Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Ibu terhadap Imunisasi Bayi 0-18 Bulan di Puskesmas Tanjungpinang Barat
View through CrossRef
Pemberian imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit. Imunisasi diberikan pada bayi sejak usia 0 bulan hingga usia 9 bulan dan dapat dikejar hingga usia 18 bulan. Pengetahuan ibu tentang imunisasi mempengaruhi imunisasi pada bayi dan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya pola pikir guna kelengkapan imunisasi pada anak. Salah satu alasan yang membuat ibu tidak membawa anaknya ke posyandu adalah dikarenakan perasaan takut akan efek yang terjadi paska imunisasi. Kondisi menunjukkan kurangnya capaian imunisasi dasar lengkap di wilayah Tanjungpinang Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Ibu Terhadap Imunisasi Bayi 0-18 Bulan di Puskesmas Tanjungpinang Barat. Penelitian ini menggunakan metode Cross Scetional, dengan populasi semua ibu yang mengimunisasikan bayinya di Puskesmas Tanjungpinang Barat dari bulan Juni hingga Juli 2024. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jumlah sampel yakni 77 orang dengan hasil penelitian sebagian besar menunjukkan bahwa ibu dengan tingkat pengetahuan baik dan tingkat kecemasan rendah sebanyak 26 orang (33,8%). Hasil secara statistik menunjukkan p= 0,026 (p <0,05). Simpulan penelitian yakni adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu terhadap imunisasi bayi 0-18 bulan di Puskesmas Tanjungpinang Barat. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan instansi dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan imunisasi dalam upaya edukasi ibu mengenai imunisasi.
PT. Hasba Edukasi Mandiri
Title: Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Ibu terhadap Imunisasi Bayi 0-18 Bulan di Puskesmas Tanjungpinang Barat
Description:
Pemberian imunisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit.
Imunisasi diberikan pada bayi sejak usia 0 bulan hingga usia 9 bulan dan dapat dikejar hingga usia 18 bulan.
Pengetahuan ibu tentang imunisasi mempengaruhi imunisasi pada bayi dan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya pola pikir guna kelengkapan imunisasi pada anak.
Salah satu alasan yang membuat ibu tidak membawa anaknya ke posyandu adalah dikarenakan perasaan takut akan efek yang terjadi paska imunisasi.
Kondisi menunjukkan kurangnya capaian imunisasi dasar lengkap di wilayah Tanjungpinang Barat.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Kecemasan Ibu Terhadap Imunisasi Bayi 0-18 Bulan di Puskesmas Tanjungpinang Barat.
Penelitian ini menggunakan metode Cross Scetional, dengan populasi semua ibu yang mengimunisasikan bayinya di Puskesmas Tanjungpinang Barat dari bulan Juni hingga Juli 2024.
Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner.
Jumlah sampel yakni 77 orang dengan hasil penelitian sebagian besar menunjukkan bahwa ibu dengan tingkat pengetahuan baik dan tingkat kecemasan rendah sebanyak 26 orang (33,8%).
Hasil secara statistik menunjukkan p= 0,026 (p <0,05).
Simpulan penelitian yakni adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dan kecemasan ibu terhadap imunisasi bayi 0-18 bulan di Puskesmas Tanjungpinang Barat.
Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan instansi dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan imunisasi dalam upaya edukasi ibu mengenai imunisasi.
Related Results
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
PROMOSI KESEHATAN DALAM PENINGKATAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA SINGASARI KECAMATAN SINGAPARNA KABUPATEN TASIKMALAYA TAHUN 2020
Tujuan dari pembangunan kesehatan salah satunya adalah menurunkan angka kematian bayi. Angka Kematian Bayi menurut Sustainanble Depelovment Goals (SDGs) tahun 2015 berjumlah 40 per...
Promosi Kesehatan dan Pelaksanaan Pemberian Imunisasi BCG Pada Bayi 0-2 Bulan Diklinik Deby Cyntia Yun
Promosi Kesehatan dan Pelaksanaan Pemberian Imunisasi BCG Pada Bayi 0-2 Bulan Diklinik Deby Cyntia Yun
Cakupan imunisasi dasar pada tahun 2009 menunjukkan bahwa dari jumlah sasaran 4.461.341 bayi, cakupan imunisasi BCG 93,8%, DPT 69,6%, Polio 1 76,6%, Polio 4 92,4%, campak 91%. Has...
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kepatuhan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada bayi 0-9 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kabupaten Bireuen
Hubungan Pengetahuan Ibu dengan Kepatuhan Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada bayi 0-9 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Peudada Kabupaten Bireuen
Kesehatan bayi merupakan priolitas utama dalam keluarga, sehingga pengetahuan ibu sangat berpengaruh terhadap kesehatan anak.Sama halnya pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi...
TINGKAT PENDIDIKAN, PEKERJAAN IBU, DAN KELENGKAPAN IMUNISASI PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU
TINGKAT PENDIDIKAN, PEKERJAAN IBU, DAN KELENGKAPAN IMUNISASI PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BASUKI RAHMAD KOTA BENGKULU
Education Level, Mother’s Work, and Immunization Completeness of Babies in Working Area of Basuki Rahmad Public Health Center BengkuluABSTRAKPenelitian ini dilatarb...
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mompang Kabupaten Mandailing Natal
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemberian Imunisasi Dasar Pada Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mompang Kabupaten Mandailing Natal
Persentase anak usia 0 sampai 11 bulan yang mendapat imunisasi dasar lengkap tercapai 75,5% dari target 92,9%, dengan capaian kinerja 75,34% (Dinas Kesehatan Sumatera Utara,2020). ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BAYI DI POSYANDU BALITA KALINGGA KELURAHAN BANYUANYAR SURAKARTA
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR BAYI DI POSYANDU BALITA KALINGGA KELURAHAN BANYUANYAR SURAKARTA
Pendahuluan: Imunisasi merupakan suatu strategi yang efektif dan efisien dalam meningkatkan derajat kesehatan nasional. Cakupan kelengkapan imunisasi dasar pada bayi masih terdapat...
Evaluasi Pelaksanaan Imunisasi Human Papillomavirus (HPV) Empat Puskesmas di Kota Semarang
Evaluasi Pelaksanaan Imunisasi Human Papillomavirus (HPV) Empat Puskesmas di Kota Semarang
ABSTRACT Cervical cancer is one of the leading causes of death among women worldwide. WHO made a policy related to primary prevention of cervical cancer in women with Human Papillo...

