Javascript must be enabled to continue!
Pelatihan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Daerah Perbatasan Negara Kampung Mosso
View through CrossRef
Kampung Mosso is one of the villages located in the Jayapura city government area and is a border area between the Republic of Indonesia and Papua New Guinea. The people in Kampung Mosso work as farmers. The agricultural commodities cultivated in the village are sago, corn, bananas, cassava, etc. However, agriculture in the village is still only to meet the needs of life. Not many people in the village have cultivated agriculture, especially food crops, optimally. Therefore, this community service will try to offer a solution, namely training in the use of home ground land as a strategy to increase food security in border areas. The results of this community service showed that two groups of people in Kampung Mosso were able to cultivate fish and vegetables in buckets, but another group was not able to cultivate fish and vegetables in buckets. The suggestion that needs to be done from this activity is intensive assistance and monitoring to several community groups so that they become more proficient in agricultural and fisheries cultivation.
Asosiasi Riset Ilmu Manajemen dan Bisnis Indonesia
Title: Pelatihan Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Daerah Perbatasan Negara Kampung Mosso
Description:
Kampung Mosso is one of the villages located in the Jayapura city government area and is a border area between the Republic of Indonesia and Papua New Guinea.
The people in Kampung Mosso work as farmers.
The agricultural commodities cultivated in the village are sago, corn, bananas, cassava, etc.
However, agriculture in the village is still only to meet the needs of life.
Not many people in the village have cultivated agriculture, especially food crops, optimally.
Therefore, this community service will try to offer a solution, namely training in the use of home ground land as a strategy to increase food security in border areas.
The results of this community service showed that two groups of people in Kampung Mosso were able to cultivate fish and vegetables in buckets, but another group was not able to cultivate fish and vegetables in buckets.
The suggestion that needs to be done from this activity is intensive assistance and monitoring to several community groups so that they become more proficient in agricultural and fisheries cultivation.
Related Results
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
POLA AKTIVITAS MASYARAKAT SEBAGAI HIRARKI KAMPUNG NAGA SEBAGAI WARISAN BUDAYA CERDAS
The pattern of community activities in Tasikmalaya, Kampung Naga can be identified as a cultural transformation that exists in the neighborhood of the traditional house and can be ...
Tantangan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah Perbatasan dalam Perspektif Otonomi Daerah
Tantangan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah Perbatasan dalam Perspektif Otonomi Daerah
Ketika daerah perbatasan belum mampu menjadi beranda dan etalase estetis bagi suatu negara, pembangunan daerah perbatasan layak menjadi sebuah isu strategis yang perlu diprioritask...
Tapal Batas Sang Garuda: Pendekatan Indonesia Dalam Diplomasi Dan Konflik Perbatasan Dengan Malaysia
Tapal Batas Sang Garuda: Pendekatan Indonesia Dalam Diplomasi Dan Konflik Perbatasan Dengan Malaysia
Pemerintah Indonesia melakukan kembali pengembangan di wilayah perbatasan, salah satu wilayah perbatasan yang di fokuskan pengembangannya adalah Kalimantan Utara. Wilayah perbatasa...
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pemanfaatan Pekarangan Rumah Untuk Budidaya Sayuran Sebagai Alternatif Usaha Sampingan di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara
Pemanfaatan pekarangan rumah untuk budidaya sayuran di Desa Loa Janan Ulu mencerminkan upaya masyarakat dalam mengembangkan usaha sampingan yang berkelanjutan. Dengan luas lahan te...
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
KEBIJAKAN SISTEM KETAHANAN PANGAN DAERAH
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan. Kedaulatan pangan diartikan sebagai hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas p...
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
KAJIAN KETAHANAN PANGAN DI DAERAH KABUPATEN KERINCI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)
Berdasarkan data indeks ketahanan pangan tahun 2019, Kabupaten Kerinci memiliki indeks ketahanan yang baik, akan tetapi persebaran tingkat ketahanan pangan untuk setiap kecamatann...
Diversifikasi Lahan Diversifikasi Lahan Marginal Dan Pekarangan Sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Tani Di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya
Diversifikasi Lahan Diversifikasi Lahan Marginal Dan Pekarangan Sebagai Solusi Ketahanan Pangan Keluarga Tani Di Desa Kamulyan Kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya
Ketahanan pangan didefinisikan sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap masyarakat yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merat...
tugas resume hukum tata negara
tugas resume hukum tata negara
Hukum tata Negara dapar diartikan dalam arti sempit maupun dalam arti luas. Secara arti sempit hukum tata negara dapat diartikan hukum yang mengatur organisasi negra sedangkan dala...

