Javascript must be enabled to continue!
Re-Interpretasi Tradisi Dendang Ratok Suayan Maik Ka Turun Pada Pembuatan Komposisi “Maratok” (Re-Interpretation of Dendang Ratok Suayan Maik Ka Turun Tradition in Making the Composition of "Maratok")
View through CrossRef
Maratok merupakan karya komposisi musik yang berangkat dari kesenian tradisi Dendang Ratok Suayan Maik Ka Turun yang berasal dari Nagari Suayan, Kec. Akabiluru, Kab. Limo Puluah Kota. Dendang Ratok Suayan maik ka turun merupakan ratapan yang mengisahkan tentang kesedihan atas kematian seseorang. Ide penciptaan karya ini diambil dari aksentuasi isak yang terdapat didalam dendang ratok Suayan maik ka turun, lebih tepatnya berada pada ujung-ujung syair dendang. Sehingga aksentuasi isak diolah menjadi komposisi musik Maratok menggunakan pendekatan re-interpretasi tradisi. Komposisi Maratok digarap dalam dua bagian dengan bentuk free form menggunakan format ensamble campuran. Komposisi ini menggunakan beberapa teknik pengolahan motif seperti sequence, repetisi dan imitasi, teknik garapan komposisi musik seperti canon, serta teknik dissonansi harmoni tanpa menghilangkan ciri khas dari dendang ratok Suayan maik ka turun.ABSTRACTMaratok is a musical composition that departs from the traditional art of Dendang Ratok Suayan maik ka turun from Nagari Suayan, Kec. Akabiluru, Kab. Limo Puluah Kota. The dendang Ratok Suayan maik ka turun is a lament that tells of sadness over someone's death. The idea for the creation of this work was taken from the accentuation of isak contained in the dendang ratok Suayan maik ka turun, more precisely at the ends of the dendang poems. So that the accentuation isak is processed into a Maratok musical composition using a traditional re- interpretation approach. The Maratok composition was worked out in two parts in a free form using a mixed ensemble format. This composition uses several motif processing techniques such as sequences, repetition and imitation, musical composition techniques such as canon, as well as dissonance harmony techniques without losing the characteristics of the dendang ratok Suayan maik ka turun.
Institut Seni Indonesia Padang Panjang
Title: Re-Interpretasi Tradisi Dendang Ratok Suayan Maik Ka Turun Pada Pembuatan Komposisi “Maratok” (Re-Interpretation of Dendang Ratok Suayan Maik Ka Turun Tradition in Making the Composition of "Maratok")
Description:
Maratok merupakan karya komposisi musik yang berangkat dari kesenian tradisi Dendang Ratok Suayan Maik Ka Turun yang berasal dari Nagari Suayan, Kec.
Akabiluru, Kab.
Limo Puluah Kota.
Dendang Ratok Suayan maik ka turun merupakan ratapan yang mengisahkan tentang kesedihan atas kematian seseorang.
Ide penciptaan karya ini diambil dari aksentuasi isak yang terdapat didalam dendang ratok Suayan maik ka turun, lebih tepatnya berada pada ujung-ujung syair dendang.
Sehingga aksentuasi isak diolah menjadi komposisi musik Maratok menggunakan pendekatan re-interpretasi tradisi.
Komposisi Maratok digarap dalam dua bagian dengan bentuk free form menggunakan format ensamble campuran.
Komposisi ini menggunakan beberapa teknik pengolahan motif seperti sequence, repetisi dan imitasi, teknik garapan komposisi musik seperti canon, serta teknik dissonansi harmoni tanpa menghilangkan ciri khas dari dendang ratok Suayan maik ka turun.
ABSTRACTMaratok is a musical composition that departs from the traditional art of Dendang Ratok Suayan maik ka turun from Nagari Suayan, Kec.
Akabiluru, Kab.
Limo Puluah Kota.
