Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Eksistensi Kesenian Jepin Di Dusun Bandungan Desa Darmayasa Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara

View through CrossRef
Kesenian Jepin merupakan salah satu kesenian rakyat yang masih bertahan hingga sekarang di dusun Bandungan. Eksistensi kesenian tersebut di dusun Bandungan desa Darmayasa disajikan dalam berbagai acara yaitu acara dusun seperti pesta nadar, dan acara hajatan seperti khitanan, dan pernikahan. Selain itu, keseniaan Jepin juga disajikan dalam acara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dan penyambutan tamu.Kesenian Jepin sampai sekarang masih eksis dalam masyarakat dusun Bandungan terbukti dari banyaknya penonton dan frekuensi pertunjukan atau banyaknya tawaran pentas. Kesenian ini memiliki fungsi yang penting yaitu sebagai hiburan. Sejak awal terbentuknya hingga sekarang, kesenian ini telah mengalami perkembangan baik dari gerak dan penambahan alat musik. Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan keberadaan kesenian Jepin agar dapat bertahan, tetap eksis dan diminati oleh masyarakat.Masyarakat dusun Bandungan merasa bahwa mereka membutuhkan kesenian Jepin sebagai hiburan dan sebagai bagian dari budaya yang patut dibanggakan. Kesenian Jepin dapat bertahan sampai sekarang menunjukan bahwa kesenian ini mempunyai kedudukan dalam masyarakat dusun Bandungan. Tanggapan yang baik dari masyarakat ditunjukkan pula dengan semakin menyebar luasnya kesenian Jepin di berbagai daerah di kecamatan Pejawaran dan sekitarnya.Kesenian Jepin tetap bertahan dan diminati oleh masyarakat serta eksis juga karena kesenian ini sejalan dengan adat-istiadat yang berlaku dalam masyarakat dusun Bandungan.
Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Title: Eksistensi Kesenian Jepin Di Dusun Bandungan Desa Darmayasa Kecamatan Pejawaran Kabupaten Banjarnegara
Description:
Kesenian Jepin merupakan salah satu kesenian rakyat yang masih bertahan hingga sekarang di dusun Bandungan.
Eksistensi kesenian tersebut di dusun Bandungan desa Darmayasa disajikan dalam berbagai acara yaitu acara dusun seperti pesta nadar, dan acara hajatan seperti khitanan, dan pernikahan.
Selain itu, keseniaan Jepin juga disajikan dalam acara peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia dan penyambutan tamu.
Kesenian Jepin sampai sekarang masih eksis dalam masyarakat dusun Bandungan terbukti dari banyaknya penonton dan frekuensi pertunjukan atau banyaknya tawaran pentas.
Kesenian ini memiliki fungsi yang penting yaitu sebagai hiburan.
Sejak awal terbentuknya hingga sekarang, kesenian ini telah mengalami perkembangan baik dari gerak dan penambahan alat musik.
Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan keberadaan kesenian Jepin agar dapat bertahan, tetap eksis dan diminati oleh masyarakat.
Masyarakat dusun Bandungan merasa bahwa mereka membutuhkan kesenian Jepin sebagai hiburan dan sebagai bagian dari budaya yang patut dibanggakan.
Kesenian Jepin dapat bertahan sampai sekarang menunjukan bahwa kesenian ini mempunyai kedudukan dalam masyarakat dusun Bandungan.
Tanggapan yang baik dari masyarakat ditunjukkan pula dengan semakin menyebar luasnya kesenian Jepin di berbagai daerah di kecamatan Pejawaran dan sekitarnya.
Kesenian Jepin tetap bertahan dan diminati oleh masyarakat serta eksis juga karena kesenian ini sejalan dengan adat-istiadat yang berlaku dalam masyarakat dusun Bandungan.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengembangan video pembelajaran tari Jepin Kembang Manggar untuk siswa SMA
Pengembangan video pembelajaran tari Jepin Kembang Manggar untuk siswa SMA
Tujuan penelitian Pengembangan Video Pembelajaran Tari Jepin Kembang Manggar untuk siswa kelas X SMA di Kota Pontianak ini ada tiga hal yaitu: (1) Mengembangkan media pembelajaran ...
Eksistensi Kesenian Jaranan Gembong Bawono di Sentang Kabupaten Asahan
Eksistensi Kesenian Jaranan Gembong Bawono di Sentang Kabupaten Asahan
Kesenian Jaranan Gembong Bawono merupakan sebuah kesenian tradisi  yang berkembang di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Suku Jawa yang menjadi mayoritas jumlah penduduk terbanyak d...
The Existence of the Jepin Langkah Loncat Tiung Sembilan Dance in Pontianak
The Existence of the Jepin Langkah Loncat Tiung Sembilan Dance in Pontianak
The development of dance continues to advance in line with people's lives. Traditional dances generally experience developments that are influenced by the surrounding community, wh...
Kesenian Singa Manuk Dari Desa Anggasari Kabupaten Subang
Kesenian Singa Manuk Dari Desa Anggasari Kabupaten Subang
This study aims to describe the dynamics of the development of the Singa Manuk art in the village of Anggasari, Subang Regency, from 2003-2015. The author uses historical methods, ...
Kesenian Tradisional Sinoman Hadrah Khas Suku Banjar Di Kalimantan Selatan Sebagai Sumber Belajar IPS
Kesenian Tradisional Sinoman Hadrah Khas Suku Banjar Di Kalimantan Selatan Sebagai Sumber Belajar IPS
Sinoman hadrah merupakan kesenian asli Suku Banjar. Kesenian ini sudah ada sejak lama dan berlangsung turun temurun, namun seiring dengan perkembangan zaman kesenian ini sudah lang...
Etnografi Etnografi Komunikasi Komunitas Walagri Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Karinding
Etnografi Etnografi Komunikasi Komunitas Walagri Dalam Pelestarian Kesenian Tradisional Karinding
Studi Pada Komunitas Walagri Desa Lame Kecamatan Leuwimunding Kabupaten Majalengka Penelitian ini mengenai kesenian tradisional pada komunitas Walagri yang merupakan salah satu ke...
Intervensi Media Promosi Kesehatan Melalui Kesenian Banjar Untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Kalimantan Selatan
Intervensi Media Promosi Kesehatan Melalui Kesenian Banjar Untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Kalimantan Selatan
RPJM bidang kesehatan 2015-2019 lebih mengutamakan pada upaya promotif dan preventif, dengan tidak mengabaikan upaya kuratif dan rehabilitatif. Salah satu pendekatannya adalah deng...

Back to Top