Javascript must be enabled to continue!
Powerbank Laptop Portable sebagai Sumber Energi Mobile
View through CrossRef
Tingginya minat masyarakat terhadap penggunaan laptop disebabkan pada kelompok pekerja kantoran maupun pelajar. Untuk menunjang aktivitas belajar mengajar, penggunaan laptop sudah menjadi suatu kebutuhan bagi pekerja kantoran maupun mahasiswa. Penelitian dibuat untuk menjadi solusi penyediaan sumber energi laptop yang bersifat mobile dan ekonomis yaitu sebuah teknologi charger laptop portable menggunakan sumber energi listrik yang disimpan ke dalam baterai yang bisa diisi ulang tanpa harus menghubungkan peranti tersebut pada outlet listrik. Sistem yang dibuat menggunakan baterai lithium dan modul boost converter yang dikendalikan oleh sinyal kontrol berupa sinyal PWM (Pulse Width Modulation). Metode yang digunakan pada penelitian ini dimulai dari perancangan alat yaitu merangkai 15 buah baterai lithium disusun secara seri dan parallel, Modul BMS sebagai pengaman baterai dan menghasilkan tegangan keluaran baterai 12 volt, setelah dari modul BMS cek tegangan baterai apakah sudah 12 volt. Setalah itu masuk ke bost converte cek apakah tegangan sudah naik ke 19 volt Setelah tegangan dinaikkan 19 volt powerbank siap untuk dihubungkan ke beban yaitu laptop atau notebook. Hasil penelitian di dapat kan penghasil listrik laptop portable dapat mengecas laptop Acer berkapasitas baterai 5000 mAh selama 3 jam 7 menit sedangkan pada laptop Sony berkapasitas 2760 mAh lama waktu pengecasan nya adalah 1 jam 43 menit. Dari hasil penelitian disimpulkan lamanya waktu pengisian baterai dengan tegangan 19V DC dipengaruhi oleh besarnya kapasitas baterai yang dimiliki oleh laptop, semakin besar kapasitas baterai laptop maka semakin lama waktu pengisiannya.
Universitas Sriwijaya - Pusat Inovasi Pembelajaran Unsri
Title: Powerbank Laptop Portable sebagai Sumber Energi Mobile
Description:
Tingginya minat masyarakat terhadap penggunaan laptop disebabkan pada kelompok pekerja kantoran maupun pelajar.
Untuk menunjang aktivitas belajar mengajar, penggunaan laptop sudah menjadi suatu kebutuhan bagi pekerja kantoran maupun mahasiswa.
Penelitian dibuat untuk menjadi solusi penyediaan sumber energi laptop yang bersifat mobile dan ekonomis yaitu sebuah teknologi charger laptop portable menggunakan sumber energi listrik yang disimpan ke dalam baterai yang bisa diisi ulang tanpa harus menghubungkan peranti tersebut pada outlet listrik.
Sistem yang dibuat menggunakan baterai lithium dan modul boost converter yang dikendalikan oleh sinyal kontrol berupa sinyal PWM (Pulse Width Modulation).
Metode yang digunakan pada penelitian ini dimulai dari perancangan alat yaitu merangkai 15 buah baterai lithium disusun secara seri dan parallel, Modul BMS sebagai pengaman baterai dan menghasilkan tegangan keluaran baterai 12 volt, setelah dari modul BMS cek tegangan baterai apakah sudah 12 volt.
Setalah itu masuk ke bost converte cek apakah tegangan sudah naik ke 19 volt Setelah tegangan dinaikkan 19 volt powerbank siap untuk dihubungkan ke beban yaitu laptop atau notebook.
Hasil penelitian di dapat kan penghasil listrik laptop portable dapat mengecas laptop Acer berkapasitas baterai 5000 mAh selama 3 jam 7 menit sedangkan pada laptop Sony berkapasitas 2760 mAh lama waktu pengecasan nya adalah 1 jam 43 menit.
Dari hasil penelitian disimpulkan lamanya waktu pengisian baterai dengan tegangan 19V DC dipengaruhi oleh besarnya kapasitas baterai yang dimiliki oleh laptop, semakin besar kapasitas baterai laptop maka semakin lama waktu pengisiannya.
.
Related Results
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Audit Energi pada Dua Produk Kaca Lembaran di sebuah Pabrik Kaca
Industri pembuatan kaca tersusun atas empat bagian primer, yaitu: kaca lembaran, kaca khusus, kaca fiber, dan kaca container. Pabrik X merupakan sebuah perusahaan besar penghasil k...
Analisis Energi pada Proses Pengolahan Teh Hijau (Studi Kasus di Pusat Penelitian Teh dan Kina)
Analisis Energi pada Proses Pengolahan Teh Hijau (Studi Kasus di Pusat Penelitian Teh dan Kina)
Analisis energi merupakan suatu usaha untuk mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai pemakaian energi pada suatu sistem. Analisis energi pada proses pengolahan teh hijau di pabrik ...
Rancang Bangun Kendaraan Listrik Roda Tiga Bertenaga Surya sebagai Kendaraan Niaga
Rancang Bangun Kendaraan Listrik Roda Tiga Bertenaga Surya sebagai Kendaraan Niaga
Energi terbarukan merupakan energi yang dihasilkan dari sumber daya energi yang secara alamiah tidak akan habis atau cepat dipulihkan dan prosesnya berkelanjutan jika dikelola deng...
Wujud Bela Negara Melalui Pendidikan Budaya Hemat Energi
Wujud Bela Negara Melalui Pendidikan Budaya Hemat Energi
<p><strong>Abstrak – </strong>Negara yang kuat merupakan negara yang memiliki warga negara yang bersatu padu<strong> </strong>dalam mempertahankan, me...
ANALISIS ENERGI DAN EKSERGI PADA SISTEM ROTARY KILN RKC-2 PT. SEMEN BATURAJA
ANALISIS ENERGI DAN EKSERGI PADA SISTEM ROTARY KILN RKC-2 PT. SEMEN BATURAJA
Industri semen merupakan salah satu industri yang bersifat energy intensive karena penggunaan energi berada pada jumlah yang besar. Biaya yang digunakan untuk konsumsi energi pada ...
Kajian Pendahuluan Aspek Ketahanan Nasional dalam RUU Energi Terbarukan Indonesia dari Perspektif Akademik
Kajian Pendahuluan Aspek Ketahanan Nasional dalam RUU Energi Terbarukan Indonesia dari Perspektif Akademik
Ketahanan energi merupakan aspek fundamental dalam ketahanan nasional, terutama bagi Indonesia yang memiliki potensi besar dalam energi terbarukan. Penelitian ini menganalisis aspe...
ALAT AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) SEBAGAI SISTEM KELISTRIKAN HYBRID SEL SURYA PADA RUMAH TANGGA
ALAT AUTOMATIC TRANSFER SWITCH (ATS) SEBAGAI SISTEM KELISTRIKAN HYBRID SEL SURYA PADA RUMAH TANGGA
Semakin menipisnya sumber energi fosil (non-renewable) dan penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan memerlukan alternatif solusi guna mengganti sumber energi tersebut dengan su...
TINJAUAN STRATEGI DAN POTENSI PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN BAGI NEGARA BERKEMBANG DI ASIA TENGGARA
TINJAUAN STRATEGI DAN POTENSI PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN BAGI NEGARA BERKEMBANG DI ASIA TENGGARA
Negara- negara berkembang khususnya di asia tenggara atau di ASEAN masih tergantung terhadap bahan bakar fosil untuk transportasi dan listrik. Cina dan India menjadi negara di Asia...

