Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK-EMKM pada Usaha Salon Kecantikan

View through CrossRef
Salon kecantikan merupakan usaha di bidang jasa perawatan dan kecantikan yang menghadapi persaingan ketat, sehingga memerlukan pengelolaan sumber daya secara optimal. Namun, pemilik salon belum menerapkan akuntansi dalam  pencatatan usahanya karena minimnya pengetahuan mengenai akuntansi.  Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan bagi UMKM sesuai dengan SAK-EMKM. Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi serta dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa UMKM Salon Mawar belum menerapkan SAK-EMKM karena belum merancang laporan keuangan yang sesuai standar tersebut. Pemilik salon hanya mengetahui arus kas masuk dan keluar tanpa pencatatan akuntansi yang sistematis. Berdasarkan laporan yang telah disusun sesuai SAK-EMKM, Laporan Posisi Keuangan Per April 2025 menampilkan total keseluruhan Aset sebesar Rp88.473.000, Liabilitas Rp 0, dan  Ekuitas  Rp88.473.000, serta laba sebesar Rp8.473.000. Namun, UMKM ini belum menyusun Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK), padahal merupakan bagian penting dalam SAK-EMKM. Berdasarkan hasil pendampingan, disarankan agar UMKM Salon Mawar mulai menerapkan pencatatan keuangan sistematis secara berkelanjutan serta menyusun laporan keuangan lengkap termasuk CALK. Selain itu, sosialisasi dan pelatihan lanjutan juga diperlukan agar pemilik salon mampu menyusun laporan keuangan secara mandiri dan menjadikannya sebagai alat bantu dalam menentukan keputusan ke depan. 
Title: Penyusunan Laporan Keuangan Berdasarkan SAK-EMKM pada Usaha Salon Kecantikan
Description:
Salon kecantikan merupakan usaha di bidang jasa perawatan dan kecantikan yang menghadapi persaingan ketat, sehingga memerlukan pengelolaan sumber daya secara optimal.
Namun, pemilik salon belum menerapkan akuntansi dalam  pencatatan usahanya karena minimnya pengetahuan mengenai akuntansi.
  Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan bagi UMKM sesuai dengan SAK-EMKM.
Metode yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif.
Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi serta dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif.
Hasil pengabdian menunjukkan bahwa UMKM Salon Mawar belum menerapkan SAK-EMKM karena belum merancang laporan keuangan yang sesuai standar tersebut.
Pemilik salon hanya mengetahui arus kas masuk dan keluar tanpa pencatatan akuntansi yang sistematis.
Berdasarkan laporan yang telah disusun sesuai SAK-EMKM, Laporan Posisi Keuangan Per April 2025 menampilkan total keseluruhan Aset sebesar Rp88.
473.
000, Liabilitas Rp 0, dan  Ekuitas  Rp88.
473.
000, serta laba sebesar Rp8.
473.
000.
Namun, UMKM ini belum menyusun Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK), padahal merupakan bagian penting dalam SAK-EMKM.
Berdasarkan hasil pendampingan, disarankan agar UMKM Salon Mawar mulai menerapkan pencatatan keuangan sistematis secara berkelanjutan serta menyusun laporan keuangan lengkap termasuk CALK.
Selain itu, sosialisasi dan pelatihan lanjutan juga diperlukan agar pemilik salon mampu menyusun laporan keuangan secara mandiri dan menjadikannya sebagai alat bantu dalam menentukan keputusan ke depan.
 .

Related Results

PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN HAMBATAN TERHADAP INTENSI PELAKU UMKM DALAM MENYUSUN SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DENPASAR SELATAN
PENGARUH PERSEPSI MANFAAT DAN HAMBATAN TERHADAP INTENSI PELAKU UMKM DALAM MENYUSUN SAK EMKM: STUDI KASUS UMKM DENPASAR SELATAN
ABSTRACTThe preparation of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Enterprises (SAK EMKM) is very important to support the growth and sustainability of Micro, S...
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Ukuran Usaha dan Sosialisasi SAK EMKM terhadap Penyusunan Laporan Keuangan
Pengaruh Tingkat Pendidikan, Ukuran Usaha dan Sosialisasi SAK EMKM terhadap Penyusunan Laporan Keuangan
Abstract. Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) have a significant role in the development and growth of the economy in Indonesia. However, the increase in the number of MSMEs...
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (RESTORAN AYAM GORENG KAMPUNG BANJAR)
PENDAMPINGAN PEMBUATAN LAPORAN KEUANGAN UMKM (RESTORAN AYAM GORENG KAMPUNG BANJAR)
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk para pengangguran. Namun, Pembuatan laporan keuangan pada UMKM berbeda dengan pembuatan ...
Pendampingan Penyajian Laporan Keuangan pada UMKM
Pendampingan Penyajian Laporan Keuangan pada UMKM
UMKM memberikan kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Namun, pengelolaan UMKM masih memiliki masalah, salah satunya tidak tersajinya laporan keuangan standar. Pa...
Analisis Perbandingan Penerapan SAK EMKM dalam Pencatatan dan Pelaporan Keuangan
Analisis Perbandingan Penerapan SAK EMKM dalam Pencatatan dan Pelaporan Keuangan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian pencatatan dan pelaporan keuangan pada Usaha Mikro di Kota Malang dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan...
ANALISIS PENCATATAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-EMKM PADA USAHA BENGKEL DI KABUPATEN KARAWANG
ANALISIS PENCATATAN AKUNTANSI BERDASARKAN SAK-EMKM PADA USAHA BENGKEL DI KABUPATEN KARAWANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan SAK-EMKM pada UMKM bidang bengkel mobil di Kabupaten Karawang Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah de...

Back to Top