) anak-anak disebut Rejang Alit; (2) remaja putri disebut Rejang Daha; dan (3) Ibu-Ibu disebut Rejang Lingsir.
Fungsi primer Tari Rejang Pala, yakni sebagai sarana ritual, secara tidak langsung juga sebagai sarana hiburan pribadi, dan sebagai presentasi estetis.
Fungsi sekundernya, sebagai pengikat solidaritas dan sebagai sarana komunikasi.
Keunikan Tari Rejang Pala dapat dilihat pada gelungannya, yaitu dihiasi dengan berbagai macam buah-buahan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Perancangan Panyacah Awig Rejang Pala dalam Penguatan Ekosistem Tari Rejang Pala
Perancangan Panyacah Awig Rejang Pala dalam Penguatan Ekosistem Tari Rejang Pala
The Karangasem district has a wealth of rejang rituals spreading throughout several of its sub-districts and handed down through the ages to these days. The community’s constancy i...
PENYELESAIAN SENGKETA JUAL BELI TANAH WARIS DI DUSUN PRINGALOT KECAMATAN RENDANG KABUPATEN KARANGASEM
PENYELESAIAN SENGKETA JUAL BELI TANAH WARIS DI DUSUN PRINGALOT KECAMATAN RENDANG KABUPATEN KARANGASEM
Tanah merupakan kebutuhan hidup manusia yang sangat mendasar. Begitu pentingnya tanah bagi kehidupan manusia, maka setiap orang akan selalu berusaha memiliki dan menguasainya. Deng...
Marketing Margin and Value of Farmer's Share on Rendang Product In Payakumbuh City
Marketing Margin and Value of Farmer's Share on Rendang Product In Payakumbuh City
Rendang products can provide a considerable contribution to each marketing institution involved. The study aims to analyze the value of and marketing margin and farmer's share for ...
Analisis Pelanggaran Nilai-Nilai Kepemilikan Komunal Atas Rendang Minang Akibat Adanya Produk Rendang Babi
Analisis Pelanggaran Nilai-Nilai Kepemilikan Komunal Atas Rendang Minang Akibat Adanya Produk Rendang Babi
Public knowledge about Intellectual Property Rights is currently lacking, especially with regard to the right of Communal Intellectual Property. One type of communal intellectual p...
Fungsi Tari Gunungsari Kalibagoran di Masyarakat Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas
Fungsi Tari Gunungsari Kalibagoran di Masyarakat Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas
Tulisan ini mendeskripsikan fungsi tari Gunungsari Kalibagoran di masyarakat Desa Kalibagor, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Tari Gunungsari Kalibagoran adalah tari tradis...
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
KREATIVITAS WAHYU JATMIKO DALAM TARI BEDHAYA MEDANG KAMULAN DI SANGGAR KRIDHA RASA TUNGGAL KABUPATEN NGANJUK
Tari Bedhaya Medang Kamulan merupakan tari bedhaya peringatan kemenangan Mpu Sindok. Penelitian ini mengungkap masalah yang berkaitan dengan tari Bedhaya Medang Kamulan karya Wahyu...
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
INOVASI GERAK TARI JAIPONGAN DI KLINIK TARI GONDO ART PRODUCTION MENGGUNAKAN METODE KONSTRUKSI JAQUELINE SMITH
Proses Inovasi Gerak Tari Jaipongan yang terjadi dikalangan generasi muda lebih digemari dari pada bentuk tari Jaipongan bentuk ketuk tilu. Hal menjadi permasalahan penting bagi pa...