The dendang Ratok Suayan maik ka turun is a lament that tells of sadness over someone's death.
The idea for the creation of this work was taken from the accentuation of isak contained in the dendang ratok Suayan maik ka turun, more precisely at the ends of the dendang poems.
So that the accentuation isak is processed into a Maratok musical composition using a traditional re- interpretation approach.
The Maratok composition was worked out in two parts in a free form using a mixed ensemble format.
This composition uses several motif processing techniques such as sequences, repetition and imitation, musical composition techniques such as canon, as well as dissonance harmony techniques without losing the characteristics of the dendang ratok Suayan maik ka turun.
Related Results
Komposisi Musik Marango Pendekatan Tradisi Musik Runguih Panutuik Dari Dendang Ratok Paninggahan
Komposisi Musik Marango Pendekatan Tradisi Musik Runguih Panutuik Dari Dendang Ratok Paninggahan
Ratok Paninggahan is an art form found in Nagari Paninggahan, Junjung Sirih District, Solok Regency, West Sumatra. in the middle of the house as an expression of sadness and disapp...
TRADISI PEMBUTAN TIKAR PEDAMARAN
TRADISI PEMBUTAN TIKAR PEDAMARAN
Latar Belakang : Tikar yang merupakan kerajinan tangan yang berasal dari desa pedamaran.penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menjelaskan secara keseluruha...
K Kearifan Lokal Dalam Tradisi Nganggung di Desa Sekar Biru
K Kearifan Lokal Dalam Tradisi Nganggung di Desa Sekar Biru
Kearifan Lokal merupakan nilai luhur yang terkandung dalam kekayaan budaya tradisi pada kelompok masyarakat dari generasi ke generasi yang diwariskan secara turun temurun. Oleh kar...
TRADISI NYADRAN PUNDEN DAN UMAT BUDDHA DI DUSUN LAMUK, KABUPATEN TEMANGGUNG
TRADISI NYADRAN PUNDEN DAN UMAT BUDDHA DI DUSUN LAMUK, KABUPATEN TEMANGGUNG
Tradisi Nyadran sebagai sebuah kearifan lokal yang turun temurun dari generasi ke generasi selanjutnya, kegiatan tradisi Nyadran Punden merupakan pembersihan makam leluhur dan mela...
Tradisi Mupupantunu dan Korban Penebus Salah dalam Kitab Imamat
Tradisi Mupupantunu dan Korban Penebus Salah dalam Kitab Imamat
AbstractThe purpose of this article is to examine one of the traditions in Seko and to be juxtaposed with victims of wrongdoing in Imamat. Traditions or customs within a certain co...
ANALISIS INTERPRETASI PADA KOMPOSISI NOCTURNE in E-FLAT MAJOR Op. 9 No. 2 KARYA CHOPIN
ANALISIS INTERPRETASI PADA KOMPOSISI NOCTURNE in E-FLAT MAJOR Op. 9 No. 2 KARYA CHOPIN
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara detail akan ornamen, teknik, dan dinamika yang terdapat pada komposisi ini sehingga terbentuk interpretasi dari pianis. Peneli...
SASTRA LISAN DALAM KESENIAN SALUANG DENDANG SUMATERA BARAT
SASTRA LISAN DALAM KESENIAN SALUANG DENDANG SUMATERA BARAT
ABSTRAKÂ Tulisan ini merumuskan masalah tentang bagaimanabentuk sastra lisan dalam kesenian Saluang Dendang di Sumatera Barat, dengan tujuan untuk dapat mendeskripsikan bentuk sast...
AKULTURASI BUDAYA ISLAM DAN JAWA DALAM TRADISI MENGUBUR TEMBUNI
AKULTURASI BUDAYA ISLAM DAN JAWA DALAM TRADISI MENGUBUR TEMBUNI
This article analyzes the acculturation of Islamic and Javanese culture in the tradition of burying tembuni in the Panti community. This study aims to determine the construction of...

